Kamis, 19 Oktober 2017 | 05.15 WIB
KiniNEWS>SainsTek>Telekomunikasi>Setelah Pers, Media Sosial Jadi Pilar yang Kelima Demokrasi

Setelah Pers, Media Sosial Jadi Pilar yang Kelima Demokrasi

Jumat, 16 Desember 2016 - 17:12 WIB

IMG-3268

Ilustrasi Media Sosial

Jakarta, kini.co.id – Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) Niken Widiastuti menyebutkan media sosial merupakan pilar kelima demokrasi, setelah pers yang disebut-sebut pilar keempat sebagai penyeimbang eksekutif, legislatif dan yudikatif.

“Media sosial telah menjadi instrumen yang paling berpengaruh dalam kehidupan warga,” kata Niken dalam acara Coffe Morning Perhimpunan Hubungan Masyarakat Indonesia (Perhumas) di Auditorium Adhyana, Wisma Antara, Jakarta, Jumat (16/12).



Niken menyebutkan media sosial menjadi instrumen bagi warga untuk berpartisipasi dalam pembangunan.

Dia berharap penggunaan media sosial yang marak akan mendorong kemajuan masyarakat ke arah yang lebih baik.

Menurut Niken, informasi melalui media sosial berlangsung dengan cepat, secara instan tersaji dan melimpah ruah sehingga masyarakat menjadi yang kebanjiran informasi.



”Misalnya, ada 10 berita yang bisa disiarkan langsung oleh 90 orang tanpa melihat sumbernya. Terkadang di tengah hiruk pikuk informasi, masyarakat tidak bisa membedakan mana informasi yang benar dan yang menyesatkan,”sebutnya.



Niken berharap media sosial dapat digunakan untuk hal-hal yang positif dalam menyampaikan informasi yang relevan, memberdayakan, mendidik dan mencerahkan masyarakat.



Selain Niken, pembicara lainnya dalam Coffe Morning Perhumas tersebut adalah Managing Director Ogilvy PR Marianne Admardatine, Head of Corcom Indosat Ooredoo Deva Rachman, Direktur Utama Perum LKBN Antara Meidyatama Suryodiningrat dan Director Digital & Technology Burson Masteller Harry Deje.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita SainsTek Terkini Lainnya
Google gandeng ESET basmi software berbahaya di internet
Cyber - Selasa, 17 Oktober 2017 - 18:08 WIB

Google gandeng ESET basmi software berbahaya di internet

Setiap hari jutaan pengguna internet, tanpa mereka sadari, seringkali menjadi korban perangkat lunak yang memodifikasi hasil pencarian mereka untuk mengalihkannya ...
Gerakan bijak bersosial media rambah Kota Gudeg
Telekomunikasi - Sabtu, 7 Oktober 2017 - 11:24 WIB

Gerakan bijak bersosial media rambah Kota Gudeg

Gerakan Bijak Bersosial Media (Bersosmed) yang diluncurkan di Jakarta beberapa waktu lalu, kini mulai merambah sejumlah kota lainnya, yakni Jogja.Gerakan ...
Vivo resmi luncurkan v7+ di Indonesia
Seluler - Jumat, 29 September 2017 - 03:24 WIB

Vivo resmi luncurkan v7+ di Indonesia

Vivo resmi meluncurkan perangkat premiumnya V7+ di Indonesia dalam sebuah acara yang digelar di JiExpo Kemayoran dan disiarkan secara langsung ...
Baru Diluncurkan, iOS 11 Ternyata Lebih Boros Baterai
Seluler - Rabu, 27 September 2017 - 15:55 WIB

Baru Diluncurkan, iOS 11 Ternyata Lebih Boros Baterai

Diluncurkannya iOS 11 oleh Apple ternyata tak begitu menuai respon positif dari pengguna. Sebaliknya, iOS 11 ternyata lebih banyak memakan ...
Pengalaman Mengerikan Orang-orang yang Mengunjungi Deep Web
Cyber - Sabtu, 23 September 2017 - 10:43 WIB

Pengalaman Mengerikan Orang-orang yang Mengunjungi Deep Web

Deep Web adalah bagian dari World Wide Web tetapi tidak termasuk ke dalam internet yang dapat dicari dengan mudah, yaitu ...
Deep Web dan Dark Web, Apa Bedanya?
Cyber - Sabtu, 23 September 2017 - 09:42 WIB

Deep Web dan Dark Web, Apa Bedanya?

Meski banyak persamaan, Deep Web dan Dark Web ternyata berbeda. Deep Web merupakan tempat berisi situs-situs, forum, dan toko online ...