Selasa, 26 Maret 2019 | 19.42 WIB
KiniNEWS>SainsTek>Telekomunikasi>Gerakan bijak bersosial media rambah Kota Gudeg

Gerakan bijak bersosial media rambah Kota Gudeg

Sabtu, 7 Oktober 2017 - 11:24 WIB

IMG-3543

Communications Specialist Expert Indosat Ooredoo, Adrian Prasanto (empat dari kanan) bersama Gusti Kanjeng Ratu Hayu (dua dari kanan) serta para anggota komunitas pegiat sosial media Yogyakarta saat berfoto bersama pada acara Kopdar #BijakBersosmed di Yogyakarta (5/10). KiniNews/IndosatOoredo

Yogyakarta, kini.co.id – Gerakan Bijak Bersosial Media (Bersosmed) yang diluncurkan di Jakarta beberapa waktu lalu, kini mulai merambah sejumlah kota lainnya, yakni Jogja.

Gerakan ini pada Kamis (5/10) melakukan kopi darat dengan beberapa komunitas di Kota Gudeg untuk bersama-sama mengedukasi dan mendorong penggunaan media sosial dengan bijak, cerdas, aman dan sehat.

Koordinator Gerakan Bijak Bersosmed, Enda Nasution mengatakan gerakan untuk mengedukasi dan menyadarkan masyarakat agar bijak bermedia sosial harus terus dilakukan.

Dengan penyebaran konten kebencian akan semakin masif seiring dengan datangnya tahun politik.

“Tahun 2018 dan tentunya tahun 2019 akan menjadi tahun politik yang akan membuat pertentangan dan kompetisi memenangkan perhatian publik via platform media sosial menjadi lebih sengit. Kita harus berusaha menjaga agar media sosial bisa mempersatukan rakyat Indonesia, bukan malah memecah belah,” ungkapnya.

Ia melanjutkan, sebenarnya masyarakat Indonesia bisa dikatakan baik dan tidak benar-benar penuh kebencian seperti yang tampak dalam berbagai percakapan di media sosial.

Dalam kopdar tersebut, berbagai komunitas di Jogja hadir untuk saling bertukar gagasan. Komunitas yang datang di antaranya adalah Paguyuban Admin Jogja, Masyarakat Digital Jogja, Roemah Toea, Genpi Jogja, Komunitas Bloger Jogja, Emak Blogger, Nonton YK, Merawat Jogja, dan Kaskus Regional Jogja.

Gerakan Bijak Bersosmed sendiri mendapat dukungan penuh oleh Indosat Ooredo sejak pertama kali diluncurkan. Corporate Communicationd Indosat Ooredo, Adrian Prasanto menyebutkan ingin sekali melihat masyarakat bisa menggunakan sosial media untuk hal-hal yang lebih bermanfaat karena itulah ia mengatakan Gerakan Bijak Bersosmed menjadi sangat dibutuhkan.

Namun ia menyatakan mengedukasi masyarakat tidak bisa dilakukan satu pihak karena kelompok penebar kebencian dan hoaks bekerja dengan intensitas tinggi dan menyebar di mana-mana.

“Usaha mengedukasi masyarakat tidak bisa dilakukan sendiri. Karena itu kami mengajak komunitas. Gerakan ini tidak akan berhenti dan akan terus berlanjut. Rencananya kami akan ke Surabaya setelah dari Jogja. Sebelumnya kami juga sudah ke Bandung,” terang dia dalam keterangan tertulisnya. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita SainsTek Terkini Lainnya
Teknologi - Senin, 28 Januari 2019 - 14:37 WIB

Institut Pertanian Bogor dukung Kementan untuk program Kedauladan Pangan

INSTITUT Pertanian Bogor (IPB) terus mengembangkan inovasi untuk ikut mendukung program Kementerian Pertanian untuk Kedauladan Pangan. Hal itu dilakukan melalui ...
Ilmiah - Senin, 21 Januari 2019 - 14:27 WIB

Jangan lewatkan Supermoon malam ini

KEJADIAN alam yang disebut supermoon atau bulan purnama super akan terlihat di langit nusantara malam ini. Ada hal yang menarik, ...
Seluler - Senin, 21 Januari 2019 - 13:14 WIB

Diskon besar-besaran untuk iPhone SE

MOMENTUM peluncuran trio iPhone XS, XS Max, dan XR pada September 2018 lalu, perusahaan telepon genggam Apple mengumumkan penyetopan produksi ...
Tips - Minggu, 20 Januari 2019 - 12:03 WIB

Wow, rekening listrik pemilik mobil listrik dapat diskon

DALAM waktu dekat, PT PLN (Persero) berencana akan memberi potongan harga atau diskon pada rekening listrik atau diskon pada penggunaan ...
Ilmiah - Selasa, 15 Januari 2019 - 17:40 WIB

Pada 21 Januari, Indonesia alami supermoon

FENOMENA supermoon atau gerhana bulan total bisa diamati dari seluruh kawasan di Indonesia pekan depan. Kepala Lembaga Astronomi dan Penerbangan ...
Teknologi - Jumat, 11 Januari 2019 - 12:06 WIB

Pembangunan pabrik baterai mobil listrik di Morowali diresmikan

MENTERI Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan dan Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto melakukan peletakan batu pertama, yang menandai mulai dibangunnya ...