Senin, 18 Desember 2017 | 14.03 WIB
KiniNEWS>SainsTek>Lainnya>Facebook Lirik Investasi Acara Stasiun Televisi

Facebook Lirik Investasi Acara Stasiun Televisi

Reporter : Sindi Violinda | Rabu, 28 Juni 2017 - 08:24 WIB

IMG-3439

Ilustrasi facebook (Net)

Jakarta, kini.co.id – Facebook dikabarkan melirik investasi untuk produksi acara televisi bersama studio dan agensi besar di Hollywood.

Laporan dari Wall Street Journal, seperti yang diberitakan laman Phone Arena menyebutkan situs jejaring sosial tersebut mau berinvestasi hingga tiga juta dolar per episode untuk beberapa acara.

Mereka juga mau mengeluarkan 500 ribu – 900 ribu per episode untuk skenario yang tidak begitu mahal.

Facebook ingin meraih bagian kecil dari miliaran dolar yang dikeluarkan setiap tahun untuk iklan televisi, dengan target penonton usia 13-34 tahun, terutama di kelompok 17-30 tahun.

Perusahaan itu disebut mengincar acara televisi “Pretty Little Liars” di Freeform serta “Scandal” dan “The Bachelor” di stasiun ‘ABC’.

Laporan itu juga menyebutkan Facebook sudah sepakat untuk membuat acara bernama “Strangers” dan game show “Last State Standing”.

Untuk konten video di Spotlight, Facebook juga berencana membuat video 10 menit tanpa skenario, kreator dijanjikan mendapat penghasilan iklan mulai 5 ribu hingga 20 ribu per episode dari acara ini.

Dikabarkan Facebook sudah meminta agensi di Hollywood untuk meluncurkan acara tersebut pada musim panas ini. Tidak seperti Netflix dan Amazon yang meluncurkan seluruh musim sekaligus, Facebook akan merilis serial acara per musim secara bertahap.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita SainsTek Terkini Lainnya
Uber tunjuk Monika Rudijono, Presiden direktur
Teknologi - Rabu, 13 Desember 2017 - 18:02 WIB

Uber tunjuk Monika Rudijono, Presiden direktur

Uber Technologies Inc, resmi menunjuk Monika Rudijono sebagai Presiden Uber Indonesia, menggantikan Alan Jiang.Chief Business Officer, Uber Asia Pacific Brooks ...
Google Maps ikuti jejak Wikipedia akui Yerusalem Ibu Kota Israel
Teknologi - Senin, 11 Desember 2017 - 19:22 WIB

Google Maps ikuti jejak Wikipedia akui Yerusalem Ibu Kota Israel

Setelah Wikipediamencantumkan Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel, kini giliran Google Maps melakukan hal yang sama. Alhasil aplikasi penunjuk arah milik Google tersebut dibanjiri ...
Sandisk iXpand Base, hadirkan penyimpanan sekaligus isi ulang baterai
Teknologi - Rabu, 6 Desember 2017 - 11:49 WIB

Sandisk iXpand Base, hadirkan penyimpanan sekaligus isi ulang baterai

Western Digital (WD) kembali memperluas solusi perangkat penyimpanan mobile mereka dengan meluncurkan SanDisk iXpandTM Base.Produk baru ini disebut sangat cocok ...
Facebook paling banyak digunakan sebar SARA
Teknologi - Senin, 27 November 2017 - 21:56 WIB

Facebook paling banyak digunakan sebar SARA

Polri menyebutkan dari sejumlah media sosial yang kerap digunakan netizen tanah air, Facebook dinilai menjadi aplikasi media sosial yang paling ...
Ngeri! Ilmuwan Prediksi Ada 20 Gempa Besar di 2018, Minimal 7 SR
Ilmiah - Kamis, 23 November 2017 - 13:24 WIB

Ngeri! Ilmuwan Prediksi Ada 20 Gempa Besar di 2018, Minimal 7 SR

Para ilmuwan memprediksi akan terjadi gempa global pada tahun 2018 mendatang. Gempa yang terjadi tersebut diprediksi berskala besar, minimal berkekuatan ...
Mining Scrip Servernya Sempat  di Retas, Ini Penjelasan Beritasatu
Teknologi - Rabu, 22 November 2017 - 15:11 WIB

Mining Scrip Servernya Sempat di Retas, Ini Penjelasan Beritasatu

Situs Beritasatu Selasa (21/11) pagi sempat diretas dan mengalami injection script pada salah satu server ads-nya. Peretas menginjeksikan secara ilegal script untuk mengaktifkan malware script web-base crypto-mining, ...