Rabu, 18 Oktober 2017 | 14.25 WIB
KiniNEWS>SainsTek>Telekomunikasi>Gerakan bijak bersosial media rambah Kota Gudeg

Gerakan bijak bersosial media rambah Kota Gudeg

Sabtu, 7 Oktober 2017 - 11:24 WIB

IMG-3543

Communications Specialist Expert Indosat Ooredoo, Adrian Prasanto (empat dari kanan) bersama Gusti Kanjeng Ratu Hayu (dua dari kanan) serta para anggota komunitas pegiat sosial media Yogyakarta saat berfoto bersama pada acara Kopdar #BijakBersosmed di Yogyakarta (5/10). KiniNews/IndosatOoredo

Yogyakarta, kini.co.id – Gerakan Bijak Bersosial Media (Bersosmed) yang diluncurkan di Jakarta beberapa waktu lalu, kini mulai merambah sejumlah kota lainnya, yakni Jogja.

Gerakan ini pada Kamis (5/10) melakukan kopi darat dengan beberapa komunitas di Kota Gudeg untuk bersama-sama mengedukasi dan mendorong penggunaan media sosial dengan bijak, cerdas, aman dan sehat.

Koordinator Gerakan Bijak Bersosmed, Enda Nasution mengatakan gerakan untuk mengedukasi dan menyadarkan masyarakat agar bijak bermedia sosial harus terus dilakukan.

Dengan penyebaran konten kebencian akan semakin masif seiring dengan datangnya tahun politik.

“Tahun 2018 dan tentunya tahun 2019 akan menjadi tahun politik yang akan membuat pertentangan dan kompetisi memenangkan perhatian publik via platform media sosial menjadi lebih sengit. Kita harus berusaha menjaga agar media sosial bisa mempersatukan rakyat Indonesia, bukan malah memecah belah,” ungkapnya.

Ia melanjutkan, sebenarnya masyarakat Indonesia bisa dikatakan baik dan tidak benar-benar penuh kebencian seperti yang tampak dalam berbagai percakapan di media sosial.

Dalam kopdar tersebut, berbagai komunitas di Jogja hadir untuk saling bertukar gagasan. Komunitas yang datang di antaranya adalah Paguyuban Admin Jogja, Masyarakat Digital Jogja, Roemah Toea, Genpi Jogja, Komunitas Bloger Jogja, Emak Blogger, Nonton YK, Merawat Jogja, dan Kaskus Regional Jogja.

Gerakan Bijak Bersosmed sendiri mendapat dukungan penuh oleh Indosat Ooredo sejak pertama kali diluncurkan. Corporate Communicationd Indosat Ooredo, Adrian Prasanto menyebutkan ingin sekali melihat masyarakat bisa menggunakan sosial media untuk hal-hal yang lebih bermanfaat karena itulah ia mengatakan Gerakan Bijak Bersosmed menjadi sangat dibutuhkan.

Namun ia menyatakan mengedukasi masyarakat tidak bisa dilakukan satu pihak karena kelompok penebar kebencian dan hoaks bekerja dengan intensitas tinggi dan menyebar di mana-mana.

“Usaha mengedukasi masyarakat tidak bisa dilakukan sendiri. Karena itu kami mengajak komunitas. Gerakan ini tidak akan berhenti dan akan terus berlanjut. Rencananya kami akan ke Surabaya setelah dari Jogja. Sebelumnya kami juga sudah ke Bandung,” terang dia dalam keterangan tertulisnya. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita SainsTek Terkini Lainnya
Google gandeng ESET basmi software berbahaya di internet
Cyber - Selasa, 17 Oktober 2017 - 18:08 WIB

Google gandeng ESET basmi software berbahaya di internet

Setiap hari jutaan pengguna internet, tanpa mereka sadari, seringkali menjadi korban perangkat lunak yang memodifikasi hasil pencarian mereka untuk mengalihkannya ...
Vivo resmi luncurkan v7+ di Indonesia
Seluler - Jumat, 29 September 2017 - 03:24 WIB

Vivo resmi luncurkan v7+ di Indonesia

Vivo resmi meluncurkan perangkat premiumnya V7+ di Indonesia dalam sebuah acara yang digelar di JiExpo Kemayoran dan disiarkan secara langsung ...
Baru Diluncurkan, iOS 11 Ternyata Lebih Boros Baterai
Seluler - Rabu, 27 September 2017 - 15:55 WIB

Baru Diluncurkan, iOS 11 Ternyata Lebih Boros Baterai

Diluncurkannya iOS 11 oleh Apple ternyata tak begitu menuai respon positif dari pengguna. Sebaliknya, iOS 11 ternyata lebih banyak memakan ...
Pengalaman Mengerikan Orang-orang yang Mengunjungi Deep Web
Cyber - Sabtu, 23 September 2017 - 10:43 WIB

Pengalaman Mengerikan Orang-orang yang Mengunjungi Deep Web

Deep Web adalah bagian dari World Wide Web tetapi tidak termasuk ke dalam internet yang dapat dicari dengan mudah, yaitu ...
Deep Web dan Dark Web, Apa Bedanya?
Cyber - Sabtu, 23 September 2017 - 09:42 WIB

Deep Web dan Dark Web, Apa Bedanya?

Meski banyak persamaan, Deep Web dan Dark Web ternyata berbeda. Deep Web merupakan tempat berisi situs-situs, forum, dan toko online ...
SanDisk boyong microSDXC ultra hingga 400GB
Teknologi - Selasa, 19 September 2017 - 16:48 WIB

SanDisk boyong microSDXC ultra hingga 400GB

Western Digital, Selasa (19/9) ini resmi menghadirkan kartu memori baru berkapasitas terbesar di dunia, yaitu SanDisk Ultra microSDXC 250GB spesifikasi ...