Jumat, 19 Juli 2019 | 15.38 WIB
KiniNEWS>SainsTek>Teknologi>Dalam waktu dekat, Google Maps bisa dipakai melaporkan kecelakaan

Dalam waktu dekat, Google Maps bisa dipakai melaporkan kecelakaan

Rabu, 7 November 2018 - 16:43 WIB

IMG-3612

Pengguna Google Map bakal dapat melaporkan kecelakaan lewat aplikasi tersebut.

JAKARTA, kini.co.id – DALAM waktu dekat, Google Map bakal bisa dipakai untuk melaporkan kejadian kecelakaan dan peristiwa penting lainnya. Google diketahui tengah mengembangkan sebuah fitur anyar untuk Google Maps miliknya.

Fitur ini berupa laporan terjadinya kecelakaan di jalan raya, serupa dengan yang dimiliki Waze. Hal ini diketahui oleh sejumlah pengguna yang tanpa sengaja menemukan fitur tersebut di Google Maps versi Android miliknya.

Lewat fitur ini, pengguna bisa melaporkan kecelakaan melalui sebuah menu yang tersedia di bagian bawah. Selain laporan kecelakaan, beberapa pengguna juga menemukan fitur lain untuk melaporkan adanya speed trap atau jebakan kecepatan.

Speed trap biasanya digunakan oleh polisi untuk memantau kecepatan kendaraan yang melaju. Jika melampaui batas, maka polisi akan turun tangan untuk menilangnya.

Dua fitur laporan ini ditengarai masih dalam tahap uji coba dengan melibatkan segelintir pengguna saja. Google pun belum mengumumkan secara resmi dua fitur tersebut kepada publik. Saat ini belum ditemukan dua fitur dimaksud dalam Google Maps Android untuk wilayah Indonesia.

Belum jelas juga kapan Google akan merilisnya secara global. Waze milik Google Fitur ini sejatinya telah lebih dulu dimiliki oleh aplikasi Waze. Waze adalah aplikasi peta digital yang juga mengandalkan database Google Maps sebagai peta utama, namun dilengkapi dengan beragam fitur lain.

Waze menjadi salah satu aplikasi populer di Indonesia karena dapat menampilkan informasi yang lebih beragam ketimbang Google Maps. Waze bisa menunjukkan informasi soal titik kecelakaan, jalan alternatif, penutupan jalan, hingga razia kepolisian di jalan raya.

Lagi Waze sendiri juga dimiliki oleh Google sejak diakuisisi pada 2013 lalu. Karena mengusung konsep crowdsourcing, detail rute Waze jadi lebih real-time ketimbang Google Maps. Artinya dengan mengandalkan informasi yang diberikan sesama pengguna, kondisi lalu lintas yang ditampilkan oleh Waze lebih relevan.

Akurasi Waze dan Google Maps sebenarnya tak memiliki perbedaan yang signifikan. Waze memang lebih unggul dalam hal pelaporan kondisi lalu lintas ini, tapi sebentar lagi agaknya kemampuan serupa akan hadir pula di Google Maps.

Editor: Emerson

KOMENTAR ANDA
Berita SainsTek Terkini Lainnya
Teknologi - Senin, 28 Januari 2019 - 14:37 WIB

Institut Pertanian Bogor dukung Kementan untuk program Kedauladan Pangan

INSTITUT Pertanian Bogor (IPB) terus mengembangkan inovasi untuk ikut mendukung program Kementerian Pertanian untuk Kedauladan Pangan. Hal itu dilakukan melalui ...
Ilmiah - Senin, 21 Januari 2019 - 14:27 WIB

Jangan lewatkan Supermoon malam ini

KEJADIAN alam yang disebut supermoon atau bulan purnama super akan terlihat di langit nusantara malam ini. Ada hal yang menarik, ...
Seluler - Senin, 21 Januari 2019 - 13:14 WIB

Diskon besar-besaran untuk iPhone SE

MOMENTUM peluncuran trio iPhone XS, XS Max, dan XR pada September 2018 lalu, perusahaan telepon genggam Apple mengumumkan penyetopan produksi ...
Tips - Minggu, 20 Januari 2019 - 12:03 WIB

Wow, rekening listrik pemilik mobil listrik dapat diskon

DALAM waktu dekat, PT PLN (Persero) berencana akan memberi potongan harga atau diskon pada rekening listrik atau diskon pada penggunaan ...
Ilmiah - Selasa, 15 Januari 2019 - 17:40 WIB

Pada 21 Januari, Indonesia alami supermoon

FENOMENA supermoon atau gerhana bulan total bisa diamati dari seluruh kawasan di Indonesia pekan depan. Kepala Lembaga Astronomi dan Penerbangan ...
Teknologi - Jumat, 11 Januari 2019 - 12:06 WIB

Pembangunan pabrik baterai mobil listrik di Morowali diresmikan

MENTERI Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan dan Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto melakukan peletakan batu pertama, yang menandai mulai dibangunnya ...