Sabtu, 18 November 2017 | 15.45 WIB
KiniNEWS>SainsTek>Teknologi>Menkominfo: Ramsomwere Petya Masih Belum Sempurna Tapi…

Menkominfo: Ramsomwere Petya Masih Belum Sempurna Tapi…

Reporter : Ary Syahputra | Jumat, 30 Juni 2017 - 18:53 WIB

IMG-3446

Menteri Komunikasi dan Informasi Rudiantara menjelaskan serangan Ransomeware PETYA (Dok Menkominfo)

Jakarta, kini.co.id – Menteri Komunikasi dan Informasi, Rudiantara menyebutkan bahwa virus Ransomware Petya lebih parah dari Ransomware Wannacry.

Namun demikian virus ini tidak sesempurna seperti yang dibayangkan, hal itu terlihat dari sistem pembayaran tebusan yang terdapat dalam link virus tersebut, tidak bisa diakses, sehingga dapat dikatakan percuma saja bila sang pengguna membayar uang tebusan untuk membebaskan komputernya dari virus Petya.

Rudi menegaskan, Petya dikategorikan sebagai Ransomware, yang memaksa para pengguna komputer yang sudah terjangkiti virus tersebut pengguna(user) akan dimintai sejumlah uang sebagai tebusan dalam bentuk bitcoin (mata uang dunia maya).

“Ibarat sebuah rumah, wannacry itu menyerang file saja, jadi cuma kamarnya saja yang di enkripsi, tapi kalau Petya itu menyerang hardisknya langsung, jadi satu hotel yang diserang,” tegas Rudiantara dalam keterangan persnya di Kawasan Cikini, Menteng, Jakarta Pusat, Jum’at (30/6).

Ditambahkan Rudi, jika menganalogikan komputer seperti sebuah bangunan, yang diserang menggunakan virus untuk melumpuhkan bangunannya.

“Ada kesalahan dalam desain virus Petya, karena link yang ada di virus tersebut tidak bisa diakses sama sekali” katanya.

Berebda dengan ransomware wannacry yang justru lebih rapih serta efektif dalam menyedot uang dari para korbannya melalui teknik pembayaran uang tebusan via bitcoin.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita SainsTek Terkini Lainnya
Kerjasama dengan Pihak Ketiga, Konten Mesum di WA Berhasil Diblokir
Cyber - Rabu, 8 November 2017 - 13:58 WIB

Kerjasama dengan Pihak Ketiga, Konten Mesum di WA Berhasil Diblokir

Konten mesum dalam bentuk gif dalam aplikasi WhatsApp sempat membuat para orangtua resah. Pasalnya konten tak senonoh tersebut tersebar ke ...
Indonesia jadi Surga Belanja Online Terbesar se-Asia Tenggara
Teknologi - Rabu, 8 November 2017 - 13:30 WIB

Indonesia jadi Surga Belanja Online Terbesar se-Asia Tenggara

Research and Markets menunjukkan meski Indonesia memiliki tingkat penetrasi yang rendah untuk Internet dan E-Commerce, namun pasar ritel online dalam ...
MSI luncurkan 3 laptop gaming terbaru
Game - Senin, 6 November 2017 - 16:20 WIB

MSI luncurkan 3 laptop gaming terbaru

Segmen perangkat komputer gaming di Indonesia diprediksikan akan terus mengalami peningkatan. Saat ini, beberapa vendor tengah memfokuskan bisnisnya ke produk-produk ...
Kominfo Diminta Hentikan Pornografi di Whatsapp
Cyber - Senin, 6 November 2017 - 12:41 WIB

Kominfo Diminta Hentikan Pornografi di Whatsapp

Berkembangnya teknologi seringkali diwarnai oleh hal-hal yang tidak terpuji. Kebebasan akses informasi lewat internet membuat konten-konten tak pantas seperti ...
Kominfo: Ajakan Tak Registrasi Kartu Ulah Pelaku Cyber Crime
Cyber - Senin, 6 November 2017 - 08:54 WIB

Kominfo: Ajakan Tak Registrasi Kartu Ulah Pelaku Cyber Crime

Setelah pemerintah menganjurkan para pemilik SIM Card untuk mendaftar ulang, banyak pula pesan-pesan untuk tidak mengindahkan anjuran tersebut.Padahal, jika tidak ...
Jangan Abai, Ini Cara Daftar Ulang Kartu SIM untuk Kemkominfo
Seluler - Senin, 30 Oktober 2017 - 11:38 WIB

Jangan Abai, Ini Cara Daftar Ulang Kartu SIM untuk Kemkominfo

Masyarakat yang menggunakan telepon seluler diimbau untuk segera mendaftarkan Nomor Induk KTP dan KK mereka."Per 31 Okt 17 Plgn wajib ...