Jumat, 18 Januari 2019 | 17.25 WIB
KiniNEWS>SainsTek>Teknologi>Citrix-Google Umumkan Perpanjang Kerjasama Strategis

Citrix-Google Umumkan Perpanjang Kerjasama Strategis

Selasa, 25 Juli 2017 - 14:23 WIB

IMG-3468

Citrix. IST

JAKARTA, kini.co.id – Citrik mengumumkan perpanjangan kerjasama strategis jangka panjangnya dengan google, dimana pelanggan akan mampu menggunakan Citrix Cloud untuk melakukan provisi dan mengelola ruang kerja digital yang aman, termasuk Citrix Workspace Service, di Google Cloud Platform.

Hal itu dilakukan Citrix dalam membantu dunia usaha menjawab tantangan-tantangan ini dan sepenuhnya mengadopsi keuntungan, fleksibilitas dan skalabilitas yang ditawarkan cloud.

Disebutkan Citrix, dunia usaha sekarang harus cepat beradaptasi terhadap perekonomian dan tenaga kerja global. Keberhasilan semakin didorong oleh kemampuan mengoptimalkan dan melindungin informasi atas orang, organisasi dan perangkat.

Citrix dan Google bekerja sama untuk menghadirkan aplikasi dan desktop lewat cloud, dan endpoint aman yang dioptimalkan cloud bagi para pelanggan enterprise yang makin mencari cloud publik dan hibrid untuk menjawab berbagai kebutuhan bisnis akan ruang kerja digital yang aman.

Bersama dengan solusi-solusi cloud baru ini, Citrix dan Google juga mengumumkan berbagai integrasi baru, yang sudah berjalan, antara Citrix ShareFile dan Google G Suite yang memampukan data-ikuti-saya ketika menggunakan solusi-solusi ruang kerja Citrix.

Sebuah plug-in ShareFile baru yang memungkinkan bagi-file aman lewat Gmail dan konektor ShareFile ke Google Drive menyediakan tempat bagi pengguna untuk menemukan seluruh data mereka.

Selain itu, Citrix NetScaler CPX sekarang tersedia di Google Cloud dan ditargetkan tersedia di marketplace Google Cloud Launcher di akhir kuartal ini. Titik berat Google Cloud di container dan sistem orkestrasi Kubernetes akan memungkinkan komunitas pengembang untuk menggunakan NetScaler CPX untuk dengan mudah membangun dan mengembangkan aplikasi-aplikasi aman di cloud.

“Hari ini kami memperdalam kemitraan kami yang sudah sukses dengan Citrix. Dengan menambahkan kemampuan untuk mengelola layanan-layanan TI di Google Cloud Platform dari penawaran-penawaran layanan Citrix Cloud, kami dan Citrix menyediakan lebih banyak pilihan bagi para pelanggan enterprise seiring dengan perpindahan mereka ke cloud,” kata Nan Boden, Head of Global Technology Partners, Google Cloud dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Selasa (25/7).

“Kolaborasi kami dengan Citrix akan membantu dunia usaha dalam berbagai jenis untuk mempercepat transisi mereka ke cloud, termasuk infrastruktur dan aplikasi desktop yang mereka ingin gunakan,” tambahnya.

VP of Global Strategic Alliances, Citrik, Steve Balaclock menambahkan perusahaan-perusahaan dalam berbagai ukuran di seluruh industri di dunia memiliki peluang luar biasa untuk mengadopsi transformasi cloud dan memberdayakan sumber daya manusianya untuk bekerja dengan aman dari mana saja, menggunakan ruang kerja digital.

“Para pelanggan kami meminta Citrix dan Google untuk bekerja lebih erat guna menghadirkan solusi-solusi inovatif dari cloud untuk membantu mereka mengadopsi masa depan pekerjaan,” ucapnya.

”Dengan teintegrasinya layanan Citrix Cloud dan Google Cloud, pelanggan-pelanggan Google akan memiliki kemampuan untuk dengan mudah menambah aplikasi dan desktop virtual yang berjalan di Google Cloud dan menggunakannya bersama dengan G Suite,” tambah Steve.

Dijelaskannya, Citrix dan Google terus bekerja menghasilkan solusi-solusi end point aman untuk mengakses ruang kerja digital dengan Citrix Receiver for Chrome 2.4 yang baru-baru ini diumumkan, yang menawarkan dukungan multi-monitor di Chromebook. Google baru-baru ini mengumumkan dukungan resmi Chrome Browser untuk Citrix bersama dengan optimasi grafis, hanya tersedia di XenApp.

Tim produk Google dan Citrix menerukan kolaborasi mereka untuk meningkatkan dan mengoptimalkan kehadiran XenApp ke perangkat-perangkat berbasis ChromeOS bagi pelanggan-pelanggan enterprise dengan update Receiver for Chrome yang terus berlanjut. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita SainsTek Terkini Lainnya
Ilmiah - Selasa, 15 Januari 2019 - 17:40 WIB

Pada 21 Januari, Indonesia alami supermoon

FENOMENA supermoon atau gerhana bulan total bisa diamati dari seluruh kawasan di Indonesia pekan depan. Kepala Lembaga Astronomi dan Penerbangan ...
Teknologi - Jumat, 11 Januari 2019 - 12:06 WIB

Pembangunan pabrik baterai mobil listrik di Morowali diresmikan

MENTERI Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan dan Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto melakukan peletakan batu pertama, yang menandai mulai dibangunnya ...
Seluler - Sabtu, 5 Januari 2019 - 23:07 WIB

Oppo R17 Pro, smartphone mewah dengan deretan fitur canggih

VENDOR smartphone asal China Oppo, akhirnya merilis perangkat terbarunya di Indonesia yakni Oppo R17 Pro. Perangkat Oppo R17 Pro ini ...
Teknologi - Sabtu, 5 Januari 2019 - 22:29 WIB

Danau Subglasial seluas Jakbar di Antartika dibor ilmuwan

ILMUWAN yang tergabung dalam proyek Subglacial Antarctic Lakes Scientific Access (SALSA) melakukan pengeboran dengan kedalaman hampir 1,1 kilometer di danau ...
Ilmiah - Minggu, 30 Desember 2018 - 00:07 WIB

Status awas Anak Krakatau adalah hoaks

BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan tidak benar status Gunung Anak Krakatau telah meningkat jadi Awas atau level IV. Status ...
Ilmiah - Senin, 24 Desember 2018 - 17:28 WIB

Mbah Rono: Anak Krakatau belum stabil, rawan longsor

KONDISI badan Gunung Anak Krakatau masih belum stabil saat ini. Gunung api laut itu berpotensi kembali longsor dan menyebabkan tsunami ...