Sabtu, 24 Juni 2017 | 03.35 WIB
KiniNEWS>SainsTek>Ilmiah>‘Meluruskan Pemahaman Hadis Kaum Jihadis’

‘Meluruskan Pemahaman Hadis Kaum Jihadis’

Rabu, 17 Mei 2017 - 08:41 WIB

IMG-3408

Bedah buku Meluruskan Pemahaman Hadis Kaum Jihadis (kininews/dok)

kini.co.id – Deradikalisasi saat ini terus digencarkan dalam meluruskan pemahaman radikal, terutama kaum Khawarij yang kini mendapat tempat di bumi Nusantara.

Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT) yang menjadi ‘agen tunggal’, dalam menanggulangi penyakit itu masih jalan ditempat bahkan monoton.

Lantas obat apa yang dianggap lebih mujarab dalam mengobati pemahaman Khawarij ini, salah satunya dengan menebarkan buku-buku kontra narasi yang memfokuskan pada pembahasan dan kajian tafsir Al-Qur’an dan Hadits.

Atau dengan mendatangkan para mantan jihadis atau mantan napi teroris yang bertaubat untuk berdialog dengan memberikan pemahaman kepada masyarakat sebagai bentuk resosialisasi dan reintegrasi dengan disiplin ilmu yang mereka miliki.

Mungkin buku ‘Meluruskan Pemahaman Hadis Kaum Jihadis’ yang ditulis oleh Abdul Karim Munthe dkk yang diterbitkan oleh el-Bukhori Institute Tangerang adalah salah satunya.

Dalam sampul belakang buku ini ada penggalan kalimat Mentri Agama, Lukman Hakim Saefuddin dan tokoh lainnya. Selain itu Mantan Mentri Agama era Megawati yang kini guru besar Tafsir Hadits UIN Jakarta, Prof. Said Agil Husin Al-Munawar dalam buku memberikan pengantarnya sebagai ahli.

Dalam beberapa dekade terakhir ini, terdapat sejumlah kelompok yang melakukan tindakan kekerasan ataupun yang mengusung ide ide khilafah Islamiyah sebut saja Islamic State (IS).

Mereka menyandarkan tindakannya pada teks teks agama terlebih pada hadist hadist jihadiyah, khilafiyah islamiyah, tanpa terlebih dahulu melihat konteks-nya, dan memahaminya sesuai dengan disiplin ilmu hadist yang benar dan mu’tabar.

Oleh sebab inilah kemudian terjadi kerancuan dalam memahami sebuah dalil agama dan begitu saja tanpa rasa dosa mengamalkannya. Nah anda penasaran dengan buku tersebut silahkan bisa dibeli di sejumlah toko-toko seharga Rp45.000.**

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita SainsTek Terkini Lainnya
Tips ESET Menghindarkan Anak dari Konten Dewasa di Internet
Pendidikan - Kamis, 22 Juni 2017 - 10:54 WIB

Tips ESET Menghindarkan Anak dari Konten Dewasa di Internet

Internet adalah alat pendidikan yang bagus bagi anak-anak, yang dapat digunakan untuk mendukung proses belajar mereka. Namun, dunia maya itu ...
Berkat Keahlian IT, M Fachrin Tembus Program Indonesia Next di Silicon Valley
Pendidikan - Selasa, 20 Juni 2017 - 02:01 WIB

Berkat Keahlian IT, M Fachrin Tembus Program Indonesia Next di Silicon Valley

Seiring dengan kemajuan teknologi dan perkembangan dunia yang semakin cepat, dibutuhkan generasi muda yang mampu dan handal dalam menghadapi berbagai ...
Pernah Gagal, Bintang Thunder Tak Menyerah Raih Mimpinya
Pendidikan - Selasa, 20 Juni 2017 - 01:54 WIB

Pernah Gagal, Bintang Thunder Tak Menyerah Raih Mimpinya

Sesuai dengan namanya, Bintang Thunder atau biasa disapa Bintang mengaku tak pernah lelah dalam mengejar impiannya menjadi bintang bagi masa ...
Nokia 3310 si ‘Ponsel Sejuta Umat ‘Resmi Dijual di Indonesia
Seluler - Kamis, 15 Juni 2017 - 19:19 WIB

Nokia 3310 si ‘Ponsel Sejuta Umat ‘Resmi Dijual di Indonesia

Pihak HMD Global, selaku rumah bagi ponsel Nokia 3310 mengumumkan secara resmi bahwa telepon selular dengan julukan sejuta umat itu ...
Kejahatan Siber Perusahaan Biasanya Dilakukan Karyawan dengan Motiv Dendam
Cyber - Kamis, 15 Juni 2017 - 16:46 WIB

Kejahatan Siber Perusahaan Biasanya Dilakukan Karyawan dengan Motiv Dendam

Berdasarkan riset dari Haystax Technology ditemukan fakta bahwa 74% perusahaan merasa rentan dengan ancaman orang dalam, sementara 56% profesional keamanan ...
3 Tipe Karyawan Penyebab Rentan Bahaya Siber
Cyber - Kamis, 15 Juni 2017 - 16:42 WIB

3 Tipe Karyawan Penyebab Rentan Bahaya Siber

Riset dari Haystax Technology ditemukan fakta bahwa bahwa 74% perusahaan merasa rentan dengan ancaman orang dalam, sementara 56 persen profesional ...