Senin, 25 September 2017 | 13.00 WIB
KiniNEWS>SainsTek>Teknologi>Menkominfo targetkan lima startup tumbuh jadi ‘unicorn’

Menkominfo targetkan lima startup tumbuh jadi ‘unicorn’

Selasa, 12 September 2017 - 16:12 WIB

IMG-3532

Chief RA memberikan keterangan pers di Next Indonesia Unicorn (NextICorn), Selasa (12/9). KiniNews/Wahyu.

JAKARTA, kini.co.id – Kementerian Komunikasi dan Informatika akan terus mendorong munculnya perusahaan rintisan startup berbasis teknologi digital yang mampu tumbuh menjadi unicorn atau perusahaan dengan valuasi menembus satu miliar dolar AS.

Saat ini terdapat tiga rintisan startup yang tumbuh menjadi unocrn, yakni Gojek, Tokopedia dan Traveloka.

Untuk itu Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara menargetkan hingga tahun 2019 terdapat lima starup yang tumbuh menjadi perusahaan unicorn.

“Targetnya lima hingga 2019,” kata Chief RA di Jakarta, Selasa, dalam Konferensi Pers Next Indonesia Unicorn (NextICorn).

Next Indonesia Unicorn (NextICorn) merupakan inisiatif yang digelar kolaborasi antara Kementerian Kominfo, Asosiasi Modal Ventura Seluruh Indonesia (Amvesindo), dan Ernas & Young. Dalam NextICorn yang pertama tersebut didukung oleh Japan External Trade Organization (Jetro), mendatangkan perusahaan investor Jepang untuk melirik startup di Indonesia.

Chief RA menambahkan NextICorn, merupakan upaya menciptakan unicorn dengan cara yang lebih terstruktur dengan dukungan dari para pemangku kepentingan. K

Kegiatan ini berupaya untuk mempertemukan para inevstor dari berbagai negara dengan startup Indonesia. Pada NextICorn kali ini , para startup di Indonesia dipertemukan dengan para investor dari Jepang.

“Ini merupakan langkah awal semua komunitas, pemerintah, player, semua ekosistem kerjasama mengundang investor dengan cara ini. Ini pertama kali dilakukan, kita tidak boleh pasif, tapi kita aktif,” katanya.

Presiden Direktur Jetro Daiki Kasugahara mengatakan investor Jepang memiliki ketertarikan terhadap banyak hal baik terkait dengan finansial, pembayaran maupun juga kesehatan. Pada kesempatan kali ini, 20 perusahaan Jepang dibawa diantaranya di bidang perdagangan dan juga perusahaan modal ventura.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita SainsTek Terkini Lainnya
Pengalaman Mengerikan Orang-orang yang Mengunjungi Deep Web
Cyber - Sabtu, 23 September 2017 - 10:43 WIB

Pengalaman Mengerikan Orang-orang yang Mengunjungi Deep Web

Deep Web adalah bagian dari World Wide Web tetapi tidak termasuk ke dalam internet yang dapat dicari dengan mudah, yaitu ...
Deep Web dan Dark Web, Apa Bedanya?
Cyber - Sabtu, 23 September 2017 - 09:42 WIB

Deep Web dan Dark Web, Apa Bedanya?

Meski banyak persamaan, Deep Web dan Dark Web ternyata berbeda. Deep Web merupakan tempat berisi situs-situs, forum, dan toko online ...
SanDisk boyong microSDXC ultra hingga 400GB
Teknologi - Selasa, 19 September 2017 - 16:48 WIB

SanDisk boyong microSDXC ultra hingga 400GB

Western Digital, Selasa (19/9) ini resmi menghadirkan kartu memori baru berkapasitas terbesar di dunia, yaitu SanDisk Ultra microSDXC 250GB spesifikasi ...
Menkominfo Apresiasi Satelit Telkom 1 Pulih
Telekomunikasi - Selasa, 12 September 2017 - 15:03 WIB

Menkominfo Apresiasi Satelit Telkom 1 Pulih

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) memastikan layanan konektivitas pelanggan Satelit Telkom-1 telah pulih 100% sejak Minggu pukul 24.00 WIB ...
Youtube Tutup Saluran Propaganda Korut
Cyber - Sabtu, 9 September 2017 - 13:02 WIB

Youtube Tutup Saluran Propaganda Korut

Sejumlah saluran propaganda Korut dinilai melanggar pedoman Youtube sehingga harus ditutup.Dua saluran propaganda Korut yang ditutup adalah Stimmekoreas, memiliki lebih ...
Anak Gusdur Diejek, Ini Reaksi Anak Jokowi
Cyber - Jumat, 8 September 2017 - 10:23 WIB

Anak Gusdur Diejek, Ini Reaksi Anak Jokowi

Media sosial memang kejam, semua hal bisa menjadi bahan bully dan ejekan. Tak peduli itu anak-anak, polisi, presiden dan lainnya.Demikian ...