Senin, 25 September 2017 | 13.03 WIB
KiniNEWS>SainsTek>Teknologi>Perlu Upaya Serius Agar Indonesia Jadi Basis Industri Otomotif Dunia

Perlu Upaya Serius Agar Indonesia Jadi Basis Industri Otomotif Dunia

Kamis, 31 Agustus 2017 - 16:24 WIB

IMG-3522

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto saat membuka Workshop Penyusunan Kebijakan Kendaraan Pedesaan di Kementerian Perindustrian, Jakarta, Kamis (31/8).KiniNews/Wahyu.

JAKARTA, kini.co.id – Untuk mencapai visi Indonesia menjadi basis produksi industri otomotif dan komponen kelas dunia, maka diperlukan upaya serius dari seluruh pemangku kepentingan.

Salah satunya adalah dengan memperkuat struktur industri otomotif melalui peningkatan kemampuan industri komponen dan infrastruktur teknologi.

Demikian hal itu diungkapkan Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto saat membuka Workshop Penyusunan Kebijakan Kendaraan Pedesaan di Kementerian Perindustrian, Jakarta, Kamis (31/8).

Airlangga menjelaskan dalam meningkatkan daya saing industri otomotif adalah melalui peningkatan kemampuan SDM dan manajemen industri.

“Tidak kalah pentingnya, adalah peningkatan penguasaan teknologi dan R & D industri otomotif sangat diperlukan,” ungkapnya.

Menurutnya pasar dalam negeri yang terus berkembang, seyogyanya menjadi pendorong bagi pelaku usaha industri otomotif untuk terus mengembangkan industri komponen guna memperdalam struktur industri nasional.

“Potensi pasar dalam negeri sebagai basis kekuatan industri harus bisa menarik bagi investor untuk terus mengembangkan produk-produk yang dibutuhkan masyarakat dengan harha yang kompetitif,” kata Menperin.

Lebih lanjut, kata dia , tantangan industri otomotif kedepannya akan semakin berat, sebagai dampak dari persaingan globalisasi yang semakin ketat dan tidak lagi mengenal batas-batas wilayah.

“Dalam menghadapi ketatnya persaingan global tersebut, peningkatan daya saing, penguasaan teknologi dan peningkatan SDM, mutlak dilakukan serta mendapatkan perhatian serius dari pemerintah mauoun pemangku kepentingan lainnya,” tegas Airlangga.

Selain tantangan tersebut, di kawasan ASEAN saat ini telah memasuki babak baru yaitu MEA, dimana pergerakan barang dan jasa maupun tenaga kerja sudah semakin bebas sehingga akan berdampak pada semakin ketatnya persaingan.

Hal tersebut, kata dia harus disikapi dan diantisipasi bersama-sama oleh pemerintah beserta pemangku kepentingan agar industri dalam negeri tidak tergerus oleh masuknya barang-barang impor secara bebas. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita SainsTek Terkini Lainnya
Pengalaman Mengerikan Orang-orang yang Mengunjungi Deep Web
Cyber - Sabtu, 23 September 2017 - 10:43 WIB

Pengalaman Mengerikan Orang-orang yang Mengunjungi Deep Web

Deep Web adalah bagian dari World Wide Web tetapi tidak termasuk ke dalam internet yang dapat dicari dengan mudah, yaitu ...
Deep Web dan Dark Web, Apa Bedanya?
Cyber - Sabtu, 23 September 2017 - 09:42 WIB

Deep Web dan Dark Web, Apa Bedanya?

Meski banyak persamaan, Deep Web dan Dark Web ternyata berbeda. Deep Web merupakan tempat berisi situs-situs, forum, dan toko online ...
SanDisk boyong microSDXC ultra hingga 400GB
Teknologi - Selasa, 19 September 2017 - 16:48 WIB

SanDisk boyong microSDXC ultra hingga 400GB

Western Digital, Selasa (19/9) ini resmi menghadirkan kartu memori baru berkapasitas terbesar di dunia, yaitu SanDisk Ultra microSDXC 250GB spesifikasi ...
Menkominfo targetkan lima startup tumbuh jadi ‘unicorn’
Teknologi - Selasa, 12 September 2017 - 16:12 WIB

Menkominfo targetkan lima startup tumbuh jadi ‘unicorn’

Kementerian Komunikasi dan Informatika akan terus mendorong munculnya perusahaan rintisan startup berbasis teknologi digital yang mampu tumbuh menjadi unicorn atau ...
Menkominfo Apresiasi Satelit Telkom 1 Pulih
Telekomunikasi - Selasa, 12 September 2017 - 15:03 WIB

Menkominfo Apresiasi Satelit Telkom 1 Pulih

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) memastikan layanan konektivitas pelanggan Satelit Telkom-1 telah pulih 100% sejak Minggu pukul 24.00 WIB ...
Youtube Tutup Saluran Propaganda Korut
Cyber - Sabtu, 9 September 2017 - 13:02 WIB

Youtube Tutup Saluran Propaganda Korut

Sejumlah saluran propaganda Korut dinilai melanggar pedoman Youtube sehingga harus ditutup.Dua saluran propaganda Korut yang ditutup adalah Stimmekoreas, memiliki lebih ...