Senin, 20 Mei 2019 | 23.53 WIB
KiniNEWS>SainsTek>Ilmiah>Status awas Anak Krakatau adalah hoaks

Status awas Anak Krakatau adalah hoaks

Minggu, 30 Desember 2018 - 00:07 WIB

IMG-3676

Gunung Anak Krakatau.

JAKARTA, kini.co.id – BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan tidak benar status Gunung Anak Krakatau telah meningkat jadi Awas atau level IV. Status gunung tersebut sampai saat ini masih berada di tingkat Siaga atau level III.

“Tidak benar informasi yang mengatakan status Gunung Anak Krakatau naik awas, bahkan tidak ada rencana menaikkan status gunungapi ke awas dengan kondisi saat ini. Jadi status Gunung Anak Krakatau tetap di level Siaga atau Level III,” ujar Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho melalui keterangan tertulis, Sabtu (29/12).

Lebih lanjut Sutopo menjelaskan PVMBG Badan Geologi Kementerian ESDM telah menyatakan tubuh Gunung Anak Krakatau telah berubah akibat erupsi yang terus menerus.

Dari pengamatan visual dan pengukuran yang dilakukan, tinggi Gunung Anak Krakatau berubah dari 338 meter menjadi hanya 110 meter.

Selain itu volume Gunung Anak Krakatau juga menurun diperkirakan 150-180 juta meter kubik. Volume yang tersisa saat ini berkisar 40-70 juta meter kubik.

“Berkurangnya volume tubuh Gunung Anak Krakarau ini diperkirakan karena proses rayapan tubuh gunungapi yang disertai oleh laju erupsi yang tinggi dari 24 hingga 27 Desember,” tuturnya.

Sutopo mengatakan hingga kini penanganan darurat masih dilakukan dengan mengirimkan tim SAR gabungan. Mereka bertugas untuk mencari korban yang berada di bawah puing-puing material hanyutan tsunami serta di daerah pesisir pantai yang terdampak tsunami Selat Sunda.

Selain itu, tiga helikopter BNPB telah mengirim logistik ke beberapa desa di Kecamatan Sumur, Pandeglang, Banten.

“Tim SAR gabungan menemukan jenazah korban di sekitar pantai Pandeglang dan Serang. Penanganan pengungsi terus dilakukan dengan mengirim dan mendistribusikan bantuan logistik,” ucapnya.

Editor: Emerson

KOMENTAR ANDA
Berita SainsTek Terkini Lainnya
Teknologi - Senin, 28 Januari 2019 - 14:37 WIB

Institut Pertanian Bogor dukung Kementan untuk program Kedauladan Pangan

INSTITUT Pertanian Bogor (IPB) terus mengembangkan inovasi untuk ikut mendukung program Kementerian Pertanian untuk Kedauladan Pangan. Hal itu dilakukan melalui ...
Ilmiah - Senin, 21 Januari 2019 - 14:27 WIB

Jangan lewatkan Supermoon malam ini

KEJADIAN alam yang disebut supermoon atau bulan purnama super akan terlihat di langit nusantara malam ini. Ada hal yang menarik, ...
Seluler - Senin, 21 Januari 2019 - 13:14 WIB

Diskon besar-besaran untuk iPhone SE

MOMENTUM peluncuran trio iPhone XS, XS Max, dan XR pada September 2018 lalu, perusahaan telepon genggam Apple mengumumkan penyetopan produksi ...
Tips - Minggu, 20 Januari 2019 - 12:03 WIB

Wow, rekening listrik pemilik mobil listrik dapat diskon

DALAM waktu dekat, PT PLN (Persero) berencana akan memberi potongan harga atau diskon pada rekening listrik atau diskon pada penggunaan ...
Ilmiah - Selasa, 15 Januari 2019 - 17:40 WIB

Pada 21 Januari, Indonesia alami supermoon

FENOMENA supermoon atau gerhana bulan total bisa diamati dari seluruh kawasan di Indonesia pekan depan. Kepala Lembaga Astronomi dan Penerbangan ...
Teknologi - Jumat, 11 Januari 2019 - 12:06 WIB

Pembangunan pabrik baterai mobil listrik di Morowali diresmikan

MENTERI Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan dan Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto melakukan peletakan batu pertama, yang menandai mulai dibangunnya ...