Kamis, 19 Oktober 2017 | 05.18 WIB
KiniNEWS>SainsTek>Telekomunikasi>Blokir Situs Islam, Ini Kata Menkominfo

Blokir Situs Islam, Ini Kata Menkominfo

Reporter : Ade Pane | Selasa, 10 Januari 2017 - 11:23 WIB

IMG-3307

Situs yang diblokir. (Ilustrasi)

Jakarta, kini.co.id – Pemblokiran sejumlah situs Islam yang dianggap radikal dinilai sebagai bentuk kemunduran demokrasi. Banyak pihak yang menganggap tindakan Kemkominfo itu sebagai tindakan kalap menghadapi era teknologi informasi.

Terlebih, Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengatakan Kemkominfo belum menjelaskan batas pengertian tentang apa yang dimaksud dengan konten radikal.

Namun, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara menegaskan pemblokiran ke-11 situs tersebut tidak ada kaitannya dengan agama.

Pemblokiran situs itu murni karena dianggap menyebarkan konten hoax dan menebar kebencian. Menurutnya, semua situs yang menyalahi aturan akan diblokir.

“Kami hanya berfokus ke konten, bukan dari siapa atau untuk siapa, dalam hal ini agama tertentu, tidak seperti itu. Kalau kontennya menyalahi aturan, nanti pasti juga akan kena blokir,” ungkapnya, Selasa (10/1/2016).

Ia membantah pemblokiran situs tersebut untuk menyudutkan satu agama saja. Ia mengatakan situs yang diblokirnya mengandung hal yang menyalahi regulasi atau undang-undang.

“Situs yang diblokir ini menyalahi regulasi undang-undang, ada konten hate speech, konten yang membawa kebencian. Kalau ada hal-hal seperti ini pasti kami blokir. Jadi sekali lagi, bukan masalah agama atau kelompok mana,” pungkas RA menyudahi.

Sebelumnya, Kemkominfo memblokir 11 situs radikal beberapa waktu lalu. Adapun situs yang diblokir tersebut adalah:

1. voa-islam.com

2. nahimunkar.com

3. kiblat.net

4. bisyarah.com

5. dakwahtangerang.com

6. islampos.com

7. suaranews.com

8. izzamedia.com

9. gensyiah.com

10. muqawamah.com

11. abuzubair.net

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita SainsTek Terkini Lainnya
Google gandeng ESET basmi software berbahaya di internet
Cyber - Selasa, 17 Oktober 2017 - 18:08 WIB

Google gandeng ESET basmi software berbahaya di internet

Setiap hari jutaan pengguna internet, tanpa mereka sadari, seringkali menjadi korban perangkat lunak yang memodifikasi hasil pencarian mereka untuk mengalihkannya ...
Gerakan bijak bersosial media rambah Kota Gudeg
Telekomunikasi - Sabtu, 7 Oktober 2017 - 11:24 WIB

Gerakan bijak bersosial media rambah Kota Gudeg

Gerakan Bijak Bersosial Media (Bersosmed) yang diluncurkan di Jakarta beberapa waktu lalu, kini mulai merambah sejumlah kota lainnya, yakni Jogja.Gerakan ...
Vivo resmi luncurkan v7+ di Indonesia
Seluler - Jumat, 29 September 2017 - 03:24 WIB

Vivo resmi luncurkan v7+ di Indonesia

Vivo resmi meluncurkan perangkat premiumnya V7+ di Indonesia dalam sebuah acara yang digelar di JiExpo Kemayoran dan disiarkan secara langsung ...
Baru Diluncurkan, iOS 11 Ternyata Lebih Boros Baterai
Seluler - Rabu, 27 September 2017 - 15:55 WIB

Baru Diluncurkan, iOS 11 Ternyata Lebih Boros Baterai

Diluncurkannya iOS 11 oleh Apple ternyata tak begitu menuai respon positif dari pengguna. Sebaliknya, iOS 11 ternyata lebih banyak memakan ...
Pengalaman Mengerikan Orang-orang yang Mengunjungi Deep Web
Cyber - Sabtu, 23 September 2017 - 10:43 WIB

Pengalaman Mengerikan Orang-orang yang Mengunjungi Deep Web

Deep Web adalah bagian dari World Wide Web tetapi tidak termasuk ke dalam internet yang dapat dicari dengan mudah, yaitu ...
Deep Web dan Dark Web, Apa Bedanya?
Cyber - Sabtu, 23 September 2017 - 09:42 WIB

Deep Web dan Dark Web, Apa Bedanya?

Meski banyak persamaan, Deep Web dan Dark Web ternyata berbeda. Deep Web merupakan tempat berisi situs-situs, forum, dan toko online ...