Jumat, 18 Januari 2019 | 16.54 WIB
KiniNEWS>SainsTek>Ilmiah>‘Meluruskan Pemahaman Hadis Kaum Jihadis’

‘Meluruskan Pemahaman Hadis Kaum Jihadis’

Rabu, 17 Mei 2017 - 08:41 WIB

IMG-3408

Bedah buku Meluruskan Pemahaman Hadis Kaum Jihadis (kininews/dok)

kini.co.id – Deradikalisasi saat ini terus digencarkan dalam meluruskan pemahaman radikal, terutama kaum Khawarij yang kini mendapat tempat di bumi Nusantara.

Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT) yang menjadi ‘agen tunggal’, dalam menanggulangi penyakit itu masih jalan ditempat bahkan monoton.

Lantas obat apa yang dianggap lebih mujarab dalam mengobati pemahaman Khawarij ini, salah satunya dengan menebarkan buku-buku kontra narasi yang memfokuskan pada pembahasan dan kajian tafsir Al-Qur’an dan Hadits.

Atau dengan mendatangkan para mantan jihadis atau mantan napi teroris yang bertaubat untuk berdialog dengan memberikan pemahaman kepada masyarakat sebagai bentuk resosialisasi dan reintegrasi dengan disiplin ilmu yang mereka miliki.

Mungkin buku ‘Meluruskan Pemahaman Hadis Kaum Jihadis’ yang ditulis oleh Abdul Karim Munthe dkk yang diterbitkan oleh el-Bukhori Institute Tangerang adalah salah satunya.

Dalam sampul belakang buku ini ada penggalan kalimat Mentri Agama, Lukman Hakim Saefuddin dan tokoh lainnya. Selain itu Mantan Mentri Agama era Megawati yang kini guru besar Tafsir Hadits UIN Jakarta, Prof. Said Agil Husin Al-Munawar dalam buku memberikan pengantarnya sebagai ahli.

Dalam beberapa dekade terakhir ini, terdapat sejumlah kelompok yang melakukan tindakan kekerasan ataupun yang mengusung ide ide khilafah Islamiyah sebut saja Islamic State (IS).

Mereka menyandarkan tindakannya pada teks teks agama terlebih pada hadist hadist jihadiyah, khilafiyah islamiyah, tanpa terlebih dahulu melihat konteks-nya, dan memahaminya sesuai dengan disiplin ilmu hadist yang benar dan mu’tabar.

Oleh sebab inilah kemudian terjadi kerancuan dalam memahami sebuah dalil agama dan begitu saja tanpa rasa dosa mengamalkannya. Nah anda penasaran dengan buku tersebut silahkan bisa dibeli di sejumlah toko-toko seharga Rp45.000.**

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita SainsTek Terkini Lainnya
Ilmiah - Selasa, 15 Januari 2019 - 17:40 WIB

Pada 21 Januari, Indonesia alami supermoon

FENOMENA supermoon atau gerhana bulan total bisa diamati dari seluruh kawasan di Indonesia pekan depan. Kepala Lembaga Astronomi dan Penerbangan ...
Teknologi - Jumat, 11 Januari 2019 - 12:06 WIB

Pembangunan pabrik baterai mobil listrik di Morowali diresmikan

MENTERI Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan dan Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto melakukan peletakan batu pertama, yang menandai mulai dibangunnya ...
Seluler - Sabtu, 5 Januari 2019 - 23:07 WIB

Oppo R17 Pro, smartphone mewah dengan deretan fitur canggih

VENDOR smartphone asal China Oppo, akhirnya merilis perangkat terbarunya di Indonesia yakni Oppo R17 Pro. Perangkat Oppo R17 Pro ini ...
Teknologi - Sabtu, 5 Januari 2019 - 22:29 WIB

Danau Subglasial seluas Jakbar di Antartika dibor ilmuwan

ILMUWAN yang tergabung dalam proyek Subglacial Antarctic Lakes Scientific Access (SALSA) melakukan pengeboran dengan kedalaman hampir 1,1 kilometer di danau ...
Ilmiah - Minggu, 30 Desember 2018 - 00:07 WIB

Status awas Anak Krakatau adalah hoaks

BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan tidak benar status Gunung Anak Krakatau telah meningkat jadi Awas atau level IV. Status ...
Ilmiah - Senin, 24 Desember 2018 - 17:28 WIB

Mbah Rono: Anak Krakatau belum stabil, rawan longsor

KONDISI badan Gunung Anak Krakatau masih belum stabil saat ini. Gunung api laut itu berpotensi kembali longsor dan menyebabkan tsunami ...