Senin, 18 Desember 2017 | 14.07 WIB
KiniNEWS>SainsTek>Teknologi>Alibaba Cloud Akan Bangun Pusat Data di Jakarta Pada Maret 2018

Alibaba Cloud Akan Bangun Pusat Data di Jakarta Pada Maret 2018

Sabtu, 10 Juni 2017 - 16:00 WIB

IMG-3424

Alibaba Grup (Smrc)

Jakarta, kini.co.id – Alibaba Cloud, penyedia jasa penyimpanan data berbasis komputasi awan atau cloud di bawah Alibaba Group, memasukkan Indonesia ke dalam daftar rencana ekspansi bisnis mereka. Menurut rencana, Alibaba Cloud tidak hanya sekadar menjual jasa, tetapi juga membangun pusat data di Indonesia pada akhir Maret 2018.

Senior Vice President of Alibaba Group sekaligus Presiden Alibaba Cloud, Simon Hu mengatakan, selain rencana di Indonesia pihaknya juga akan membangun di Mumbai, India.

Terbaru dibangun di Malaysia dengan harapan dapat meningkatkan sumber komputasi di Asia secara signifikan, yang akan memberikan dukungan untuk usaha kecil dan menengah (UKM) di seluruh area dengan kemampuan cloud yang kuat, terukur, hemat biaya dan aman.

“Saya percaya Alibaba Cloud, adalah satu-satunya penyedia jasa cloud global dari Asia, memposisikan diri secara unik dengan keuntungan budaya dan kontekstual untuk menyediakan inovasi data intelejen dan kemampuan komputisasi kepada pengguna di daerah-daerah tersebut,” kata Simon Hu dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (10/6).

Lebih lanjut, Simon menegaskan dengan membangun data center di Indonesia dan India juga akan memperkuat posisi perusahaan di area ini dan juga secara global.

Dengan tiga data center terbaru yang direncanakan akan dibuka, Alibaba Cloud akan menambah total data center menjadi 17 lokasi, melingkupi China, Australia, Jerman, Jepang, Hong Kong, Singapura, Arab Saudi dan Amerika Serikat.

Data center Asia yang baru ini akan menawarkan layanan lengkap, menyediakan fleksibilitas untuk perusahaan dan organisasi untuk membangun seluruh infrastruktur bisnis TI mereka di Alibaba Cloud atau menjalankan mission-critical dan aplikasi inti di dalamnya.

Alibaba Cloud, kata Simon akan menjadi perusahaan pemimpin cloud computing global pertama yang membangun data center di Indonesia dan secara signifikan meningkatkan infrastruktur IT lokal di belakang jaringan pusat data global Alibaba Cloud.

Langkah tersebut menanggapi inisiatif “1.000 Start-up Movement” Indonesia yang diluncurkan tahun lalu dengan tujuan untuk membina 1.000 start-up pada tahun 2020, dan menargetkan valuasi kumulatif sebesar US$ 10 miliar.

“Dengan melayani ribuan pelanggan dari India, Alibaba Cloud telah bekerja sama dengan Global Cloud Xchange (GCX), anak perusahaan dari Reliance Communications untuk secara langsung mengakses Alibaba Cloud Express Connect melalui GCX’s CLOUD X Fusion,” kata Simon.

Akan diumumkan juga pada Computing Conference bahwa Alibaba Cloud telah membangun kerjasama global dengan Tata Communications. Kerja sama ini akan menyediakan akses langsung ke Alibaba Cloud Express Connect melalui layanan Tata Communications’ IZO Private Connect.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita SainsTek Terkini Lainnya
Uber tunjuk Monika Rudijono, Presiden direktur
Teknologi - Rabu, 13 Desember 2017 - 18:02 WIB

Uber tunjuk Monika Rudijono, Presiden direktur

Uber Technologies Inc, resmi menunjuk Monika Rudijono sebagai Presiden Uber Indonesia, menggantikan Alan Jiang.Chief Business Officer, Uber Asia Pacific Brooks ...
Google Maps ikuti jejak Wikipedia akui Yerusalem Ibu Kota Israel
Teknologi - Senin, 11 Desember 2017 - 19:22 WIB

Google Maps ikuti jejak Wikipedia akui Yerusalem Ibu Kota Israel

Setelah Wikipediamencantumkan Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel, kini giliran Google Maps melakukan hal yang sama. Alhasil aplikasi penunjuk arah milik Google tersebut dibanjiri ...
Sandisk iXpand Base, hadirkan penyimpanan sekaligus isi ulang baterai
Teknologi - Rabu, 6 Desember 2017 - 11:49 WIB

Sandisk iXpand Base, hadirkan penyimpanan sekaligus isi ulang baterai

Western Digital (WD) kembali memperluas solusi perangkat penyimpanan mobile mereka dengan meluncurkan SanDisk iXpandTM Base.Produk baru ini disebut sangat cocok ...
Facebook paling banyak digunakan sebar SARA
Teknologi - Senin, 27 November 2017 - 21:56 WIB

Facebook paling banyak digunakan sebar SARA

Polri menyebutkan dari sejumlah media sosial yang kerap digunakan netizen tanah air, Facebook dinilai menjadi aplikasi media sosial yang paling ...
Ngeri! Ilmuwan Prediksi Ada 20 Gempa Besar di 2018, Minimal 7 SR
Ilmiah - Kamis, 23 November 2017 - 13:24 WIB

Ngeri! Ilmuwan Prediksi Ada 20 Gempa Besar di 2018, Minimal 7 SR

Para ilmuwan memprediksi akan terjadi gempa global pada tahun 2018 mendatang. Gempa yang terjadi tersebut diprediksi berskala besar, minimal berkekuatan ...
Mining Scrip Servernya Sempat  di Retas, Ini Penjelasan Beritasatu
Teknologi - Rabu, 22 November 2017 - 15:11 WIB

Mining Scrip Servernya Sempat di Retas, Ini Penjelasan Beritasatu

Situs Beritasatu Selasa (21/11) pagi sempat diretas dan mengalami injection script pada salah satu server ads-nya. Peretas menginjeksikan secara ilegal script untuk mengaktifkan malware script web-base crypto-mining, ...