Jumat, 19 Januari 2018 | 18.40 WIB
KiniNEWS>SainsTek>Teknologi>Konsep Mobil Perdesaan Tengah Dirampungkan

Konsep Mobil Perdesaan Tengah Dirampungkan

Reporter : Sindi Violinda | Sabtu, 2 September 2017 - 11:16 WIB

IMG-3524

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto saat membuka Workshop Penyusunan Kebijakan Kendaraan Pedesaan di Kementerian Perindustrian, Jakarta, Kamis (31/8).KiniNews/Wahyu.

JAKARTA, kini.co.id – Kementerian Perindustrian telah menyelesaikan konsep produk dan proses pengembangan kendaraan peedesaan. Rampungnya konsep ini diharap bisa memacu industri otomotif dalam negeri agar mampu memproduksi kendaraan berupa alat angkut hasil pertanian dan perkebunan.

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengungkapkan, dua prototipe kendaraan pedesaan yang telah selesai dibangun Kemenperin, disebut Generasi 2A dan Generasi 2B. Purwarupa ini nantinya bisa disempurnakan oleh pelaku industri yang ingin mengembangkannya.

“Tentu konsep kendaraan ini yang mobilitasnya bisa digunakan di seluruh daerah perdesaan. Bentuknya semi pikap, yang belakangnya bisa dipasang alat mesin pertanian dan perkebunan seperti untuk angkat kelapa sawit,” ‎‎kata Airlangga melalui siaran pers, Jumat (1/9).

Menurut Airlangga, prototipe kendaraan niaga multiguna tersebut telah melalui sejumlah pengujian, diantaranya uji keselamatan di Balai Pengujian Laik Jalan dan Sertifikasi Kendaraan Bermotor, Kementerian Perhubungan serta pengujian emisi di Balai Termodinamika Motor dan Propulsi, BPPT.

Sedangkan melalui Institut Otomotif Indonesia, prototipe ini akan lebih dikembangkan sehingga dapat diproduksi sesuai dengan kaidah-kaidah manufaktur.

Hingga saat ini sudah ada beberapa perusahaan dalam negeri yang berminat mengembangkan mobil pedesaan, misalnya, PT. Fin Komodo di Jawa Barat, CV. Karya Hidup Sentosa (produsen traktor Quick) di Yogyakarta, dan PT Astra Otoparts Tbk. Di Bekasi yang telah melakukan ekspor perdana mobil perdesaan merek Wintor ke Malaysia.

Airlangga menyampaikan, pihaknya terus menjalin komunikasi dengan pelaku industri otomotif nasional dalam menentukan standardisasi dan melihat peluang pasar ke depan untuk pengembangan kendaraan perdesaan di Indonesia.

“Kami juga menggandeng industri kecil dan menengah (IKM) sektor komponen otomotif guna memacu tingkat kandungan dalam negeri (TKDN). Penerapan TKDN di mobil perdesaan akan dilakukan secara bertahap seperti pada pengembangan mobil LCGC atau LCEV,” paparnya.

Dengan melibatkan IKM lokal diharapkan para pengguna mudah mendapatkan spare part di pasaran dan pemilihan teknologinya sesuai kondisi alam dan demografi di Indonesia.

Sehingga akhirnya akan dicapai kemandirian industri otomotif nasional melalui penguasaan teknologi kendaraan oleh anak bangsa sekaligus membantu meningkatkan perekonomian di pedesaan.

Di samping itu, kendaraan pedesaan ditargetkan menjadi salah satu langkah nyata menopang program pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan. Pasalnya, unsur pendukung untuk pencapaian ketahanan pangan adalah peningkatan produksi.

“Makanya diperlukan kendaraan yang dapat membantu produktivitas dan memobilisasi hasil-hasil pertanian sehingga mendorong peningkatan kegiatan perekonomian,” terang Airlangga.

Selain menjadi alat transportasi yang produktif dan laik jalan, lanjut Airlangga, kendaraan perdesaan akan disiapkan dengan harga terjangkau.

Dengan kapasitas mesin di bawah 1.000 cc, kendaraan ini akan dijual lebih murah dari LCGC, di bawah Rp 100 juta.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita SainsTek Terkini Lainnya
WhatsApp business resmi diluncurkan
Teknologi - Jumat, 19 Januari 2018 - 14:24 WIB

WhatsApp business resmi diluncurkan

Aplikasi WhatsApp Business resmi diluncurkan oleh Whatsapp bagi pemilik usaha kecil untuk berkomunikasi dengan pelanggan mereka.Aplikasi ini hanya tersedia di Play ...
Western Digital pamerkan teknologi dan produk barunya di CES 2018
Teknologi - Jumat, 12 Januari 2018 - 13:12 WIB

Western Digital pamerkan teknologi dan produk barunya di CES 2018

Western Digital memamerkan teknologi akses streaming media melalui perangkat Smart Home dengan suara, pada ajang Consumer Electronics Show 2018 (CES 2018).Mereka ...
Mengatasi bugs Spectre dan Meltdown
Tips - Jumat, 5 Januari 2018 - 14:53 WIB

Mengatasi bugs Spectre dan Meltdown

Awal 2018 diawali dengan penemuan celah keamanan pada prosesor modern yang memungkinkan program berbahaya mencuri informasi dari memori program lain.Dengan ...
Tegas, Jerman Bakal Denda Facebook dan Twitter Jika Tak Hapus Hatespeech
Cyber - Selasa, 2 Januari 2018 - 13:11 WIB

Tegas, Jerman Bakal Denda Facebook dan Twitter Jika Tak Hapus Hatespeech

Ujaran kebencian tau hatespeech dan konten ilegal lain sepertinya tak pernah habis muncul di media sosial. Untuk itu, Jerman mengambil ...
LIPI buat kartu ucapan tahun baru seukuran virus polio
Teknologi - Minggu, 31 Desember 2017 - 19:45 WIB

LIPI buat kartu ucapan tahun baru seukuran virus polio

Menyambut momentum pergantian tahun 2017 - 2018, sejumlah ilmuan di Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), membuat kartu ucapan selamat tahun ...
3 menit Redmi 5A kejutan akhir tahun Lazada Sould Out
Seluler - Kamis, 28 Desember 2017 - 10:56 WIB

3 menit Redmi 5A kejutan akhir tahun Lazada Sould Out

Sebagai e-commerce terbesar dan nomor satu baik di Indonesia maupun Asia Tenggara, terus berkomitmen untuk selalu menjadi yang terdepan ...