Kamis, 27 Juli 2017 | 13.33 WIB
KiniNEWS>SainsTek>Telekomunikasi>Menkominfo Tindak Lanjuti Atas Surel CEO Telegram

Menkominfo Tindak Lanjuti Atas Surel CEO Telegram

Reporter : Bayu Faisal | Senin, 17 Juli 2017 - 19:49 WIB

IMG-3460

Kemeninfo tindak lanjuti surel CEO Telegram dengan empat hal. KiniNews/Humas Menkominfo.

JAKARTA, kini.co.id – Pemblokiran Telegram yang dilakukan oleh pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) karena dianggap banyak digunakan oleh pendukung Islamic State (IS) membuat CEO Telegram, Pavel Durov bereaksi dan menindaklanjuti surel yang dikirimkan Kemeninfo.

Durov mengakui kesalahannnya dan menyatakan siap bekerjasama dengan pemerintah Indonesia.

Menteri Kominfo Rudiantara mengatakan telah menerima email mengenai permintaan maaf dari Durov, yang mana tidak disadari adanya permintaan dari Kominfo sejak 2016, akibatnya pemerintah memblokir layanan Telegram berbasis web tersebut.

“Durov telah menindaklanjuti yang diminta oleh Kominfo dan mengusulkan komunikasi khusus untuk proses penanganan konten negatif khususnya terorisme. Saya mengapresiasi respon dari Pavel Durov dan Kominfo akan menindakanjuti secepatnya dari sisi teknis detail agar SOP bisa segera diimplementasikan,” kata Rudiantara seperti dikutip dari laman resmi Kominfo, Senin (17/7).

Rudiantara mengaku sudah meminta pihak Telegram menyiapkan tim teknis dan administrasi guna mendukung proses komunikasi dan kordinasi secara lebih intens.

Dikatakan, pemerintah sangat menghargai tanggapan, niat dan keinginan Telegram untuk membangun kerjasama.

Dengan diterimanya surel dari Telegram kepada Menteri Kominfo, akan segera dilakukan langkah baru berupa penyiapan SOP secara teknis, mulai dari proses, SDM, organisasi, dan sebagainya;

1. Kemungkinan dibuatnya Government Channel agar komunikasi dengan Kementerian Kominfo lebih cepat dan efisien.

2. Kemkominfo akan meminta diberikan otoritas sebagai Trusted Flagger terhadap akun atau kanal dalam layanan Telegram.

3. Kemkominfo akan meminta Telegram membuka perwakilan di Indonesia.

4. Untuk proses tata kelola penapisan konten, Kemkominfo terus melakukan perbaikan baik proses, pengorganisasian, teknis, maupun SDM.

Kebijakan untuk melakukan penapisan konten bermuatan terorisme merupakan tindak lanjut dari penanganan terhadap isu–isu yang mengancam keamanan negara terlebih mulai terjadinya perubahan geopolitik dan geostrategis di Asia Tenggara terutama peristiwa yang terjadi di kota Marawi, Filipina Selatan. Demikian Kominfo.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita SainsTek Terkini Lainnya
Ini 5 Negara yang Bakal Hilang dari Peta Dunia
Ilmiah - Kamis, 27 Juli 2017 - 12:44 WIB

Ini 5 Negara yang Bakal Hilang dari Peta Dunia

Ada beberapa negara yang bakal hilang dari peta dunia. Negara-negara tersebut dihilangkan bisa jadi karena bencana alam ataupun konflik geopolitik.PalestinaSeperti ...
Viral, Percakapan Driver Ojek Online Ajak Penumpang ‘Gituan’
Cyber - Selasa, 25 Juli 2017 - 15:09 WIB

Viral, Percakapan Driver Ojek Online Ajak Penumpang ‘Gituan’

Keberadaan transportasi online tak hanya menawarkan kenyamanan. Belakangan ini, justru menebar teror akan pelecehan.Untuk itu kaum wanita harus hati-hati ketika ...
Citrix-Google Umumkan Perpanjang Kerjasama Strategis
Teknologi - Selasa, 25 Juli 2017 - 14:23 WIB

Citrix-Google Umumkan Perpanjang Kerjasama Strategis

Citrik mengumumkan perpanjangan kerjasama strategis jangka panjangnya dengan google, dimana pelanggan akan mampu menggunakan Citrix Cloud untuk melakukan provisi dan ...
Wah, Program S2 Video Game Ada di Universitas Leicester Inggris
Game - Sabtu, 22 Juli 2017 - 08:54 WIB

Wah, Program S2 Video Game Ada di Universitas Leicester Inggris

Meraih gelar master untuk jurusan video game mungkin hanya angan-angan bagi sebagian orang.Namun Universitas Leicester di Inggris benar-benar mewujudkannya.Tak main-main, ...
Komersialisasi Kejahatan Siber
Cyber - Kamis, 20 Juli 2017 - 14:50 WIB

Komersialisasi Kejahatan Siber

Dalam beberapa tahun terakhir kita bisa menyaksikan popularitas MaaS atau Malware as a Service saat ini menjadi bisnis yang paling ...
WD Purple 10TB, HDD untuk Sistem Kamera Pengintai Beresolusi 4K
Teknologi - Rabu, 19 Juli 2017 - 18:26 WIB

WD Purple 10TB, HDD untuk Sistem Kamera Pengintai Beresolusi 4K

Western Digital (WD) kembali mengungkap kehadiran hard disk terbaru, WD Purple 10TB. Anggota terbaru dari lini hard disk berkapasitas tinggi ...