Rabu, 24 Mei 2017 | 11.11 WIB
KiniNEWS>SainsTek>Teknologi>Detektor Keringat Ini Bisa Cek Kesehatan Lho!

Detektor Keringat Ini Bisa Cek Kesehatan Lho!

Reporter : Bambang Medy | Kamis, 8 Desember 2016 - 08:28 WIB

IMG-3250

Sensor ini lembut di kulit dirancang untuk menangkap, mengumpulkan dan menganalisis keringat. (Ist)

Evanston, kini.co.id – Bayangkan jika anda akan melakukan cek kesehatan semudah anda menempelkan stiker pada kulit anda. Sebuah studi baru baru ini telah menemukan sensor kecil yang dapat membaca masalah yang terjadi di dalam tubuh anda.

Sensor ini mengambil kadar keringat yang dapat menyampaikan informasi tentang kesehatan anda secara nirkabel ke smartphone. Seperti yang dikutip dari livescience.com .

Jenis sensor wearable ini bisa bekerja sebagai alternatif untuk tes darah yang mendeteksi kesehatan anda dalam satu hari.

Menurut penelitian, keringat merupakan bahan kimia yang kaya molekul dari ion yang sederhana bermuatan listrik yang bersumber dari protein yang secara lebih kompleks dapat menjelaskan kejadian dalam tubuh manusia.

“Dokter dapat menggunakan keringat untuk mendiagnosa penyakit tertentu, mengungkap penggunaan narkoba dan mengungkapkan wawasan kinerja atletik. Keringat juga dapat dikumpulkan jauh lebih invasif dari darah,” kata penulis senior studi John Rogers, seorang ilmuwan material dan direktur Northwestern University Center for Bio-Integrated Electronics di Evanston, Illinois.

Dalam studi baru baru ini, para ilmuwan menanamkan sensor kimia dan perangkat lain ke dalam disc karet silikon yang lembut dan fleksibel, ukuran dan ketebalannya seperempat dari bidang lengan yang dapat dengan mudah menempel pada kulit.Perangkat ini dirancang untuk penanda kesehatan.

“Kami telah mengembangkan berbagai perangkat kulit tipis, lembut dan fleksibel sebagai platform generasi berikutnya untukteknologi dapat dipakai selama beberapa tahun sekarang,”

“Sekarang, kami telah mengembangkan alat tersebut untuk menangkap dan menganalisa keringat.”

Perangkat “mikrofluida” dirancang untuk cairan, secara khusus, sensor mengarahkan keringat bawah sejumlah saluran mikroskopis dengan ukuran 0,02 inci (0,5 milimeter) lebar ke kompartemen sekitar 0,16 inci (4 mm).

Masing-masing ruang ini mengukur biomarker tertentu, seperti pH, laktat, klorida dan kadar glukosa . Harga sensor dipasarkan senilai $ 1,50 per perangkat.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita SainsTek Terkini Lainnya
Yuk Intip Bocoran Desain Apple iPhone 8
Seluler - Kamis, 18 Mei 2017 - 16:43 WIB

Yuk Intip Bocoran Desain Apple iPhone 8

Setelah pesaingnya Samsung tengah menyiapkan ponsel berkamera ganda pertama, Apple dengan iPhone 8 tak mau kalah dengan desain eksentriknya yang ...
‘Meluruskan Pemahaman Hadis Kaum Jihadis’
Ilmiah - Rabu, 17 Mei 2017 - 08:41 WIB

‘Meluruskan Pemahaman Hadis Kaum Jihadis’

Deradikalisasi saat ini terus digencarkan dalam meluruskan pemahaman radikal, terutama kaum Khawarij yang kini mendapat tempat di bumi Nusantara.Badan Nasional ...
Masyarakat tak Perlu Panik Ada Serangan Virus WannaCry
Cyber - Minggu, 14 Mei 2017 - 20:05 WIB

Masyarakat tak Perlu Panik Ada Serangan Virus WannaCry

Kementerian Komunikasi dan Informatika mengantisipasi penyebaran virus Ransomeware WannaCry dan menghimbau masyarakat tak perlu panik terhadap serangan virus yang kini ...
Hadapi Ransomware WannaCry, Ini Saran ESET Indonesia
Cyber - Minggu, 14 Mei 2017 - 19:32 WIB

Hadapi Ransomware WannaCry, Ini Saran ESET Indonesia

Virus malware ransomware WannaCry yang menyerang berbagai perusahaan di seluruh dunia termasuk di Indonesia menyebabkan korban berjatuhan dalam jumlah besar.Ransomware ...
Sang Legendaris Nokia 3310 Siap Dipasarkan
Seluler - Minggu, 7 Mei 2017 - 10:35 WIB

Sang Legendaris Nokia 3310 Siap Dipasarkan

Setelah dirilis beberapa bulan lalu, HP legendaris Nokia 3310 akhirnya diumumkan resmi bakal meluncur ke pasaran. Dalam akun resmi Twitter ...
Teknologi Militer yang Menjadi Milik Umum
Telekomunikasi - Selasa, 18 April 2017 - 18:22 WIB

Teknologi Militer yang Menjadi Milik Umum

Enkripsi secara eksplisit dapat diartikan sebagai suatu proses untuk mengubah pesan (informasi) sehingga tidak dapat dilihat ...