Rabu, 18 Oktober 2017 | 14.26 WIB
KiniNEWS>SainsTek>Teknologi>Citrix-Google Umumkan Perpanjang Kerjasama Strategis

Citrix-Google Umumkan Perpanjang Kerjasama Strategis

Selasa, 25 Juli 2017 - 14:23 WIB

IMG-3468

Citrix. IST

JAKARTA, kini.co.id – Citrik mengumumkan perpanjangan kerjasama strategis jangka panjangnya dengan google, dimana pelanggan akan mampu menggunakan Citrix Cloud untuk melakukan provisi dan mengelola ruang kerja digital yang aman, termasuk Citrix Workspace Service, di Google Cloud Platform.

Hal itu dilakukan Citrix dalam membantu dunia usaha menjawab tantangan-tantangan ini dan sepenuhnya mengadopsi keuntungan, fleksibilitas dan skalabilitas yang ditawarkan cloud.

Disebutkan Citrix, dunia usaha sekarang harus cepat beradaptasi terhadap perekonomian dan tenaga kerja global. Keberhasilan semakin didorong oleh kemampuan mengoptimalkan dan melindungin informasi atas orang, organisasi dan perangkat.

Citrix dan Google bekerja sama untuk menghadirkan aplikasi dan desktop lewat cloud, dan endpoint aman yang dioptimalkan cloud bagi para pelanggan enterprise yang makin mencari cloud publik dan hibrid untuk menjawab berbagai kebutuhan bisnis akan ruang kerja digital yang aman.

Bersama dengan solusi-solusi cloud baru ini, Citrix dan Google juga mengumumkan berbagai integrasi baru, yang sudah berjalan, antara Citrix ShareFile dan Google G Suite yang memampukan data-ikuti-saya ketika menggunakan solusi-solusi ruang kerja Citrix.

Sebuah plug-in ShareFile baru yang memungkinkan bagi-file aman lewat Gmail dan konektor ShareFile ke Google Drive menyediakan tempat bagi pengguna untuk menemukan seluruh data mereka.

Selain itu, Citrix NetScaler CPX sekarang tersedia di Google Cloud dan ditargetkan tersedia di marketplace Google Cloud Launcher di akhir kuartal ini. Titik berat Google Cloud di container dan sistem orkestrasi Kubernetes akan memungkinkan komunitas pengembang untuk menggunakan NetScaler CPX untuk dengan mudah membangun dan mengembangkan aplikasi-aplikasi aman di cloud.

“Hari ini kami memperdalam kemitraan kami yang sudah sukses dengan Citrix. Dengan menambahkan kemampuan untuk mengelola layanan-layanan TI di Google Cloud Platform dari penawaran-penawaran layanan Citrix Cloud, kami dan Citrix menyediakan lebih banyak pilihan bagi para pelanggan enterprise seiring dengan perpindahan mereka ke cloud,” kata Nan Boden, Head of Global Technology Partners, Google Cloud dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Selasa (25/7).

“Kolaborasi kami dengan Citrix akan membantu dunia usaha dalam berbagai jenis untuk mempercepat transisi mereka ke cloud, termasuk infrastruktur dan aplikasi desktop yang mereka ingin gunakan,” tambahnya.

VP of Global Strategic Alliances, Citrik, Steve Balaclock menambahkan perusahaan-perusahaan dalam berbagai ukuran di seluruh industri di dunia memiliki peluang luar biasa untuk mengadopsi transformasi cloud dan memberdayakan sumber daya manusianya untuk bekerja dengan aman dari mana saja, menggunakan ruang kerja digital.

“Para pelanggan kami meminta Citrix dan Google untuk bekerja lebih erat guna menghadirkan solusi-solusi inovatif dari cloud untuk membantu mereka mengadopsi masa depan pekerjaan,” ucapnya.

”Dengan teintegrasinya layanan Citrix Cloud dan Google Cloud, pelanggan-pelanggan Google akan memiliki kemampuan untuk dengan mudah menambah aplikasi dan desktop virtual yang berjalan di Google Cloud dan menggunakannya bersama dengan G Suite,” tambah Steve.

Dijelaskannya, Citrix dan Google terus bekerja menghasilkan solusi-solusi end point aman untuk mengakses ruang kerja digital dengan Citrix Receiver for Chrome 2.4 yang baru-baru ini diumumkan, yang menawarkan dukungan multi-monitor di Chromebook. Google baru-baru ini mengumumkan dukungan resmi Chrome Browser untuk Citrix bersama dengan optimasi grafis, hanya tersedia di XenApp.

Tim produk Google dan Citrix menerukan kolaborasi mereka untuk meningkatkan dan mengoptimalkan kehadiran XenApp ke perangkat-perangkat berbasis ChromeOS bagi pelanggan-pelanggan enterprise dengan update Receiver for Chrome yang terus berlanjut. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita SainsTek Terkini Lainnya
Google gandeng ESET basmi software berbahaya di internet
Cyber - Selasa, 17 Oktober 2017 - 18:08 WIB

Google gandeng ESET basmi software berbahaya di internet

Setiap hari jutaan pengguna internet, tanpa mereka sadari, seringkali menjadi korban perangkat lunak yang memodifikasi hasil pencarian mereka untuk mengalihkannya ...
Gerakan bijak bersosial media rambah Kota Gudeg
Telekomunikasi - Sabtu, 7 Oktober 2017 - 11:24 WIB

Gerakan bijak bersosial media rambah Kota Gudeg

Gerakan Bijak Bersosial Media (Bersosmed) yang diluncurkan di Jakarta beberapa waktu lalu, kini mulai merambah sejumlah kota lainnya, yakni Jogja.Gerakan ...
Vivo resmi luncurkan v7+ di Indonesia
Seluler - Jumat, 29 September 2017 - 03:24 WIB

Vivo resmi luncurkan v7+ di Indonesia

Vivo resmi meluncurkan perangkat premiumnya V7+ di Indonesia dalam sebuah acara yang digelar di JiExpo Kemayoran dan disiarkan secara langsung ...
Baru Diluncurkan, iOS 11 Ternyata Lebih Boros Baterai
Seluler - Rabu, 27 September 2017 - 15:55 WIB

Baru Diluncurkan, iOS 11 Ternyata Lebih Boros Baterai

Diluncurkannya iOS 11 oleh Apple ternyata tak begitu menuai respon positif dari pengguna. Sebaliknya, iOS 11 ternyata lebih banyak memakan ...
Pengalaman Mengerikan Orang-orang yang Mengunjungi Deep Web
Cyber - Sabtu, 23 September 2017 - 10:43 WIB

Pengalaman Mengerikan Orang-orang yang Mengunjungi Deep Web

Deep Web adalah bagian dari World Wide Web tetapi tidak termasuk ke dalam internet yang dapat dicari dengan mudah, yaitu ...
Deep Web dan Dark Web, Apa Bedanya?
Cyber - Sabtu, 23 September 2017 - 09:42 WIB

Deep Web dan Dark Web, Apa Bedanya?

Meski banyak persamaan, Deep Web dan Dark Web ternyata berbeda. Deep Web merupakan tempat berisi situs-situs, forum, dan toko online ...