Thursday, 19 July 2018 | 01.30 WIB
KiniNEWS>SainsTek>Teknologi>Menkominfo: Ramsomwere Petya Masih Belum Sempurna Tapi…

Menkominfo: Ramsomwere Petya Masih Belum Sempurna Tapi…

Reporter : Ary Syahputra | Friday, 30 June 2017 - 18:53 WIB

IMG-3446

Menteri Komunikasi dan Informasi Rudiantara menjelaskan serangan Ransomeware PETYA (Dok Menkominfo)

Jakarta, kini.co.id – Menteri Komunikasi dan Informasi, Rudiantara menyebutkan bahwa virus Ransomware Petya lebih parah dari Ransomware Wannacry.

Namun demikian virus ini tidak sesempurna seperti yang dibayangkan, hal itu terlihat dari sistem pembayaran tebusan yang terdapat dalam link virus tersebut, tidak bisa diakses, sehingga dapat dikatakan percuma saja bila sang pengguna membayar uang tebusan untuk membebaskan komputernya dari virus Petya.

Rudi menegaskan, Petya dikategorikan sebagai Ransomware, yang memaksa para pengguna komputer yang sudah terjangkiti virus tersebut pengguna(user) akan dimintai sejumlah uang sebagai tebusan dalam bentuk bitcoin (mata uang dunia maya).

“Ibarat sebuah rumah, wannacry itu menyerang file saja, jadi cuma kamarnya saja yang di enkripsi, tapi kalau Petya itu menyerang hardisknya langsung, jadi satu hotel yang diserang,” tegas Rudiantara dalam keterangan persnya di Kawasan Cikini, Menteng, Jakarta Pusat, Jum’at (30/6).

Ditambahkan Rudi, jika menganalogikan komputer seperti sebuah bangunan, yang diserang menggunakan virus untuk melumpuhkan bangunannya.

“Ada kesalahan dalam desain virus Petya, karena link yang ada di virus tersebut tidak bisa diakses sama sekali” katanya.

Berebda dengan ransomware wannacry yang justru lebih rapih serta efektif dalam menyedot uang dari para korbannya melalui teknik pembayaran uang tebusan via bitcoin.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita SainsTek Terkini Lainnya
Teknologi - Monday, 11 December 2017 - 19:22 WIB

Google Maps ikuti jejak Wikipedia akui Yerusalem Ibu Kota Israel

Setelah Wikipediamencantumkan Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel, kini giliran Google Maps melakukan hal yang sama. Alhasil aplikasi penunjuk arah milik Google tersebut dibanjiri ...
Teknologi - Wednesday, 6 December 2017 - 11:49 WIB

Sandisk iXpand Base, hadirkan penyimpanan sekaligus isi ulang baterai

Western Digital (WD) kembali memperluas solusi perangkat penyimpanan mobile mereka dengan meluncurkan SanDisk iXpandTM Base.Produk baru ini disebut sangat cocok ...
Teknologi - Monday, 27 November 2017 - 21:56 WIB

Facebook paling banyak digunakan sebar SARA

Polri menyebutkan dari sejumlah media sosial yang kerap digunakan netizen tanah air, Facebook dinilai menjadi aplikasi media sosial yang paling ...
Ilmiah - Thursday, 23 November 2017 - 13:24 WIB

Ngeri! Ilmuwan Prediksi Ada 20 Gempa Besar di 2018, Minimal 7 SR

Para ilmuwan memprediksi akan terjadi gempa global pada tahun 2018 mendatang. Gempa yang terjadi tersebut diprediksi berskala besar, minimal berkekuatan ...
Teknologi - Wednesday, 22 November 2017 - 15:11 WIB

Mining Scrip Servernya Sempat di Retas, Ini Penjelasan Beritasatu

Situs Beritasatu Selasa (21/11) pagi sempat diretas dan mengalami injection script pada salah satu server ads-nya. Peretas menginjeksikan secara ilegal script untuk mengaktifkan malware script web-base crypto-mining, ...
Teknologi - Monday, 20 November 2017 - 15:47 WIB

Western digital luncurkan SSD portabel My Passport

Western Digital Corporation memperkenalkan perangkat penyimpanan portabel tercepat mereka yakni My Passport™ SSD. Dengan menonjolkan performa super cepat dan ...
Place your ads here...