Jumat, 19 Januari 2018 | 18.39 WIB
KiniNEWS>SainsTek>Teknologi>Perlu Upaya Serius Agar Indonesia Jadi Basis Industri Otomotif Dunia

Perlu Upaya Serius Agar Indonesia Jadi Basis Industri Otomotif Dunia

Kamis, 31 Agustus 2017 - 16:24 WIB

IMG-3522

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto saat membuka Workshop Penyusunan Kebijakan Kendaraan Pedesaan di Kementerian Perindustrian, Jakarta, Kamis (31/8).KiniNews/Wahyu.

JAKARTA, kini.co.id – Untuk mencapai visi Indonesia menjadi basis produksi industri otomotif dan komponen kelas dunia, maka diperlukan upaya serius dari seluruh pemangku kepentingan.

Salah satunya adalah dengan memperkuat struktur industri otomotif melalui peningkatan kemampuan industri komponen dan infrastruktur teknologi.

Demikian hal itu diungkapkan Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto saat membuka Workshop Penyusunan Kebijakan Kendaraan Pedesaan di Kementerian Perindustrian, Jakarta, Kamis (31/8).

Airlangga menjelaskan dalam meningkatkan daya saing industri otomotif adalah melalui peningkatan kemampuan SDM dan manajemen industri.

“Tidak kalah pentingnya, adalah peningkatan penguasaan teknologi dan R & D industri otomotif sangat diperlukan,” ungkapnya.

Menurutnya pasar dalam negeri yang terus berkembang, seyogyanya menjadi pendorong bagi pelaku usaha industri otomotif untuk terus mengembangkan industri komponen guna memperdalam struktur industri nasional.

“Potensi pasar dalam negeri sebagai basis kekuatan industri harus bisa menarik bagi investor untuk terus mengembangkan produk-produk yang dibutuhkan masyarakat dengan harha yang kompetitif,” kata Menperin.

Lebih lanjut, kata dia , tantangan industri otomotif kedepannya akan semakin berat, sebagai dampak dari persaingan globalisasi yang semakin ketat dan tidak lagi mengenal batas-batas wilayah.

“Dalam menghadapi ketatnya persaingan global tersebut, peningkatan daya saing, penguasaan teknologi dan peningkatan SDM, mutlak dilakukan serta mendapatkan perhatian serius dari pemerintah mauoun pemangku kepentingan lainnya,” tegas Airlangga.

Selain tantangan tersebut, di kawasan ASEAN saat ini telah memasuki babak baru yaitu MEA, dimana pergerakan barang dan jasa maupun tenaga kerja sudah semakin bebas sehingga akan berdampak pada semakin ketatnya persaingan.

Hal tersebut, kata dia harus disikapi dan diantisipasi bersama-sama oleh pemerintah beserta pemangku kepentingan agar industri dalam negeri tidak tergerus oleh masuknya barang-barang impor secara bebas. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita SainsTek Terkini Lainnya
WhatsApp business resmi diluncurkan
Teknologi - Jumat, 19 Januari 2018 - 14:24 WIB

WhatsApp business resmi diluncurkan

Aplikasi WhatsApp Business resmi diluncurkan oleh Whatsapp bagi pemilik usaha kecil untuk berkomunikasi dengan pelanggan mereka.Aplikasi ini hanya tersedia di Play ...
Western Digital pamerkan teknologi dan produk barunya di CES 2018
Teknologi - Jumat, 12 Januari 2018 - 13:12 WIB

Western Digital pamerkan teknologi dan produk barunya di CES 2018

Western Digital memamerkan teknologi akses streaming media melalui perangkat Smart Home dengan suara, pada ajang Consumer Electronics Show 2018 (CES 2018).Mereka ...
Mengatasi bugs Spectre dan Meltdown
Tips - Jumat, 5 Januari 2018 - 14:53 WIB

Mengatasi bugs Spectre dan Meltdown

Awal 2018 diawali dengan penemuan celah keamanan pada prosesor modern yang memungkinkan program berbahaya mencuri informasi dari memori program lain.Dengan ...
Tegas, Jerman Bakal Denda Facebook dan Twitter Jika Tak Hapus Hatespeech
Cyber - Selasa, 2 Januari 2018 - 13:11 WIB

Tegas, Jerman Bakal Denda Facebook dan Twitter Jika Tak Hapus Hatespeech

Ujaran kebencian tau hatespeech dan konten ilegal lain sepertinya tak pernah habis muncul di media sosial. Untuk itu, Jerman mengambil ...
LIPI buat kartu ucapan tahun baru seukuran virus polio
Teknologi - Minggu, 31 Desember 2017 - 19:45 WIB

LIPI buat kartu ucapan tahun baru seukuran virus polio

Menyambut momentum pergantian tahun 2017 - 2018, sejumlah ilmuan di Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), membuat kartu ucapan selamat tahun ...
3 menit Redmi 5A kejutan akhir tahun Lazada Sould Out
Seluler - Kamis, 28 Desember 2017 - 10:56 WIB

3 menit Redmi 5A kejutan akhir tahun Lazada Sould Out

Sebagai e-commerce terbesar dan nomor satu baik di Indonesia maupun Asia Tenggara, terus berkomitmen untuk selalu menjadi yang terdepan ...