Kamis, 19 Oktober 2017 | 05.18 WIB
KiniNEWS>SainsTek>Ilmiah>‘Meluruskan Pemahaman Hadis Kaum Jihadis’

‘Meluruskan Pemahaman Hadis Kaum Jihadis’

Rabu, 17 Mei 2017 - 08:41 WIB

IMG-3408

Bedah buku Meluruskan Pemahaman Hadis Kaum Jihadis (kininews/dok)

kini.co.id – Deradikalisasi saat ini terus digencarkan dalam meluruskan pemahaman radikal, terutama kaum Khawarij yang kini mendapat tempat di bumi Nusantara.

Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT) yang menjadi ‘agen tunggal’, dalam menanggulangi penyakit itu masih jalan ditempat bahkan monoton.

Lantas obat apa yang dianggap lebih mujarab dalam mengobati pemahaman Khawarij ini, salah satunya dengan menebarkan buku-buku kontra narasi yang memfokuskan pada pembahasan dan kajian tafsir Al-Qur’an dan Hadits.

Atau dengan mendatangkan para mantan jihadis atau mantan napi teroris yang bertaubat untuk berdialog dengan memberikan pemahaman kepada masyarakat sebagai bentuk resosialisasi dan reintegrasi dengan disiplin ilmu yang mereka miliki.

Mungkin buku ‘Meluruskan Pemahaman Hadis Kaum Jihadis’ yang ditulis oleh Abdul Karim Munthe dkk yang diterbitkan oleh el-Bukhori Institute Tangerang adalah salah satunya.

Dalam sampul belakang buku ini ada penggalan kalimat Mentri Agama, Lukman Hakim Saefuddin dan tokoh lainnya. Selain itu Mantan Mentri Agama era Megawati yang kini guru besar Tafsir Hadits UIN Jakarta, Prof. Said Agil Husin Al-Munawar dalam buku memberikan pengantarnya sebagai ahli.

Dalam beberapa dekade terakhir ini, terdapat sejumlah kelompok yang melakukan tindakan kekerasan ataupun yang mengusung ide ide khilafah Islamiyah sebut saja Islamic State (IS).

Mereka menyandarkan tindakannya pada teks teks agama terlebih pada hadist hadist jihadiyah, khilafiyah islamiyah, tanpa terlebih dahulu melihat konteks-nya, dan memahaminya sesuai dengan disiplin ilmu hadist yang benar dan mu’tabar.

Oleh sebab inilah kemudian terjadi kerancuan dalam memahami sebuah dalil agama dan begitu saja tanpa rasa dosa mengamalkannya. Nah anda penasaran dengan buku tersebut silahkan bisa dibeli di sejumlah toko-toko seharga Rp45.000.**

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita SainsTek Terkini Lainnya
Google gandeng ESET basmi software berbahaya di internet
Cyber - Selasa, 17 Oktober 2017 - 18:08 WIB

Google gandeng ESET basmi software berbahaya di internet

Setiap hari jutaan pengguna internet, tanpa mereka sadari, seringkali menjadi korban perangkat lunak yang memodifikasi hasil pencarian mereka untuk mengalihkannya ...
Gerakan bijak bersosial media rambah Kota Gudeg
Telekomunikasi - Sabtu, 7 Oktober 2017 - 11:24 WIB

Gerakan bijak bersosial media rambah Kota Gudeg

Gerakan Bijak Bersosial Media (Bersosmed) yang diluncurkan di Jakarta beberapa waktu lalu, kini mulai merambah sejumlah kota lainnya, yakni Jogja.Gerakan ...
Vivo resmi luncurkan v7+ di Indonesia
Seluler - Jumat, 29 September 2017 - 03:24 WIB

Vivo resmi luncurkan v7+ di Indonesia

Vivo resmi meluncurkan perangkat premiumnya V7+ di Indonesia dalam sebuah acara yang digelar di JiExpo Kemayoran dan disiarkan secara langsung ...
Baru Diluncurkan, iOS 11 Ternyata Lebih Boros Baterai
Seluler - Rabu, 27 September 2017 - 15:55 WIB

Baru Diluncurkan, iOS 11 Ternyata Lebih Boros Baterai

Diluncurkannya iOS 11 oleh Apple ternyata tak begitu menuai respon positif dari pengguna. Sebaliknya, iOS 11 ternyata lebih banyak memakan ...
Pengalaman Mengerikan Orang-orang yang Mengunjungi Deep Web
Cyber - Sabtu, 23 September 2017 - 10:43 WIB

Pengalaman Mengerikan Orang-orang yang Mengunjungi Deep Web

Deep Web adalah bagian dari World Wide Web tetapi tidak termasuk ke dalam internet yang dapat dicari dengan mudah, yaitu ...
Deep Web dan Dark Web, Apa Bedanya?
Cyber - Sabtu, 23 September 2017 - 09:42 WIB

Deep Web dan Dark Web, Apa Bedanya?

Meski banyak persamaan, Deep Web dan Dark Web ternyata berbeda. Deep Web merupakan tempat berisi situs-situs, forum, dan toko online ...