Jumat, 18 Januari 2019 | 17.34 WIB
KiniNEWS>SainsTek>Teknologi>Western Digital umumkan Perangkat Penyimpanan Sel Multi Level X4 3D NAND

Western Digital umumkan Perangkat Penyimpanan Sel Multi Level X4 3D NAND

Reporter : Fauzan | Rabu, 2 Augu 2017 - 12:53 WIB

IMG-3480

Western Digital 3 NAND

JAKARTA, kini.co.id – Western Digital Corp. (NASDAQ: WDC) mengumumkan keberhasilannya dalam mengembangkan arsitektur memory flash empat bit per sel, X4, pada teknologi 3D NAND, BICS3.

Dikembangkan berdasarkan inovasi rintisannya di X4 untuk teknologi 2D NAND dan keberhasilannya dalam mengkomersialkan teknologi tersebut, WDC kini telah mengembangkan X4 pada 3D NAND dengan memanfaatkan kapabilitas integrasi vertikal yang mendalam.

Pengembangan ini termasuk pemrosesan wafer silicon, perancangan perangkat untuk memberikan enam belas tingkatan data berbeda pada tiap titik penyimpanan, dan keahlian sistem pada manajemen flash keseluruhan.

Teknologi X4 BiCS3 memberikan kapasitas penyimpanan 768 gigabit terkemuka di industri pada sebuah chip tunggal, peningkatan 50 persen dari chip 512 gigabit sebelumnya yang dijalankan pada arsitektur tiga bit per sel (X3). Western Digital akan memamerkan produk-produk yang dapat dilepas dan SSD yang dibangun dengan kapabilitas BiCS3 X4 dan sistem-sistemnya di bulan Agustus pada Flash Memory Summit di Santa Clara, California.

“Implementasi arsitektur X4 pada BiCS3 merupakan pengembangan yang signifikan dari Western Digital karena hal tersebut menggambarkan kepemimpinan kami pada teknologi flash NAND, dan hal ini juga memberikan kami kemampuan untuk menawarkan pilihan solusi perangkat penyimpanan yang semakin luas untuk para pelanggan kami,” ujar Siva Sivaram, executive vice president, Memory Technology, Western Digital.

“Aspek paling mencolok dari pengumuman ini adalah pada penggunaan teknik-teknik inovatif pada arsitektur X4 yang memungkinkan BiCS3 X4 kami untuk memberikan performa atribut-atribut yang setara dengan BiCS3 X3. Perbedaan performa yang dipertajam antara arsitektur X4 dan X3 adalah kemampuan yang penting dan membedakan bagi kami, dan hal itu seharusnya membantu mendorong penerimaan lebih tinggi akan teknologi X4 selama beberapa tahun kedepan,” tambahnya.

Pencapaian terakhir ini mengikuti warisan inovasi teknologi flash pertama di industri selama hampir tiga dekade, termasuk teknologi flash multi-level sel (MLC) yang menggunakan dua bit (X2) dan tiga bit (X3) per sel.

WDC akan membuat produk-produk dengan teknologi X4 3D NAND di seluruh aplikasi-aplikasi yang dapat mengambil keuntungan dari titik kapasitas lebih tinggi yang didukung oleh arsitektur X4. Generasi masa depan teknologi 3D NAND, termasuk BiCS4 96-layer, juga akan menggunakan kapabilitas dari arsitektur X4. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita SainsTek Terkini Lainnya
Ilmiah - Selasa, 15 Januari 2019 - 17:40 WIB

Pada 21 Januari, Indonesia alami supermoon

FENOMENA supermoon atau gerhana bulan total bisa diamati dari seluruh kawasan di Indonesia pekan depan. Kepala Lembaga Astronomi dan Penerbangan ...
Teknologi - Jumat, 11 Januari 2019 - 12:06 WIB

Pembangunan pabrik baterai mobil listrik di Morowali diresmikan

MENTERI Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan dan Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto melakukan peletakan batu pertama, yang menandai mulai dibangunnya ...
Seluler - Sabtu, 5 Januari 2019 - 23:07 WIB

Oppo R17 Pro, smartphone mewah dengan deretan fitur canggih

VENDOR smartphone asal China Oppo, akhirnya merilis perangkat terbarunya di Indonesia yakni Oppo R17 Pro. Perangkat Oppo R17 Pro ini ...
Teknologi - Sabtu, 5 Januari 2019 - 22:29 WIB

Danau Subglasial seluas Jakbar di Antartika dibor ilmuwan

ILMUWAN yang tergabung dalam proyek Subglacial Antarctic Lakes Scientific Access (SALSA) melakukan pengeboran dengan kedalaman hampir 1,1 kilometer di danau ...
Ilmiah - Minggu, 30 Desember 2018 - 00:07 WIB

Status awas Anak Krakatau adalah hoaks

BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan tidak benar status Gunung Anak Krakatau telah meningkat jadi Awas atau level IV. Status ...
Ilmiah - Senin, 24 Desember 2018 - 17:28 WIB

Mbah Rono: Anak Krakatau belum stabil, rawan longsor

KONDISI badan Gunung Anak Krakatau masih belum stabil saat ini. Gunung api laut itu berpotensi kembali longsor dan menyebabkan tsunami ...