Sabtu, 18 November 2017 | 15.43 WIB
KiniNEWS>SainsTek>Cyber>Kominfo: Ajakan Tak Registrasi Kartu Ulah Pelaku Cyber Crime

Kominfo: Ajakan Tak Registrasi Kartu Ulah Pelaku Cyber Crime

Reporter : Bayu Faisal | Senin, 6 November 2017 - 08:54 WIB

IMG-3555

SIM Card. (Ilustrasi)

Jakarta, kini.co.id – Setelah pemerintah menganjurkan para pemilik SIM Card untuk mendaftar ulang, banyak pula pesan-pesan untuk tidak mengindahkan anjuran tersebut.

Padahal, jika tidak melakukan pendaftaran KTP dan KK, sesuai arahan Kementerian Komunikasi dan Informatika, kartu akan diblokir.

Terkait itu, Staf Ahli Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), Henri Subiakto mengimbau masyarakat tidak menggubris pesan berantai tersebut.

Sebab, kata dia, penyebar pesan tersebut adalah pelaku cyber crime baik itu penipuan, penyebar kebencian ataupun penyebar hoax itu sendiri.

Dilansir dari Vice, Henri menyebut para pelaku cyber crime ini merasa diri dan lapak mereka terancam dengan adanya penertiban penggunaan SIM card yang sebelumnya dimiliki bebas oleh semua orang.

“Itu yang (nyebar) terancam dengan registrasi ulang ini karena mempersempit celah cybercrime. Yang biasa nipu, yang biasa menyebarkan ujaran kebencian,” ucapnya.

Tujuannya, untuk menjaga keberlangsungan komoditas gelap mereka.

Sebelum soal penyadapan ini, hoax lain tentang masa tenggang pendaftaran nomor ponsel juga sempat dimainkan oleh para penyebar hoax.

Mereka menyebarkan kabar bahwa pendaftaran ulang nomor ponsel hanya dapat dilakukan dalam waktu satu hari, yakni 31 Oktober 2017. Kabar ini tentu bertentangan dengan kenyataan yakni pendaftaran dilakukan terhitung sejak tanggal 31 Oktober 2017 hingga 28 Februari 2018.

Terkini, ajakan untuk tidak mendaftar ulang kartu prabayar tersebar di berbagai grup whatsapp. Berbagai alasan, mulai dari isu penyadapan, pembobolan rekening, hingga digunakan untuk manipulasi suara di Pemilu mendatang.

Berikut ini merupakan contoh berita hoax yang menyebar lewat pesan berantai di Whatsapp:

WASPADA_IMIGRAN_TIONGKOK2019

REGISTRASI ULANG KARTU PRABAYAR DENGAN NIK DAN KK ITU PEMBODOHAN RAKYAT! —-

JIKA 75% SAJA WARGA INDONESIA PENGGUNA JASA OPERATOR SELULER TIDAK MELAKUKAN REGISTRASI ULANG SEPERTI KEMAUAN PEMERINTAH, APAKAH SEMUA KARTU PRABAYAR AKAN DIBLOKIR???? JELAS TIDAK MUNGKIN DIBLOKIR! JIKA 75% DARI 200 JUTA PENGGUNA SIMCARD AKAN KENA BLOKIR, BERAPA KERUGIAN OPERATOR…??? 1 JAM SAJA ADA GANGGUAN SIGNAL DAN JARINGAN, KERUGIAN RATUSAN MILYAR! **** SEBAIKNYA GAK USAH MENDAFTAR ULANG! REGISTRASI ULANG SESUAI DENGAN NIK KTP DAN KK SANGAT SARAT DENGAN TUJUAN POLITIS! #JANGAN_BODOHI_RAKYAT!

Pesan hoax lainnya yang muncul di grup-grup whatsapp adalah sebagai berikut:

“SEBAIKNYA GAK USAH MENDAFTAR ULANG!

Berita Rekomendasi Samsung Galaxy J7+ Hadir Dengan Kecanggihan Dual Cameranya [OKZ] Sesuai Amanat UU, Pemerintah Harus Jamin Perlindungan Data Masyarakat Terkait Registrasi Ulang Nomor Ponsel Menakar Kesiapan Pemerintah Lindungi Data Pribadi Masyarakat Terkait Kebijakan Daftar Ulang Nomor Ponsel REGISTRASI ULANG SESUAI DENGAN NIK KTP DAN KK SANGAT SARAT DENGAN TUJUAN POLITIS!

#JANGAN_BODOHI_RAKYAT!

Kepada rekan-rekan untuk berhati-hati dari kemungkinan penyadapan nomor HP kita.

Anda bisa melakukan pengecekan sekarang juga di hp anda sendiri dengan mengetik:

*#21#

Lalu tekan/sentuh tombol Call

Maka akan ada respon dengan memunculkan tampilan:

Voice: Tidak diteruskan

Data : Tidak diteruskan

Fax : Tidak diteruskan

SMS : Tidak diteruskan

PAKET: Tidak diteruskan

PAD : Tidak diteruskan

Sinkron: Tidak diteruskan

Tidak Sinkron: Tidak diteruskan

Apabila ada salah satu yang DITERUSKAN, maka bisa dipastikan Nomor anda telah disadap!!”

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita SainsTek Terkini Lainnya
Kerjasama dengan Pihak Ketiga, Konten Mesum di WA Berhasil Diblokir
Cyber - Rabu, 8 November 2017 - 13:58 WIB

Kerjasama dengan Pihak Ketiga, Konten Mesum di WA Berhasil Diblokir

Konten mesum dalam bentuk gif dalam aplikasi WhatsApp sempat membuat para orangtua resah. Pasalnya konten tak senonoh tersebut tersebar ke ...
Indonesia jadi Surga Belanja Online Terbesar se-Asia Tenggara
Teknologi - Rabu, 8 November 2017 - 13:30 WIB

Indonesia jadi Surga Belanja Online Terbesar se-Asia Tenggara

Research and Markets menunjukkan meski Indonesia memiliki tingkat penetrasi yang rendah untuk Internet dan E-Commerce, namun pasar ritel online dalam ...
MSI luncurkan 3 laptop gaming terbaru
Game - Senin, 6 November 2017 - 16:20 WIB

MSI luncurkan 3 laptop gaming terbaru

Segmen perangkat komputer gaming di Indonesia diprediksikan akan terus mengalami peningkatan. Saat ini, beberapa vendor tengah memfokuskan bisnisnya ke produk-produk ...
Kominfo Diminta Hentikan Pornografi di Whatsapp
Cyber - Senin, 6 November 2017 - 12:41 WIB

Kominfo Diminta Hentikan Pornografi di Whatsapp

Berkembangnya teknologi seringkali diwarnai oleh hal-hal yang tidak terpuji. Kebebasan akses informasi lewat internet membuat konten-konten tak pantas seperti ...
Jangan Abai, Ini Cara Daftar Ulang Kartu SIM untuk Kemkominfo
Seluler - Senin, 30 Oktober 2017 - 11:38 WIB

Jangan Abai, Ini Cara Daftar Ulang Kartu SIM untuk Kemkominfo

Masyarakat yang menggunakan telepon seluler diimbau untuk segera mendaftarkan Nomor Induk KTP dan KK mereka."Per 31 Okt 17 Plgn wajib ...
Tujuh isu strategis ekonomi digital Indonesia
Teknologi - Kamis, 26 Oktober 2017 - 22:29 WIB

Tujuh isu strategis ekonomi digital Indonesia

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menyebutkan ada tujuh isu utama dalam ekonomi digital. Ketujuh isu itu harus menjadi perhatian bersama ...