Kamis, 19 Oktober 2017 | 05.11 WIB
KiniNEWS>SainsTek>Cyber>Foto Kapolri Diedit Setengah Binatang, Polisi Buru Pelaku

Foto Kapolri Diedit Setengah Binatang, Polisi Buru Pelaku

Reporter : Ade Pane | Jumat, 3 Maret 2017 - 12:58 WIB

IMG-3359

Kapolri Jenderal Tito Karnavian. (Ist)

Jakarta, kini.co.id – Beberapa hari belakangan ini, dunia maya dihebohkan dengan unggahan salah satu akun Facebook yang menampilkan foto Kapolri Jenderal Tito Karnavian yang diedit menjadi setengah binatang.

Hal tersebut lantas membuat kepolisian bergerak untuk menangkap pelaku. Kepala Polda Metro Jaya, Irjen M Iriawan, mengungkapkan, kalau saat ini kepolisian sedang menelurusi pemilik akun media sosial tersebut.

“Kasus itu sudah dalam penyelidikan,” tutur Iriawan, dikutip dari Merdeka, Jumat (3/3/2017)

Selain mengunggah foto tersebut, pemilik akun dengan nama Ahmad Fatihul Alif tersebut juga menyelipkan kalimat bernada provokatif sebagai caption dari foto, yang berbunyi:

“Guk guk guk !! Terjemahannya : Gue Tito Karnavian, gue adalah pemimpin binatang peliharaan cina dan aseng. Tugas gue membela kejahatan dan menggonggong demi kekuasaan. Kami dikasih makan uang oleh majikan kami, kami akan terus membela aseng dan cukong cina meskipun melawan hukum dan Undang-Undang. Kami tak peduli rakyat menderita, kami tak peduli Indonesia dikuasai aseng dan cukong.”

Iriawan mengatakan kalau pihaknya tidak hanya memburu penggungah, tetapi juga penyebar dari foto editan tersebut.

“Nanti (fokusnya) ke peng-upload gambar, ITE yang baru kan termasuk menyebarkan juga kena. Tapi, fokus pertama adalah peng-upload gambar dan yang membuat,” jelasnya.

Pemilik akun Facebook bernama Ahmad Fatihul Alif itu diketahui mengunggah postingan tersebut pada 22 Februari 2017 lalu, pukul 14.40 WIB.

Ia diketahui mengunggah foto Kapolri yang sudah diedit dengan membubuhkan lidah terjulur dan kuping besar.

Editor: Fetty Putri

KOMENTAR ANDA
Berita SainsTek Terkini Lainnya
Google gandeng ESET basmi software berbahaya di internet
Cyber - Selasa, 17 Oktober 2017 - 18:08 WIB

Google gandeng ESET basmi software berbahaya di internet

Setiap hari jutaan pengguna internet, tanpa mereka sadari, seringkali menjadi korban perangkat lunak yang memodifikasi hasil pencarian mereka untuk mengalihkannya ...
Gerakan bijak bersosial media rambah Kota Gudeg
Telekomunikasi - Sabtu, 7 Oktober 2017 - 11:24 WIB

Gerakan bijak bersosial media rambah Kota Gudeg

Gerakan Bijak Bersosial Media (Bersosmed) yang diluncurkan di Jakarta beberapa waktu lalu, kini mulai merambah sejumlah kota lainnya, yakni Jogja.Gerakan ...
Vivo resmi luncurkan v7+ di Indonesia
Seluler - Jumat, 29 September 2017 - 03:24 WIB

Vivo resmi luncurkan v7+ di Indonesia

Vivo resmi meluncurkan perangkat premiumnya V7+ di Indonesia dalam sebuah acara yang digelar di JiExpo Kemayoran dan disiarkan secara langsung ...
Baru Diluncurkan, iOS 11 Ternyata Lebih Boros Baterai
Seluler - Rabu, 27 September 2017 - 15:55 WIB

Baru Diluncurkan, iOS 11 Ternyata Lebih Boros Baterai

Diluncurkannya iOS 11 oleh Apple ternyata tak begitu menuai respon positif dari pengguna. Sebaliknya, iOS 11 ternyata lebih banyak memakan ...
Pengalaman Mengerikan Orang-orang yang Mengunjungi Deep Web
Cyber - Sabtu, 23 September 2017 - 10:43 WIB

Pengalaman Mengerikan Orang-orang yang Mengunjungi Deep Web

Deep Web adalah bagian dari World Wide Web tetapi tidak termasuk ke dalam internet yang dapat dicari dengan mudah, yaitu ...
Deep Web dan Dark Web, Apa Bedanya?
Cyber - Sabtu, 23 September 2017 - 09:42 WIB

Deep Web dan Dark Web, Apa Bedanya?

Meski banyak persamaan, Deep Web dan Dark Web ternyata berbeda. Deep Web merupakan tempat berisi situs-situs, forum, dan toko online ...