Senin, 25 September 2017 | 13.03 WIB
KiniNEWS>SainsTek>Teknologi>Menkominfo: Ramsomwere Petya Masih Belum Sempurna Tapi…

Menkominfo: Ramsomwere Petya Masih Belum Sempurna Tapi…

Reporter : Ary Syahputra | Jumat, 30 Juni 2017 - 18:53 WIB

IMG-3446

Menteri Komunikasi dan Informasi Rudiantara menjelaskan serangan Ransomeware PETYA (Dok Menkominfo)

Jakarta, kini.co.id – Menteri Komunikasi dan Informasi, Rudiantara menyebutkan bahwa virus Ransomware Petya lebih parah dari Ransomware Wannacry.

Namun demikian virus ini tidak sesempurna seperti yang dibayangkan, hal itu terlihat dari sistem pembayaran tebusan yang terdapat dalam link virus tersebut, tidak bisa diakses, sehingga dapat dikatakan percuma saja bila sang pengguna membayar uang tebusan untuk membebaskan komputernya dari virus Petya.

Rudi menegaskan, Petya dikategorikan sebagai Ransomware, yang memaksa para pengguna komputer yang sudah terjangkiti virus tersebut pengguna(user) akan dimintai sejumlah uang sebagai tebusan dalam bentuk bitcoin (mata uang dunia maya).

“Ibarat sebuah rumah, wannacry itu menyerang file saja, jadi cuma kamarnya saja yang di enkripsi, tapi kalau Petya itu menyerang hardisknya langsung, jadi satu hotel yang diserang,” tegas Rudiantara dalam keterangan persnya di Kawasan Cikini, Menteng, Jakarta Pusat, Jum’at (30/6).

Ditambahkan Rudi, jika menganalogikan komputer seperti sebuah bangunan, yang diserang menggunakan virus untuk melumpuhkan bangunannya.

“Ada kesalahan dalam desain virus Petya, karena link yang ada di virus tersebut tidak bisa diakses sama sekali” katanya.

Berebda dengan ransomware wannacry yang justru lebih rapih serta efektif dalam menyedot uang dari para korbannya melalui teknik pembayaran uang tebusan via bitcoin.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita SainsTek Terkini Lainnya
Pengalaman Mengerikan Orang-orang yang Mengunjungi Deep Web
Cyber - Sabtu, 23 September 2017 - 10:43 WIB

Pengalaman Mengerikan Orang-orang yang Mengunjungi Deep Web

Deep Web adalah bagian dari World Wide Web tetapi tidak termasuk ke dalam internet yang dapat dicari dengan mudah, yaitu ...
Deep Web dan Dark Web, Apa Bedanya?
Cyber - Sabtu, 23 September 2017 - 09:42 WIB

Deep Web dan Dark Web, Apa Bedanya?

Meski banyak persamaan, Deep Web dan Dark Web ternyata berbeda. Deep Web merupakan tempat berisi situs-situs, forum, dan toko online ...
SanDisk boyong microSDXC ultra hingga 400GB
Teknologi - Selasa, 19 September 2017 - 16:48 WIB

SanDisk boyong microSDXC ultra hingga 400GB

Western Digital, Selasa (19/9) ini resmi menghadirkan kartu memori baru berkapasitas terbesar di dunia, yaitu SanDisk Ultra microSDXC 250GB spesifikasi ...
Menkominfo targetkan lima startup tumbuh jadi ‘unicorn’
Teknologi - Selasa, 12 September 2017 - 16:12 WIB

Menkominfo targetkan lima startup tumbuh jadi ‘unicorn’

Kementerian Komunikasi dan Informatika akan terus mendorong munculnya perusahaan rintisan startup berbasis teknologi digital yang mampu tumbuh menjadi unicorn atau ...
Menkominfo Apresiasi Satelit Telkom 1 Pulih
Telekomunikasi - Selasa, 12 September 2017 - 15:03 WIB

Menkominfo Apresiasi Satelit Telkom 1 Pulih

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) memastikan layanan konektivitas pelanggan Satelit Telkom-1 telah pulih 100% sejak Minggu pukul 24.00 WIB ...
Youtube Tutup Saluran Propaganda Korut
Cyber - Sabtu, 9 September 2017 - 13:02 WIB

Youtube Tutup Saluran Propaganda Korut

Sejumlah saluran propaganda Korut dinilai melanggar pedoman Youtube sehingga harus ditutup.Dua saluran propaganda Korut yang ditutup adalah Stimmekoreas, memiliki lebih ...