Kamis, 18 Januari 2018 | 08.22 WIB
KiniNEWS>SainsTek>Teknologi>Menkominfo targetkan lima startup tumbuh jadi ‘unicorn’

Menkominfo targetkan lima startup tumbuh jadi ‘unicorn’

Selasa, 12 September 2017 - 16:12 WIB

IMG-3532

Chief RA memberikan keterangan pers di Next Indonesia Unicorn (NextICorn), Selasa (12/9). KiniNews/Wahyu.

JAKARTA, kini.co.id – Kementerian Komunikasi dan Informatika akan terus mendorong munculnya perusahaan rintisan startup berbasis teknologi digital yang mampu tumbuh menjadi unicorn atau perusahaan dengan valuasi menembus satu miliar dolar AS.

Saat ini terdapat tiga rintisan startup yang tumbuh menjadi unocrn, yakni Gojek, Tokopedia dan Traveloka.

Untuk itu Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara menargetkan hingga tahun 2019 terdapat lima starup yang tumbuh menjadi perusahaan unicorn.

“Targetnya lima hingga 2019,” kata Chief RA di Jakarta, Selasa, dalam Konferensi Pers Next Indonesia Unicorn (NextICorn).

Next Indonesia Unicorn (NextICorn) merupakan inisiatif yang digelar kolaborasi antara Kementerian Kominfo, Asosiasi Modal Ventura Seluruh Indonesia (Amvesindo), dan Ernas & Young. Dalam NextICorn yang pertama tersebut didukung oleh Japan External Trade Organization (Jetro), mendatangkan perusahaan investor Jepang untuk melirik startup di Indonesia.

Chief RA menambahkan NextICorn, merupakan upaya menciptakan unicorn dengan cara yang lebih terstruktur dengan dukungan dari para pemangku kepentingan. K

Kegiatan ini berupaya untuk mempertemukan para inevstor dari berbagai negara dengan startup Indonesia. Pada NextICorn kali ini , para startup di Indonesia dipertemukan dengan para investor dari Jepang.

“Ini merupakan langkah awal semua komunitas, pemerintah, player, semua ekosistem kerjasama mengundang investor dengan cara ini. Ini pertama kali dilakukan, kita tidak boleh pasif, tapi kita aktif,” katanya.

Presiden Direktur Jetro Daiki Kasugahara mengatakan investor Jepang memiliki ketertarikan terhadap banyak hal baik terkait dengan finansial, pembayaran maupun juga kesehatan. Pada kesempatan kali ini, 20 perusahaan Jepang dibawa diantaranya di bidang perdagangan dan juga perusahaan modal ventura.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita SainsTek Terkini Lainnya
Western Digital pamerkan teknologi dan produk barunya di CES 2018
Teknologi - Jumat, 12 Januari 2018 - 13:12 WIB

Western Digital pamerkan teknologi dan produk barunya di CES 2018

Western Digital memamerkan teknologi akses streaming media melalui perangkat Smart Home dengan suara, pada ajang Consumer Electronics Show 2018 (CES 2018).Mereka ...
Mengatasi bugs Spectre dan Meltdown
Tips - Jumat, 5 Januari 2018 - 14:53 WIB

Mengatasi bugs Spectre dan Meltdown

Awal 2018 diawali dengan penemuan celah keamanan pada prosesor modern yang memungkinkan program berbahaya mencuri informasi dari memori program lain.Dengan ...
Tegas, Jerman Bakal Denda Facebook dan Twitter Jika Tak Hapus Hatespeech
Cyber - Selasa, 2 Januari 2018 - 13:11 WIB

Tegas, Jerman Bakal Denda Facebook dan Twitter Jika Tak Hapus Hatespeech

Ujaran kebencian tau hatespeech dan konten ilegal lain sepertinya tak pernah habis muncul di media sosial. Untuk itu, Jerman mengambil ...
LIPI buat kartu ucapan tahun baru seukuran virus polio
Teknologi - Minggu, 31 Desember 2017 - 19:45 WIB

LIPI buat kartu ucapan tahun baru seukuran virus polio

Menyambut momentum pergantian tahun 2017 - 2018, sejumlah ilmuan di Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), membuat kartu ucapan selamat tahun ...
3 menit Redmi 5A kejutan akhir tahun Lazada Sould Out
Seluler - Kamis, 28 Desember 2017 - 10:56 WIB

3 menit Redmi 5A kejutan akhir tahun Lazada Sould Out

Sebagai e-commerce terbesar dan nomor satu baik di Indonesia maupun Asia Tenggara, terus berkomitmen untuk selalu menjadi yang terdepan ...
Lagi, Situs FPI Ditutup, Medsosnya Disuspend
Cyber - Jumat, 22 Desember 2017 - 14:16 WIB

Lagi, Situs FPI Ditutup, Medsosnya Disuspend

Setelah beberapakali terjadi, kali ini situs Front Pembela Islam (FPI) kembali ditutup.Belum jelas apa alasan ditutupnya situs https://fpi.or.id. Namun sejak ...