Sabtu, 24 Juni 2017 | 03.48 WIB
KiniNEWS>SainsTek>Teknologi>Alibaba Cloud Akan Bangun Pusat Data di Jakarta Pada Maret 2018

Alibaba Cloud Akan Bangun Pusat Data di Jakarta Pada Maret 2018

Sabtu, 10 Juni 2017 - 16:00 WIB

IMG-3424

Alibaba Grup (Smrc)

Jakarta, kini.co.id – Alibaba Cloud, penyedia jasa penyimpanan data berbasis komputasi awan atau cloud di bawah Alibaba Group, memasukkan Indonesia ke dalam daftar rencana ekspansi bisnis mereka. Menurut rencana, Alibaba Cloud tidak hanya sekadar menjual jasa, tetapi juga membangun pusat data di Indonesia pada akhir Maret 2018.

Senior Vice President of Alibaba Group sekaligus Presiden Alibaba Cloud, Simon Hu mengatakan, selain rencana di Indonesia pihaknya juga akan membangun di Mumbai, India.

Terbaru dibangun di Malaysia dengan harapan dapat meningkatkan sumber komputasi di Asia secara signifikan, yang akan memberikan dukungan untuk usaha kecil dan menengah (UKM) di seluruh area dengan kemampuan cloud yang kuat, terukur, hemat biaya dan aman.

“Saya percaya Alibaba Cloud, adalah satu-satunya penyedia jasa cloud global dari Asia, memposisikan diri secara unik dengan keuntungan budaya dan kontekstual untuk menyediakan inovasi data intelejen dan kemampuan komputisasi kepada pengguna di daerah-daerah tersebut,” kata Simon Hu dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (10/6).

Lebih lanjut, Simon menegaskan dengan membangun data center di Indonesia dan India juga akan memperkuat posisi perusahaan di area ini dan juga secara global.

Dengan tiga data center terbaru yang direncanakan akan dibuka, Alibaba Cloud akan menambah total data center menjadi 17 lokasi, melingkupi China, Australia, Jerman, Jepang, Hong Kong, Singapura, Arab Saudi dan Amerika Serikat.

Data center Asia yang baru ini akan menawarkan layanan lengkap, menyediakan fleksibilitas untuk perusahaan dan organisasi untuk membangun seluruh infrastruktur bisnis TI mereka di Alibaba Cloud atau menjalankan mission-critical dan aplikasi inti di dalamnya.

Alibaba Cloud, kata Simon akan menjadi perusahaan pemimpin cloud computing global pertama yang membangun data center di Indonesia dan secara signifikan meningkatkan infrastruktur IT lokal di belakang jaringan pusat data global Alibaba Cloud.

Langkah tersebut menanggapi inisiatif “1.000 Start-up Movement” Indonesia yang diluncurkan tahun lalu dengan tujuan untuk membina 1.000 start-up pada tahun 2020, dan menargetkan valuasi kumulatif sebesar US$ 10 miliar.

“Dengan melayani ribuan pelanggan dari India, Alibaba Cloud telah bekerja sama dengan Global Cloud Xchange (GCX), anak perusahaan dari Reliance Communications untuk secara langsung mengakses Alibaba Cloud Express Connect melalui GCX’s CLOUD X Fusion,” kata Simon.

Akan diumumkan juga pada Computing Conference bahwa Alibaba Cloud telah membangun kerjasama global dengan Tata Communications. Kerja sama ini akan menyediakan akses langsung ke Alibaba Cloud Express Connect melalui layanan Tata Communications’ IZO Private Connect.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita SainsTek Terkini Lainnya
Tips ESET Menghindarkan Anak dari Konten Dewasa di Internet
Pendidikan - Kamis, 22 Juni 2017 - 10:54 WIB

Tips ESET Menghindarkan Anak dari Konten Dewasa di Internet

Internet adalah alat pendidikan yang bagus bagi anak-anak, yang dapat digunakan untuk mendukung proses belajar mereka. Namun, dunia maya itu ...
Berkat Keahlian IT, M Fachrin Tembus Program Indonesia Next di Silicon Valley
Pendidikan - Selasa, 20 Juni 2017 - 02:01 WIB

Berkat Keahlian IT, M Fachrin Tembus Program Indonesia Next di Silicon Valley

Seiring dengan kemajuan teknologi dan perkembangan dunia yang semakin cepat, dibutuhkan generasi muda yang mampu dan handal dalam menghadapi berbagai ...
Pernah Gagal, Bintang Thunder Tak Menyerah Raih Mimpinya
Pendidikan - Selasa, 20 Juni 2017 - 01:54 WIB

Pernah Gagal, Bintang Thunder Tak Menyerah Raih Mimpinya

Sesuai dengan namanya, Bintang Thunder atau biasa disapa Bintang mengaku tak pernah lelah dalam mengejar impiannya menjadi bintang bagi masa ...
Nokia 3310 si ‘Ponsel Sejuta Umat ‘Resmi Dijual di Indonesia
Seluler - Kamis, 15 Juni 2017 - 19:19 WIB

Nokia 3310 si ‘Ponsel Sejuta Umat ‘Resmi Dijual di Indonesia

Pihak HMD Global, selaku rumah bagi ponsel Nokia 3310 mengumumkan secara resmi bahwa telepon selular dengan julukan sejuta umat itu ...
Kejahatan Siber Perusahaan Biasanya Dilakukan Karyawan dengan Motiv Dendam
Cyber - Kamis, 15 Juni 2017 - 16:46 WIB

Kejahatan Siber Perusahaan Biasanya Dilakukan Karyawan dengan Motiv Dendam

Berdasarkan riset dari Haystax Technology ditemukan fakta bahwa 74% perusahaan merasa rentan dengan ancaman orang dalam, sementara 56% profesional keamanan ...
3 Tipe Karyawan Penyebab Rentan Bahaya Siber
Cyber - Kamis, 15 Juni 2017 - 16:42 WIB

3 Tipe Karyawan Penyebab Rentan Bahaya Siber

Riset dari Haystax Technology ditemukan fakta bahwa bahwa 74% perusahaan merasa rentan dengan ancaman orang dalam, sementara 56 persen profesional ...