Senin, 25 September 2017 | 13.03 WIB
KiniNEWS>SainsTek>Cyber>Meski Pakai Nama Palsu, Remaja Penghina Presiden di Facebook Tercokok Juga

Meski Pakai Nama Palsu, Remaja Penghina Presiden di Facebook Tercokok Juga

Reporter : Fauzan | Senin, 21 Agustus 2017 - 11:11 WIB

IMG-3503

Akun facebook Ringgo Abdillah yang menghina presiden. (Ist)

Medan, kini.co.id – Bersembunyi di balik nama palsu tak lantas membuat Muhammad Farhan Balatif lolos dari kejaran polisi.

Farhan dicokok polisi di rumahnya setelah ditemukan sejumlah bukti penghinaan terhadap Presiden Jokowi dan Kapolri Tito Karnavian yang akan disebarkan lewat Facebook.

Farhan ditangkap setelah menyebarkan ujaran kebencian kepada Presiden Jokowi dan Kapolri Jendral Tito Karnavian.

Lewat akun bernama Ringgo Abdillah itu ia pun sempat menantang polisi untuk menangkapnya.

Akun tersebut juga menggunakan foto orang lain yang belum diketahui identitasnya oleh polisi.

“Banyak orang menghina jokowi dan tito karnavian masuk penjara dalam hitungan hari..tapi kenapa gue yang telah sering menghina, mengedit wajah jokowi dan tito karnavian sampai sekarang belum masuk penjara??????????

Hei pak polisi, tangkap gue, kalau enggak, gue akan rekrut teman-teman gue untuk menguasai medsos agar si joko***** tumbang di pilpres 2019 nanti.” tulis Farhan yang ditangkap di Jalan Bono No 58 F Medan Timur, Medan, Jumat (18/8/2017).

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Rina Sari Ginting mengatakan ada 2 unit laptop yang diambil sebagai barang bukti saat penangkapan itu.

“Pelaku atas nama Muhammad Farhan Balatif, pelajar SMK ditangkap beserta barang bukti berupa 2 unit laptop yang digunakan untuk mengedit gambar Presiden dan Kapolri, memakai Facebook menyebarkan penghinaan dengan kata kata dan gambar hasil editan,” ujar Rina, Sabtu 19 Agustus 2017.

Farhan pun dijerat Pasal 45 ayat 2 Jo, Pasal 28 ayat 2 Subs, Pasal 27 ayat 3 Undang-Undang Republik Indonesia nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan Undang-Undang nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Pelajar SMK itu kini terancam penjara paling lama enam tahun. Farhan sudah mengakui menggunakan Facebook Ringgo Abdullah untuk menghina Presiden RI dan Kapolri.

Ia melakukannya dengan mengubah gambar Presiden Jokowi dan Kapolri yang ditambahkan kata-kata yang tidak layak. Penyidik kini masih melakukan pemeriksaan intensif untuk mendalami kasus tersebut.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita SainsTek Terkini Lainnya
Pengalaman Mengerikan Orang-orang yang Mengunjungi Deep Web
Cyber - Sabtu, 23 September 2017 - 10:43 WIB

Pengalaman Mengerikan Orang-orang yang Mengunjungi Deep Web

Deep Web adalah bagian dari World Wide Web tetapi tidak termasuk ke dalam internet yang dapat dicari dengan mudah, yaitu ...
Deep Web dan Dark Web, Apa Bedanya?
Cyber - Sabtu, 23 September 2017 - 09:42 WIB

Deep Web dan Dark Web, Apa Bedanya?

Meski banyak persamaan, Deep Web dan Dark Web ternyata berbeda. Deep Web merupakan tempat berisi situs-situs, forum, dan toko online ...
SanDisk boyong microSDXC ultra hingga 400GB
Teknologi - Selasa, 19 September 2017 - 16:48 WIB

SanDisk boyong microSDXC ultra hingga 400GB

Western Digital, Selasa (19/9) ini resmi menghadirkan kartu memori baru berkapasitas terbesar di dunia, yaitu SanDisk Ultra microSDXC 250GB spesifikasi ...
Menkominfo targetkan lima startup tumbuh jadi ‘unicorn’
Teknologi - Selasa, 12 September 2017 - 16:12 WIB

Menkominfo targetkan lima startup tumbuh jadi ‘unicorn’

Kementerian Komunikasi dan Informatika akan terus mendorong munculnya perusahaan rintisan startup berbasis teknologi digital yang mampu tumbuh menjadi unicorn atau ...
Menkominfo Apresiasi Satelit Telkom 1 Pulih
Telekomunikasi - Selasa, 12 September 2017 - 15:03 WIB

Menkominfo Apresiasi Satelit Telkom 1 Pulih

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) memastikan layanan konektivitas pelanggan Satelit Telkom-1 telah pulih 100% sejak Minggu pukul 24.00 WIB ...
Youtube Tutup Saluran Propaganda Korut
Cyber - Sabtu, 9 September 2017 - 13:02 WIB

Youtube Tutup Saluran Propaganda Korut

Sejumlah saluran propaganda Korut dinilai melanggar pedoman Youtube sehingga harus ditutup.Dua saluran propaganda Korut yang ditutup adalah Stimmekoreas, memiliki lebih ...