Kamis, 27 Juli 2017 | 13.33 WIB
KiniNEWS>SainsTek>Telekomunikasi>Jadi Alat Propaganda Pendukung IS, Kominfo Blokir Telegram

Jadi Alat Propaganda Pendukung IS, Kominfo Blokir Telegram

Reporter : Bambang Medy | Jumat, 14 Juli 2017 - 20:32 WIB

IMG-3454

Ilustrasi Telegram. KiniNews/Dok.

JAKARTA, kini.co.id – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), meminta Internet Service Provider (ISP) agar memblokir 11 situs yang dinilai mengandung konten ilegal, salah satunya adalah karena banyak digunakan oleh pendukung Islamic State untuk melakukan propaganda.

Dalam rilis yan dikeluarkan Kominfo, Jumat (14/7) meminta para ISP segera menambahkan daftar ke-11 situs tersebut ke dalam sistem filter mereka.

Adapun, ke-11 situs yang diminta diblokir tersebut merupakan situs-situs yang berhubungan dengan Telegram, aplikasi pesan instan selayaknya WhatsApp. Ke-11 situs yang diminta diblokir tersebut adalah : t.me, telegram.me, telegram.org, core.telegram.org, desktop.telegram.org, macos.telegram.org, web.telegram.org, venus.web.telegram.org, pluto.web.telegram.org, flora.web.telegram.org, flora-1.web.telegram.org.

Program pemblokiran tersebut, masuk ke dalam sebuah sistem mekanisme bernama TRUST+ Positif. TRUST+ Positif merupakan sebuah mekanisme server terpusat yang menjadi acuan informasi-informasi yang dapat ataupun tidak diakses oleh masyarakat.

Dalam laman resmi TRUST+ Positif, disebutkan bahwa diciptakannya mekanisme tersebut ditujukan untuk menciptakan internet aman dan sehat, melindungi masyarakat terhadap nilai atau norma yang tidak sesuai bangsa Indonesia, serta melakukan penghemetan terhadap pemborosan penggunaan akses internet.

Noor Iza, Kepala Biro Hubungan Masyarakat Kementerian Komunikasi dan Informatika, saat dimintai konfirmasinya, membenarkan perihal permintaan yang dibuat oleh Kominfo tersebut.

Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara pun membenarkan penutupan situs tersebut.

“Iya betul ditutup karena mengandung konten berbahaya bagi keamanan negara,” kata Rudi saat konfirmasi terkait banyaknya pendukung IS yang menggunakan aplikasi telegram.

Rudi pun menambahkan pihaknya memberikan kemudahan bagi tiga lemaba tinggi negara yakni BNPT, BIN dan Polir untuk mengusulkan pemblokiran situs yang mengandung konten radikalisme dan terorisme.

Selain memblokir situs-situs milik Telegram, Rudi mengatakan pihaknya juga sedang mempertimbangkan penutupan aplikasi Telegram secara permanen dengan alasan pihak Telegram tidak memiliki perusahaan perwakilan di Indonesia yang tidak terikat pada aturan hukum.

Seperti diketahui bahwa sejak tahun 2015 para pendukung IS terus mempropagandakan pemahaman mereka tentang daulah Islamiyah lewat telegram.

Seperti layanan pesan lainnya, para pendukung IS melakukan komunikasi lewat grup elegram baik itu taklim atau pengajian rutin, ataupun halaqoh-halaqohnya.

Hanya saja pemerintah baru bereaksi saat ini, ibarat menunggu menjadi gunung es baru dilakukan tindakan tegas.

Termasuk kepada pendukung IS sendiri yang jauh hari sebenarnya diyakini agen-agen intelijen baik Polri, BIN sudah mengendus bahkan melakukan penyurupan atau penetrasi ke sel-sel pendukung IS ditanah air. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita SainsTek Terkini Lainnya
Ini 5 Negara yang Bakal Hilang dari Peta Dunia
Ilmiah - Kamis, 27 Juli 2017 - 12:44 WIB

Ini 5 Negara yang Bakal Hilang dari Peta Dunia

Ada beberapa negara yang bakal hilang dari peta dunia. Negara-negara tersebut dihilangkan bisa jadi karena bencana alam ataupun konflik geopolitik.PalestinaSeperti ...
Viral, Percakapan Driver Ojek Online Ajak Penumpang ‘Gituan’
Cyber - Selasa, 25 Juli 2017 - 15:09 WIB

Viral, Percakapan Driver Ojek Online Ajak Penumpang ‘Gituan’

Keberadaan transportasi online tak hanya menawarkan kenyamanan. Belakangan ini, justru menebar teror akan pelecehan.Untuk itu kaum wanita harus hati-hati ketika ...
Citrix-Google Umumkan Perpanjang Kerjasama Strategis
Teknologi - Selasa, 25 Juli 2017 - 14:23 WIB

Citrix-Google Umumkan Perpanjang Kerjasama Strategis

Citrik mengumumkan perpanjangan kerjasama strategis jangka panjangnya dengan google, dimana pelanggan akan mampu menggunakan Citrix Cloud untuk melakukan provisi dan ...
Wah, Program S2 Video Game Ada di Universitas Leicester Inggris
Game - Sabtu, 22 Juli 2017 - 08:54 WIB

Wah, Program S2 Video Game Ada di Universitas Leicester Inggris

Meraih gelar master untuk jurusan video game mungkin hanya angan-angan bagi sebagian orang.Namun Universitas Leicester di Inggris benar-benar mewujudkannya.Tak main-main, ...
Komersialisasi Kejahatan Siber
Cyber - Kamis, 20 Juli 2017 - 14:50 WIB

Komersialisasi Kejahatan Siber

Dalam beberapa tahun terakhir kita bisa menyaksikan popularitas MaaS atau Malware as a Service saat ini menjadi bisnis yang paling ...
WD Purple 10TB, HDD untuk Sistem Kamera Pengintai Beresolusi 4K
Teknologi - Rabu, 19 Juli 2017 - 18:26 WIB

WD Purple 10TB, HDD untuk Sistem Kamera Pengintai Beresolusi 4K

Western Digital (WD) kembali mengungkap kehadiran hard disk terbaru, WD Purple 10TB. Anggota terbaru dari lini hard disk berkapasitas tinggi ...