Sabtu, 24 Juni 2017 | 03.45 WIB
KiniNEWS>SainsTek>Game>Jadi Gamer Profesional, Ini Pendapatan Sumail Hassan dari Dota 2

Jadi Gamer Profesional, Ini Pendapatan Sumail Hassan dari Dota 2

Reporter : Bayu Faisal | Jumat, 17 Maret 2017 - 15:35 WIB

IMG-3383

Sumail Hassan, gamer berprestasi di Dota 2. (Ist)

Jakarta, kini.co.id – Menggandrungi game tak selamanya buruk, sebab tak jarang para gamer justru memiliki penghasilan lebih besar dari pegawai perusahaan.

Para gamer tentu selalu bisa mencari celah yang menguntungkan dari Game populer. Selain bisa menyalurkan hobi, menghibur diri, game juga bisa membuat pemainnya kaya.

Seperti seorang gamer muda, Sumail Hassan yang sudah berpenghasilan puluhan miliar rupiah dari game Dota 2.

Seperti yang diberitakan eSports Earnings, selama menjadi tim Evil Geniuses, remaja kelahiran 1999 ini berhasil mengumpulkan US$ 2.401.426 atau sekira Rp 32 miliar sejak menggeluti profesinya sebagai gamer profesional.

Dota 2 sendiri merupakan salahsatu same MOBA terpopuler. Game tersebut mempunyai banyak kompetisi bahkan untuk level tertinggi yakni level International.

Selain itu ada pula tiga kompetisi yang tak kalah bergengsi, yaitu Boston Major, Manila Major, dan Shanghai Major.

Hadiah untuk pemenang kompetisi ini juga fantastis. Pada kompetisi The International 2016 (TI6), misalnya, total hadiahnya mencapai US$ 20 juta atau sekitar Rp 266 miliar (kurs US$ 1 = Rp 13.342).

Sementara Sumail pernah memenangkan kompetisi international pada 8 Agustus 2015. Ia dan rekannya mendapat hadiah US$ 6.630.109 atau sekitar Rp 88,4 miliar.

Guinness World Records juga telah menetapkan gamer berdarah Pakistan itu sebagai gamer termuda di dunia, yang secara personal meraih hadiah di atas US$ 1 juta, tepatnya US$ 1.639.867 atau Rp 21,8 miliar.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita SainsTek Terkini Lainnya
Tips ESET Menghindarkan Anak dari Konten Dewasa di Internet
Pendidikan - Kamis, 22 Juni 2017 - 10:54 WIB

Tips ESET Menghindarkan Anak dari Konten Dewasa di Internet

Internet adalah alat pendidikan yang bagus bagi anak-anak, yang dapat digunakan untuk mendukung proses belajar mereka. Namun, dunia maya itu ...
Berkat Keahlian IT, M Fachrin Tembus Program Indonesia Next di Silicon Valley
Pendidikan - Selasa, 20 Juni 2017 - 02:01 WIB

Berkat Keahlian IT, M Fachrin Tembus Program Indonesia Next di Silicon Valley

Seiring dengan kemajuan teknologi dan perkembangan dunia yang semakin cepat, dibutuhkan generasi muda yang mampu dan handal dalam menghadapi berbagai ...
Pernah Gagal, Bintang Thunder Tak Menyerah Raih Mimpinya
Pendidikan - Selasa, 20 Juni 2017 - 01:54 WIB

Pernah Gagal, Bintang Thunder Tak Menyerah Raih Mimpinya

Sesuai dengan namanya, Bintang Thunder atau biasa disapa Bintang mengaku tak pernah lelah dalam mengejar impiannya menjadi bintang bagi masa ...
Nokia 3310 si ‘Ponsel Sejuta Umat ‘Resmi Dijual di Indonesia
Seluler - Kamis, 15 Juni 2017 - 19:19 WIB

Nokia 3310 si ‘Ponsel Sejuta Umat ‘Resmi Dijual di Indonesia

Pihak HMD Global, selaku rumah bagi ponsel Nokia 3310 mengumumkan secara resmi bahwa telepon selular dengan julukan sejuta umat itu ...
Kejahatan Siber Perusahaan Biasanya Dilakukan Karyawan dengan Motiv Dendam
Cyber - Kamis, 15 Juni 2017 - 16:46 WIB

Kejahatan Siber Perusahaan Biasanya Dilakukan Karyawan dengan Motiv Dendam

Berdasarkan riset dari Haystax Technology ditemukan fakta bahwa 74% perusahaan merasa rentan dengan ancaman orang dalam, sementara 56% profesional keamanan ...
3 Tipe Karyawan Penyebab Rentan Bahaya Siber
Cyber - Kamis, 15 Juni 2017 - 16:42 WIB

3 Tipe Karyawan Penyebab Rentan Bahaya Siber

Riset dari Haystax Technology ditemukan fakta bahwa bahwa 74% perusahaan merasa rentan dengan ancaman orang dalam, sementara 56 persen profesional ...