Selasa, 11 Desember 2018 | 01.42 WIB
KiniNEWS>SainsTek>Cyber>Kominfo: Ajakan Tak Registrasi Kartu Ulah Pelaku Cyber Crime

Kominfo: Ajakan Tak Registrasi Kartu Ulah Pelaku Cyber Crime

Reporter : Bayu Faisal | Senin, 6 November 2017 - 08:54 WIB

IMG-3555

SIM Card. (Ilustrasi)

Jakarta, kini.co.id – Setelah pemerintah menganjurkan para pemilik SIM Card untuk mendaftar ulang, banyak pula pesan-pesan untuk tidak mengindahkan anjuran tersebut.

Padahal, jika tidak melakukan pendaftaran KTP dan KK, sesuai arahan Kementerian Komunikasi dan Informatika, kartu akan diblokir.

Terkait itu, Staf Ahli Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), Henri Subiakto mengimbau masyarakat tidak menggubris pesan berantai tersebut.

Sebab, kata dia, penyebar pesan tersebut adalah pelaku cyber crime baik itu penipuan, penyebar kebencian ataupun penyebar hoax itu sendiri.

Dilansir dari Vice, Henri menyebut para pelaku cyber crime ini merasa diri dan lapak mereka terancam dengan adanya penertiban penggunaan SIM card yang sebelumnya dimiliki bebas oleh semua orang.

“Itu yang (nyebar) terancam dengan registrasi ulang ini karena mempersempit celah cybercrime. Yang biasa nipu, yang biasa menyebarkan ujaran kebencian,” ucapnya.

Tujuannya, untuk menjaga keberlangsungan komoditas gelap mereka.

Sebelum soal penyadapan ini, hoax lain tentang masa tenggang pendaftaran nomor ponsel juga sempat dimainkan oleh para penyebar hoax.

Mereka menyebarkan kabar bahwa pendaftaran ulang nomor ponsel hanya dapat dilakukan dalam waktu satu hari, yakni 31 Oktober 2017. Kabar ini tentu bertentangan dengan kenyataan yakni pendaftaran dilakukan terhitung sejak tanggal 31 Oktober 2017 hingga 28 Februari 2018.

Terkini, ajakan untuk tidak mendaftar ulang kartu prabayar tersebar di berbagai grup whatsapp. Berbagai alasan, mulai dari isu penyadapan, pembobolan rekening, hingga digunakan untuk manipulasi suara di Pemilu mendatang.

Berikut ini merupakan contoh berita hoax yang menyebar lewat pesan berantai di Whatsapp:

WASPADA_IMIGRAN_TIONGKOK2019

REGISTRASI ULANG KARTU PRABAYAR DENGAN NIK DAN KK ITU PEMBODOHAN RAKYAT! —-

JIKA 75% SAJA WARGA INDONESIA PENGGUNA JASA OPERATOR SELULER TIDAK MELAKUKAN REGISTRASI ULANG SEPERTI KEMAUAN PEMERINTAH, APAKAH SEMUA KARTU PRABAYAR AKAN DIBLOKIR???? JELAS TIDAK MUNGKIN DIBLOKIR! JIKA 75% DARI 200 JUTA PENGGUNA SIMCARD AKAN KENA BLOKIR, BERAPA KERUGIAN OPERATOR…??? 1 JAM SAJA ADA GANGGUAN SIGNAL DAN JARINGAN, KERUGIAN RATUSAN MILYAR! **** SEBAIKNYA GAK USAH MENDAFTAR ULANG! REGISTRASI ULANG SESUAI DENGAN NIK KTP DAN KK SANGAT SARAT DENGAN TUJUAN POLITIS! #JANGAN_BODOHI_RAKYAT!

Pesan hoax lainnya yang muncul di grup-grup whatsapp adalah sebagai berikut:

“SEBAIKNYA GAK USAH MENDAFTAR ULANG!

Berita Rekomendasi Samsung Galaxy J7+ Hadir Dengan Kecanggihan Dual Cameranya [OKZ] Sesuai Amanat UU, Pemerintah Harus Jamin Perlindungan Data Masyarakat Terkait Registrasi Ulang Nomor Ponsel Menakar Kesiapan Pemerintah Lindungi Data Pribadi Masyarakat Terkait Kebijakan Daftar Ulang Nomor Ponsel REGISTRASI ULANG SESUAI DENGAN NIK KTP DAN KK SANGAT SARAT DENGAN TUJUAN POLITIS!

#JANGAN_BODOHI_RAKYAT!

Kepada rekan-rekan untuk berhati-hati dari kemungkinan penyadapan nomor HP kita.

Anda bisa melakukan pengecekan sekarang juga di hp anda sendiri dengan mengetik:

*#21#

Lalu tekan/sentuh tombol Call

Maka akan ada respon dengan memunculkan tampilan:

Voice: Tidak diteruskan

Data : Tidak diteruskan

Fax : Tidak diteruskan

SMS : Tidak diteruskan

PAKET: Tidak diteruskan

PAD : Tidak diteruskan

Sinkron: Tidak diteruskan

Tidak Sinkron: Tidak diteruskan

Apabila ada salah satu yang DITERUSKAN, maka bisa dipastikan Nomor anda telah disadap!!”

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita SainsTek Terkini Lainnya
Teknologi - Sabtu, 8 Desember 2018 - 20:33 WIB

Pada 2019 RI ambil-alih ruang udara Batam dan Natuna dari Singapura

MENTERI Perhubungan Budi Karya Sumadi memastikan Flight Information Region (FIR) sektor A yang mencakup Batam dan Natuna akan diambil alih ...
Seluler - Kamis, 6 Desember 2018 - 17:21 WIB

Jaringan Internet Hilang, Ini Kata Telkomsel

Jaringan internet atau layanan data provider Telkomsel terputus di beberapa wilayah Sumatera dan Aceh. Hal itu membuat warga kesal karena ...
Seluler - Kamis, 6 Desember 2018 - 17:07 WIB

Sinyal Internet Telkomsel Hilang, Warga Medan Kesal

Warga Medan sedang dikesalkan dengan hilangnya jaringan internet provider Telkomsel di ponsel mereka.Jaringan internet diketahui mendadak hilang pada Kamis (6/12/2018) ...
Ilmiah - Rabu, 5 Desember 2018 - 00:34 WIB

Hindari! 5 kesalahan sebelum tidur yang sering dilakukan

ISTIRAHAT merupakan hal terpenting untuk menjaga kesehatan. Salah satu caranya yaitu dengan tidur cukup saat malam hari, sekitar tujuh hingga ...
Teknologi - Rabu, 5 Desember 2018 - 00:23 WIB

Jerman pecahkan rekor dunia pembuatan pohon Natal dari krat

SEBUAH kota di Jerman, yakni kota Gera, yakni di Jerman bagian timur, kini tercatat sebagai pemegang rekor dunia untuk pohon ...
Seluler - Jumat, 30 November 2018 - 13:12 WIB

Ram 6 GB dan Usung Android 9 Pie, Begini Spesifikasi Nokia 8.1

Satu lagi ponsel Android yang akan meramaikan bursa smartphone akan hadir pekan depan. Ia adalah Nokia 8.1 "Pheonix" yang akan ...