Sabtu, 24 Juni 2017 | 03.36 WIB
KiniNEWS>SainsTek>Cyber>Hadapi Ransomware WannaCry, Ini Saran ESET Indonesia

Hadapi Ransomware WannaCry, Ini Saran ESET Indonesia

Reporter : Ary Syahputra | Minggu, 14 Mei 2017 - 19:32 WIB

IMG-3405

Eset (ist)

Jakarta, kini.co.id – Virus malware ransomware WannaCry yang menyerang berbagai perusahaan di seluruh dunia termasuk di Indonesia menyebabkan korban berjatuhan dalam jumlah besar.

Ransomware WannaCry disebut-sebut sebagai dalang di balik kehebohan massal tersebut.

Ransomware WannaCry atau Wanna Decryptor telah melahirkan variant baru sejak ditemukan pertama kali oleh peneliti ESET pada April 2017 lalu.

Namun, ESET Indonesia mendeteksi kehadiran WannaCry di Indonesia, dan berhasil menaklukan ransomware ini saat mencoba menyerang komputer yang menggunakan antivirus ESET.

Serangan WannaCry yang dikenali ESET sebagai Win32/Filecoder.WannaCryptor.D keburu rontok di tengah jalan sebelum sempat merajalela.

Hal ini disebabkan adanya sistem pertahanan Anti Ransomware milik ESET yang secara komprehensif menjadi antidot bagi serangan ransomware yang masuk.

“Operasi senyap dan masif yang dilakukan pengembang ransomware WannaCry menjadi peringatan bagi kita semua, bahwa kejahatan tidak pernah tidur. Ini alasan kenapa antivirus masih sangat dibutuhkan di dunia, seperti yang ESET tunjukkan saat berkontribusi menghadapi serangan dari WannaCry dan seluruh malware lain tanpa kompromi,” ujar Technical Consultan PT Prosperita – ESET Indonesia, Yudhi Kukuh dalam keterangannya yang diterima kini.co.id.

Ia menjelaskan, bahwa ransomware WannaCry yang mulai terdeteksi tanggal 12 Mei 2017 sore, menjadikan keuntungan sendiri karena sebagian besar perusahaan sudah mematikan komputernya.

Sementara kemampuan ESET dalam mendeteksi dan meng-update database pendeteksian beberapa jam setelahnya menguntungkan pengguna komputer untuk mendapatkan update database ESET terbaru pada Jumat malam, dan untuk yang bekerja pada hari Sabtu sudah terproteksi pada paginya.

“Kami harapkan pada hari Senin besok saat kantor mulai beroperasi, semua pengguna ESET memiliki penangkalnya” tambah Yudhi menyikapi gelombang besar serangan WannaCry.

Di kesempatan yang sama Yudhi juga memberikan saran bagaimana menghadapi ransomware WannaCry, selain menggunakan ESET sebagai pelindung pertahanan, Salah satu solusi penting lain adalah melakukan patch windows.

“Khusus untuk Windows XP disarankan upgradre Windows karena patch sudah tidak tersedia dari Microsoft,” pungkas Yudhi.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita SainsTek Terkini Lainnya
Tips ESET Menghindarkan Anak dari Konten Dewasa di Internet
Pendidikan - Kamis, 22 Juni 2017 - 10:54 WIB

Tips ESET Menghindarkan Anak dari Konten Dewasa di Internet

Internet adalah alat pendidikan yang bagus bagi anak-anak, yang dapat digunakan untuk mendukung proses belajar mereka. Namun, dunia maya itu ...
Berkat Keahlian IT, M Fachrin Tembus Program Indonesia Next di Silicon Valley
Pendidikan - Selasa, 20 Juni 2017 - 02:01 WIB

Berkat Keahlian IT, M Fachrin Tembus Program Indonesia Next di Silicon Valley

Seiring dengan kemajuan teknologi dan perkembangan dunia yang semakin cepat, dibutuhkan generasi muda yang mampu dan handal dalam menghadapi berbagai ...
Pernah Gagal, Bintang Thunder Tak Menyerah Raih Mimpinya
Pendidikan - Selasa, 20 Juni 2017 - 01:54 WIB

Pernah Gagal, Bintang Thunder Tak Menyerah Raih Mimpinya

Sesuai dengan namanya, Bintang Thunder atau biasa disapa Bintang mengaku tak pernah lelah dalam mengejar impiannya menjadi bintang bagi masa ...
Nokia 3310 si ‘Ponsel Sejuta Umat ‘Resmi Dijual di Indonesia
Seluler - Kamis, 15 Juni 2017 - 19:19 WIB

Nokia 3310 si ‘Ponsel Sejuta Umat ‘Resmi Dijual di Indonesia

Pihak HMD Global, selaku rumah bagi ponsel Nokia 3310 mengumumkan secara resmi bahwa telepon selular dengan julukan sejuta umat itu ...
Kejahatan Siber Perusahaan Biasanya Dilakukan Karyawan dengan Motiv Dendam
Cyber - Kamis, 15 Juni 2017 - 16:46 WIB

Kejahatan Siber Perusahaan Biasanya Dilakukan Karyawan dengan Motiv Dendam

Berdasarkan riset dari Haystax Technology ditemukan fakta bahwa 74% perusahaan merasa rentan dengan ancaman orang dalam, sementara 56% profesional keamanan ...
3 Tipe Karyawan Penyebab Rentan Bahaya Siber
Cyber - Kamis, 15 Juni 2017 - 16:42 WIB

3 Tipe Karyawan Penyebab Rentan Bahaya Siber

Riset dari Haystax Technology ditemukan fakta bahwa bahwa 74% perusahaan merasa rentan dengan ancaman orang dalam, sementara 56 persen profesional ...