Jumat, 18 Januari 2019 | 17.00 WIB
KiniNEWS>SainsTek>Teknologi>Yahoo Kembali Diretas, Kali ini Sebanyak 1 Miliar Akun

Yahoo Kembali Diretas, Kali ini Sebanyak 1 Miliar Akun

Reporter : Ary Syahputra | Kamis, 15 Desember 2016 - 12:27 WIB

IMG-3261

Kantor Yahoo (Ist)

California, kini.co.id – Setelah sebelumnya sebanyak 500 juta akun pengguna Yahoo diretas September 2016 lalu, kini Yahoo harus mengalami kejadian serupa yang membuat situasi mereka bertambah pelik.

Mirisnya, jumlah akun yang diretas kali ini bertambah banyak, tercatat sudah ada sekitar satu miliar akun email yang diretas.

Aksi peretasan kali ini diklaim Yahoo berbeda dengan kejadian yang sebelumnya, sehingga jumlah satu miliar akun yang diretas kali ini tidak termasuk degan 500 juta akun yang telah diretas September lalu.

“Perusahaan telah menganalisa data yang diretas dengan bantuan ahli, ditemukan bahwa data tersebut berasal dari pengguna Yahoo. Berdasarkan analisis lebih lanjut, kami menduga pihak ketiga yang tak bertanggung jawab mulai mencuri data-data ini sejak Agustus 2013,” tulis Yahoo dalam keterangan resminya dikutip dari Business Insider, Kamis (15/12/2106).

Yahoo juga menyatakan bahwa mereka telah memberikan notifikasi kepada pengguna yang akunnya telah dibobol untuk segera mengamankan akun milik mereka dan kepada pengguna yang berpotensi untuk diretas agar langsung mengecek serta mengamankan akun mereka dengan mengganti password.

“Informasi akun yang dicuri meliputi nama, alamat email, nomor telepon, tanggal lahir, kata sandi dan dalam beberapa kasus, pertanyaan dan jawaban keamanan terenkripsi atau tidak terenkripsi,” terang Yahoo.

Isu pencurian data besar-besaran Yahoo pertama kali berhembus pada Agustus 2013 ketika seorang hacker bernama “Peace” mengklaim telah mengantongi data sebanyak lebih dari 200 juta pengguna Yahoo bahkan sebelumnya ia juga pernah mengatakan telah memiliki data dari pengguna LinkedIn dan MySpace.

Editor: Fetty Putri

KOMENTAR ANDA
Berita SainsTek Terkini Lainnya
Ilmiah - Selasa, 15 Januari 2019 - 17:40 WIB

Pada 21 Januari, Indonesia alami supermoon

FENOMENA supermoon atau gerhana bulan total bisa diamati dari seluruh kawasan di Indonesia pekan depan. Kepala Lembaga Astronomi dan Penerbangan ...
Teknologi - Jumat, 11 Januari 2019 - 12:06 WIB

Pembangunan pabrik baterai mobil listrik di Morowali diresmikan

MENTERI Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan dan Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto melakukan peletakan batu pertama, yang menandai mulai dibangunnya ...
Seluler - Sabtu, 5 Januari 2019 - 23:07 WIB

Oppo R17 Pro, smartphone mewah dengan deretan fitur canggih

VENDOR smartphone asal China Oppo, akhirnya merilis perangkat terbarunya di Indonesia yakni Oppo R17 Pro. Perangkat Oppo R17 Pro ini ...
Teknologi - Sabtu, 5 Januari 2019 - 22:29 WIB

Danau Subglasial seluas Jakbar di Antartika dibor ilmuwan

ILMUWAN yang tergabung dalam proyek Subglacial Antarctic Lakes Scientific Access (SALSA) melakukan pengeboran dengan kedalaman hampir 1,1 kilometer di danau ...
Ilmiah - Minggu, 30 Desember 2018 - 00:07 WIB

Status awas Anak Krakatau adalah hoaks

BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan tidak benar status Gunung Anak Krakatau telah meningkat jadi Awas atau level IV. Status ...
Ilmiah - Senin, 24 Desember 2018 - 17:28 WIB

Mbah Rono: Anak Krakatau belum stabil, rawan longsor

KONDISI badan Gunung Anak Krakatau masih belum stabil saat ini. Gunung api laut itu berpotensi kembali longsor dan menyebabkan tsunami ...