Senin, 18 Desember 2017 | 13.43 WIB
KiniNEWS>SainsTek>Cyber>Hadapi Ransomware WannaCry, Ini Saran ESET Indonesia

Hadapi Ransomware WannaCry, Ini Saran ESET Indonesia

Reporter : Ary Syahputra | Minggu, 14 Mei 2017 - 19:32 WIB

IMG-3405

Eset (ist)

Jakarta, kini.co.id – Virus malware ransomware WannaCry yang menyerang berbagai perusahaan di seluruh dunia termasuk di Indonesia menyebabkan korban berjatuhan dalam jumlah besar.

Ransomware WannaCry disebut-sebut sebagai dalang di balik kehebohan massal tersebut.

Ransomware WannaCry atau Wanna Decryptor telah melahirkan variant baru sejak ditemukan pertama kali oleh peneliti ESET pada April 2017 lalu.

Namun, ESET Indonesia mendeteksi kehadiran WannaCry di Indonesia, dan berhasil menaklukan ransomware ini saat mencoba menyerang komputer yang menggunakan antivirus ESET.

Serangan WannaCry yang dikenali ESET sebagai Win32/Filecoder.WannaCryptor.D keburu rontok di tengah jalan sebelum sempat merajalela.

Hal ini disebabkan adanya sistem pertahanan Anti Ransomware milik ESET yang secara komprehensif menjadi antidot bagi serangan ransomware yang masuk.

“Operasi senyap dan masif yang dilakukan pengembang ransomware WannaCry menjadi peringatan bagi kita semua, bahwa kejahatan tidak pernah tidur. Ini alasan kenapa antivirus masih sangat dibutuhkan di dunia, seperti yang ESET tunjukkan saat berkontribusi menghadapi serangan dari WannaCry dan seluruh malware lain tanpa kompromi,” ujar Technical Consultan PT Prosperita – ESET Indonesia, Yudhi Kukuh dalam keterangannya yang diterima kini.co.id.

Ia menjelaskan, bahwa ransomware WannaCry yang mulai terdeteksi tanggal 12 Mei 2017 sore, menjadikan keuntungan sendiri karena sebagian besar perusahaan sudah mematikan komputernya.

Sementara kemampuan ESET dalam mendeteksi dan meng-update database pendeteksian beberapa jam setelahnya menguntungkan pengguna komputer untuk mendapatkan update database ESET terbaru pada Jumat malam, dan untuk yang bekerja pada hari Sabtu sudah terproteksi pada paginya.

“Kami harapkan pada hari Senin besok saat kantor mulai beroperasi, semua pengguna ESET memiliki penangkalnya” tambah Yudhi menyikapi gelombang besar serangan WannaCry.

Di kesempatan yang sama Yudhi juga memberikan saran bagaimana menghadapi ransomware WannaCry, selain menggunakan ESET sebagai pelindung pertahanan, Salah satu solusi penting lain adalah melakukan patch windows.

“Khusus untuk Windows XP disarankan upgradre Windows karena patch sudah tidak tersedia dari Microsoft,” pungkas Yudhi.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita SainsTek Terkini Lainnya
Uber tunjuk Monika Rudijono, Presiden direktur
Teknologi - Rabu, 13 Desember 2017 - 18:02 WIB

Uber tunjuk Monika Rudijono, Presiden direktur

Uber Technologies Inc, resmi menunjuk Monika Rudijono sebagai Presiden Uber Indonesia, menggantikan Alan Jiang.Chief Business Officer, Uber Asia Pacific Brooks ...
Google Maps ikuti jejak Wikipedia akui Yerusalem Ibu Kota Israel
Teknologi - Senin, 11 Desember 2017 - 19:22 WIB

Google Maps ikuti jejak Wikipedia akui Yerusalem Ibu Kota Israel

Setelah Wikipediamencantumkan Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel, kini giliran Google Maps melakukan hal yang sama. Alhasil aplikasi penunjuk arah milik Google tersebut dibanjiri ...
Sandisk iXpand Base, hadirkan penyimpanan sekaligus isi ulang baterai
Teknologi - Rabu, 6 Desember 2017 - 11:49 WIB

Sandisk iXpand Base, hadirkan penyimpanan sekaligus isi ulang baterai

Western Digital (WD) kembali memperluas solusi perangkat penyimpanan mobile mereka dengan meluncurkan SanDisk iXpandTM Base.Produk baru ini disebut sangat cocok ...
Facebook paling banyak digunakan sebar SARA
Teknologi - Senin, 27 November 2017 - 21:56 WIB

Facebook paling banyak digunakan sebar SARA

Polri menyebutkan dari sejumlah media sosial yang kerap digunakan netizen tanah air, Facebook dinilai menjadi aplikasi media sosial yang paling ...
Ngeri! Ilmuwan Prediksi Ada 20 Gempa Besar di 2018, Minimal 7 SR
Ilmiah - Kamis, 23 November 2017 - 13:24 WIB

Ngeri! Ilmuwan Prediksi Ada 20 Gempa Besar di 2018, Minimal 7 SR

Para ilmuwan memprediksi akan terjadi gempa global pada tahun 2018 mendatang. Gempa yang terjadi tersebut diprediksi berskala besar, minimal berkekuatan ...
Mining Scrip Servernya Sempat  di Retas, Ini Penjelasan Beritasatu
Teknologi - Rabu, 22 November 2017 - 15:11 WIB

Mining Scrip Servernya Sempat di Retas, Ini Penjelasan Beritasatu

Situs Beritasatu Selasa (21/11) pagi sempat diretas dan mengalami injection script pada salah satu server ads-nya. Peretas menginjeksikan secara ilegal script untuk mengaktifkan malware script web-base crypto-mining, ...