Jumat, 18 Januari 2019 | 17.35 WIB
KiniNEWS>SainsTek>Teknologi>Western Digital Umumkan Akuisisi Upthere

Western Digital Umumkan Akuisisi Upthere

Reporter : Fauzan | Kamis, 31 Augu 2017 - 14:51 WIB

IMG-3521

Western Digital (Ist)

JAKARTA, kini.co.id – Western Digital Corp. (NASDAQ: WDC) and Upthere, Inc. mengumumkan bahwa keduanya telah menyelesaikan proses akuisisi aset dari Upthere, sebuah perusahaan layanan cloud yang menyediakan cara baru dan lebih baik untuk menyimpan, menemukan dan membagikan apa yang penting dan berharga bagi para pelanggan.

Laporan keuangan mengenai transaksi ini tidak diungkapkan.

Upthere menyediakan pengalaman perangkat penyimpanan terbaik yang didesain sebagai rumah bagi seluruh foto-foto, video, dokumen dan musik milik pengguna.

Aplikasi Upthere merupakan platform agnostik dan tersedia untuk perangkat iPhone, iPad dan Android, serta macOS dan Windows. Dukungan dari tim dan teknologi Upthere kepada unit bisnis Client Solution Western Digital akan menyempurnakan portofolio produk konsumer perusahaan tersebut dengan berbagai penawaran baru berbasis cloud.

“Upthere sedang berusaha menyelesaikan misinya untuk mentransformasi pasar perangkat penyimpanan personal, dan kami berfokus pada penyediaan pengalaman-pengalaman yang berharga dan diperkaya terhadap data-data para konsumen,” ujar Jim Welsh, senior vice president and general manager of Client Solution di Western Digital dalam keterangan tertulisnya, Kamis (31/8).

“Saya senang dengan bergabungnya CEO Upthere, Chris Bourdon, pada tim ini sebagai pemimpin strategis. Keahlian software-nya yang sangat luas akan membantu untuk mempercepat layanan cloud dan pengalaman pengguna kami yang krusial di seluruh aspek bisnis Client Solutions,” tambah Jim.

Bourdon menambahkan tim Upthere merasa antusias untuk bergabung dengan Western Digital, yang disebutkannya telah membina hubungan dan komitmen sejak lama untuk mempercanggih pengalaman konsumen melalui solusi-solusi berbasis cloud.

“Sudah jelas bahwa Western Digital mengakui kecanggihan teknologi dan produk-produk yang kami bangun dan transaksi ini merupakan tanda bagi tim pekerja keras kami,” ungkapnya.

Bourdon yakin bahwa dengan secara bersama-sama, akan terus berinovasi pada layanan-layanan berbasis cloud dengan potensi untuk merevolusi bagaimana para konsumen dan bisnis dapat menciptakan, mengelola dan menyimpan data penting.

Sementara itu dijelaskannya pihak Western Digital, Barbara Nelson akan memimpin bisnis Cloud Services dari Western Digital. Nelson baru bergabung dengan Western Digital setelah kiprahnya di IronKey, bisnis keamanan cloud, dimana ia berperan sebagai executive vice president dan general manager.

Ia memiliki rekam jejak entrepreneur yang mumpuni, setelah pernah menjabat sebagai chief executive officer pada dua perusahaan startup, dan telah memimpin dalam pertumbuhan bisnis-bisnis yang berasal dari konsep hingga menjadi bernilai lebih dari USD$100 juta pada empat peran sebelumnya.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita SainsTek Terkini Lainnya
Ilmiah - Selasa, 15 Januari 2019 - 17:40 WIB

Pada 21 Januari, Indonesia alami supermoon

FENOMENA supermoon atau gerhana bulan total bisa diamati dari seluruh kawasan di Indonesia pekan depan. Kepala Lembaga Astronomi dan Penerbangan ...
Teknologi - Jumat, 11 Januari 2019 - 12:06 WIB

Pembangunan pabrik baterai mobil listrik di Morowali diresmikan

MENTERI Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan dan Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto melakukan peletakan batu pertama, yang menandai mulai dibangunnya ...
Seluler - Sabtu, 5 Januari 2019 - 23:07 WIB

Oppo R17 Pro, smartphone mewah dengan deretan fitur canggih

VENDOR smartphone asal China Oppo, akhirnya merilis perangkat terbarunya di Indonesia yakni Oppo R17 Pro. Perangkat Oppo R17 Pro ini ...
Teknologi - Sabtu, 5 Januari 2019 - 22:29 WIB

Danau Subglasial seluas Jakbar di Antartika dibor ilmuwan

ILMUWAN yang tergabung dalam proyek Subglacial Antarctic Lakes Scientific Access (SALSA) melakukan pengeboran dengan kedalaman hampir 1,1 kilometer di danau ...
Ilmiah - Minggu, 30 Desember 2018 - 00:07 WIB

Status awas Anak Krakatau adalah hoaks

BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan tidak benar status Gunung Anak Krakatau telah meningkat jadi Awas atau level IV. Status ...
Ilmiah - Senin, 24 Desember 2018 - 17:28 WIB

Mbah Rono: Anak Krakatau belum stabil, rawan longsor

KONDISI badan Gunung Anak Krakatau masih belum stabil saat ini. Gunung api laut itu berpotensi kembali longsor dan menyebabkan tsunami ...