Rabu, 24 April 2019 | 17.43 WIB
KiniNEWS>SainsTek>Ilmiah>Jangan lewatkan Supermoon malam ini

Jangan lewatkan Supermoon malam ini

Senin, 21 Januari 2019 - 14:27 WIB

IMG-3699

Fenomena alam Supermoon.

JAKARTA, kini.co.id – KEJADIAN alam yang disebut supermoon atau bulan purnama super akan terlihat di langit nusantara malam ini. Ada hal yang menarik, karena supermoon dapat dilihat mulai dari mulai matahari terbenam hingga sebelum fajar menyingsing.

Menurut seorang astronom independent Indonesia, Marufin Sudibyo, fenomena supermoon munculnya bersamaan dengan gerhana bulan. Hal itu jarang terjadi.

”Kalau gerhana bulannya tidak bisa dilihat karena terjadinya waktu siang hari di Indonesia. Tetapi Supermoon jelas bisa di lihat pada hari Senin malam,” kata Marufin, Senin (21/1/2019).

Untuk bisa mengabadikannya, menurut Marufin, kita dapat menggunakan berbagai jenis kamera, baik DSLR maupun kamera handphone. ”Tinggal pakai setting pencahayaan paling minimal,” ujarnya.

Tetapi dia mengingatkan, karena beberapa hari belakangan lebih sering hujan di seluruh wilayah Indonesia, ada kemungkinan di sejumlah tempat supermoon tidak terliha. Marufin berkata kemungkinan untuk Supermoon terlihat memang 50:50. Marufin menambahkan, sepanjang malam ini adalah waktu terbaik untuk melihat Supermoon.

Sebelumnya Badan Meteorologi Klimatologi Geologi (BMKG) memperingatkan fenomena ini lewat akun instagramnya @infobmkg (19/1/2019). Dalam akun itu disebutkan periode supermoon akan berlangsung selama 4 hari yaitu pada 19-22 Januari.

Supermoon, bagi pecinta keindahan alam, sangat indah. Namun dibalik keindahannya, BMKG meminta masyarakat pesisir pantai diimbau untuk waspada. Karena pada saat fenomena ini terjadi dapat mempengaruhi kondisi pasang maksimum air laut di Indonesia.

Sebanyak 7 wilayah di Indonesia yang wajib waspada yaitu yang berada di pesisir utara DKI Jakarta, pesisir utara Jawa Tengah, pesisir utara Jawa Timur, pesisir Cilacap, pesisir Tanjung Benoa Bali, pesisir Kalimantan Barat, dan pesisir Makassar Sulawesi Selatan.

Hal tersebut serupa dengan BMKG Hang Nadim Suratman sebagai Kepala Seksi Data dan Informasi. Permukaan laut bisa terpengaruh gaya gravitasi bulan yang posisinya mendekat ke bumi, sehingga menyebabkan air pasang naik.

“Diimbau kepada masyarakat yang tinggal di bibir pantai supaya waspada, dan juga ada potensi banjir rob akibat fenomena ini,” kata Suratman.

Editor: Emerson

KOMENTAR ANDA
Berita SainsTek Terkini Lainnya
Teknologi - Senin, 28 Januari 2019 - 14:37 WIB

Institut Pertanian Bogor dukung Kementan untuk program Kedauladan Pangan

INSTITUT Pertanian Bogor (IPB) terus mengembangkan inovasi untuk ikut mendukung program Kementerian Pertanian untuk Kedauladan Pangan. Hal itu dilakukan melalui ...
Seluler - Senin, 21 Januari 2019 - 13:14 WIB

Diskon besar-besaran untuk iPhone SE

MOMENTUM peluncuran trio iPhone XS, XS Max, dan XR pada September 2018 lalu, perusahaan telepon genggam Apple mengumumkan penyetopan produksi ...
Tips - Minggu, 20 Januari 2019 - 12:03 WIB

Wow, rekening listrik pemilik mobil listrik dapat diskon

DALAM waktu dekat, PT PLN (Persero) berencana akan memberi potongan harga atau diskon pada rekening listrik atau diskon pada penggunaan ...
Ilmiah - Selasa, 15 Januari 2019 - 17:40 WIB

Pada 21 Januari, Indonesia alami supermoon

FENOMENA supermoon atau gerhana bulan total bisa diamati dari seluruh kawasan di Indonesia pekan depan. Kepala Lembaga Astronomi dan Penerbangan ...
Teknologi - Jumat, 11 Januari 2019 - 12:06 WIB

Pembangunan pabrik baterai mobil listrik di Morowali diresmikan

MENTERI Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan dan Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto melakukan peletakan batu pertama, yang menandai mulai dibangunnya ...
Seluler - Sabtu, 5 Januari 2019 - 23:07 WIB

Oppo R17 Pro, smartphone mewah dengan deretan fitur canggih

VENDOR smartphone asal China Oppo, akhirnya merilis perangkat terbarunya di Indonesia yakni Oppo R17 Pro. Perangkat Oppo R17 Pro ini ...