Senin, 18 Desember 2017 | 13.56 WIB
KiniNEWS>SainsTek>Teknologi>Yahoo Kembali Diretas, Kali ini Sebanyak 1 Miliar Akun

Yahoo Kembali Diretas, Kali ini Sebanyak 1 Miliar Akun

Reporter : Ary Syahputra | Kamis, 15 Desember 2016 - 12:27 WIB

IMG-3261

Kantor Yahoo (Ist)

California, kini.co.id – Setelah sebelumnya sebanyak 500 juta akun pengguna Yahoo diretas September 2016 lalu, kini Yahoo harus mengalami kejadian serupa yang membuat situasi mereka bertambah pelik.

Mirisnya, jumlah akun yang diretas kali ini bertambah banyak, tercatat sudah ada sekitar satu miliar akun email yang diretas.

Aksi peretasan kali ini diklaim Yahoo berbeda dengan kejadian yang sebelumnya, sehingga jumlah satu miliar akun yang diretas kali ini tidak termasuk degan 500 juta akun yang telah diretas September lalu.

“Perusahaan telah menganalisa data yang diretas dengan bantuan ahli, ditemukan bahwa data tersebut berasal dari pengguna Yahoo. Berdasarkan analisis lebih lanjut, kami menduga pihak ketiga yang tak bertanggung jawab mulai mencuri data-data ini sejak Agustus 2013,” tulis Yahoo dalam keterangan resminya dikutip dari Business Insider, Kamis (15/12/2106).

Yahoo juga menyatakan bahwa mereka telah memberikan notifikasi kepada pengguna yang akunnya telah dibobol untuk segera mengamankan akun milik mereka dan kepada pengguna yang berpotensi untuk diretas agar langsung mengecek serta mengamankan akun mereka dengan mengganti password.

“Informasi akun yang dicuri meliputi nama, alamat email, nomor telepon, tanggal lahir, kata sandi dan dalam beberapa kasus, pertanyaan dan jawaban keamanan terenkripsi atau tidak terenkripsi,” terang Yahoo.

Isu pencurian data besar-besaran Yahoo pertama kali berhembus pada Agustus 2013 ketika seorang hacker bernama “Peace” mengklaim telah mengantongi data sebanyak lebih dari 200 juta pengguna Yahoo bahkan sebelumnya ia juga pernah mengatakan telah memiliki data dari pengguna LinkedIn dan MySpace.

Editor: Fetty Putri

KOMENTAR ANDA
Berita SainsTek Terkini Lainnya
Uber tunjuk Monika Rudijono, Presiden direktur
Teknologi - Rabu, 13 Desember 2017 - 18:02 WIB

Uber tunjuk Monika Rudijono, Presiden direktur

Uber Technologies Inc, resmi menunjuk Monika Rudijono sebagai Presiden Uber Indonesia, menggantikan Alan Jiang.Chief Business Officer, Uber Asia Pacific Brooks ...
Google Maps ikuti jejak Wikipedia akui Yerusalem Ibu Kota Israel
Teknologi - Senin, 11 Desember 2017 - 19:22 WIB

Google Maps ikuti jejak Wikipedia akui Yerusalem Ibu Kota Israel

Setelah Wikipediamencantumkan Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel, kini giliran Google Maps melakukan hal yang sama. Alhasil aplikasi penunjuk arah milik Google tersebut dibanjiri ...
Sandisk iXpand Base, hadirkan penyimpanan sekaligus isi ulang baterai
Teknologi - Rabu, 6 Desember 2017 - 11:49 WIB

Sandisk iXpand Base, hadirkan penyimpanan sekaligus isi ulang baterai

Western Digital (WD) kembali memperluas solusi perangkat penyimpanan mobile mereka dengan meluncurkan SanDisk iXpandTM Base.Produk baru ini disebut sangat cocok ...
Facebook paling banyak digunakan sebar SARA
Teknologi - Senin, 27 November 2017 - 21:56 WIB

Facebook paling banyak digunakan sebar SARA

Polri menyebutkan dari sejumlah media sosial yang kerap digunakan netizen tanah air, Facebook dinilai menjadi aplikasi media sosial yang paling ...
Ngeri! Ilmuwan Prediksi Ada 20 Gempa Besar di 2018, Minimal 7 SR
Ilmiah - Kamis, 23 November 2017 - 13:24 WIB

Ngeri! Ilmuwan Prediksi Ada 20 Gempa Besar di 2018, Minimal 7 SR

Para ilmuwan memprediksi akan terjadi gempa global pada tahun 2018 mendatang. Gempa yang terjadi tersebut diprediksi berskala besar, minimal berkekuatan ...
Mining Scrip Servernya Sempat  di Retas, Ini Penjelasan Beritasatu
Teknologi - Rabu, 22 November 2017 - 15:11 WIB

Mining Scrip Servernya Sempat di Retas, Ini Penjelasan Beritasatu

Situs Beritasatu Selasa (21/11) pagi sempat diretas dan mengalami injection script pada salah satu server ads-nya. Peretas menginjeksikan secara ilegal script untuk mengaktifkan malware script web-base crypto-mining, ...