Minggu, 17 November 2019 | 03.58 WIB
KiniNEWS>SainsTek>Teknologi>Detektor Keringat Ini Bisa Cek Kesehatan Lho!

Detektor Keringat Ini Bisa Cek Kesehatan Lho!

Reporter : Bambang Medy | Kamis, 8 Desember 2016 - 08:28 WIB

IMG-3250

Sensor ini lembut di kulit dirancang untuk menangkap, mengumpulkan dan menganalisis keringat. (Ist)

Evanston, kini.co.id – Bayangkan jika anda akan melakukan cek kesehatan semudah anda menempelkan stiker pada kulit anda. Sebuah studi baru baru ini telah menemukan sensor kecil yang dapat membaca masalah yang terjadi di dalam tubuh anda.

Sensor ini mengambil kadar keringat yang dapat menyampaikan informasi tentang kesehatan anda secara nirkabel ke smartphone. Seperti yang dikutip dari livescience.com .

Jenis sensor wearable ini bisa bekerja sebagai alternatif untuk tes darah yang mendeteksi kesehatan anda dalam satu hari.

Menurut penelitian, keringat merupakan bahan kimia yang kaya molekul dari ion yang sederhana bermuatan listrik yang bersumber dari protein yang secara lebih kompleks dapat menjelaskan kejadian dalam tubuh manusia.

“Dokter dapat menggunakan keringat untuk mendiagnosa penyakit tertentu, mengungkap penggunaan narkoba dan mengungkapkan wawasan kinerja atletik. Keringat juga dapat dikumpulkan jauh lebih invasif dari darah,” kata penulis senior studi John Rogers, seorang ilmuwan material dan direktur Northwestern University Center for Bio-Integrated Electronics di Evanston, Illinois.

Dalam studi baru baru ini, para ilmuwan menanamkan sensor kimia dan perangkat lain ke dalam disc karet silikon yang lembut dan fleksibel, ukuran dan ketebalannya seperempat dari bidang lengan yang dapat dengan mudah menempel pada kulit.Perangkat ini dirancang untuk penanda kesehatan.

“Kami telah mengembangkan berbagai perangkat kulit tipis, lembut dan fleksibel sebagai platform generasi berikutnya untukteknologi dapat dipakai selama beberapa tahun sekarang,”

“Sekarang, kami telah mengembangkan alat tersebut untuk menangkap dan menganalisa keringat.”

Perangkat “mikrofluida” dirancang untuk cairan, secara khusus, sensor mengarahkan keringat bawah sejumlah saluran mikroskopis dengan ukuran 0,02 inci (0,5 milimeter) lebar ke kompartemen sekitar 0,16 inci (4 mm).

Masing-masing ruang ini mengukur biomarker tertentu, seperti pH, laktat, klorida dan kadar glukosa . Harga sensor dipasarkan senilai $ 1,50 per perangkat.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita SainsTek Terkini Lainnya
Teknologi - Senin, 28 Januari 2019 - 14:37 WIB

Institut Pertanian Bogor dukung Kementan untuk program Kedauladan Pangan

INSTITUT Pertanian Bogor (IPB) terus mengembangkan inovasi untuk ikut mendukung program Kementerian Pertanian untuk Kedauladan Pangan. Hal itu dilakukan melalui ...
Ilmiah - Senin, 21 Januari 2019 - 14:27 WIB

Jangan lewatkan Supermoon malam ini

KEJADIAN alam yang disebut supermoon atau bulan purnama super akan terlihat di langit nusantara malam ini. Ada hal yang menarik, ...
Seluler - Senin, 21 Januari 2019 - 13:14 WIB

Diskon besar-besaran untuk iPhone SE

MOMENTUM peluncuran trio iPhone XS, XS Max, dan XR pada September 2018 lalu, perusahaan telepon genggam Apple mengumumkan penyetopan produksi ...
Tips - Minggu, 20 Januari 2019 - 12:03 WIB

Wow, rekening listrik pemilik mobil listrik dapat diskon

DALAM waktu dekat, PT PLN (Persero) berencana akan memberi potongan harga atau diskon pada rekening listrik atau diskon pada penggunaan ...
Ilmiah - Selasa, 15 Januari 2019 - 17:40 WIB

Pada 21 Januari, Indonesia alami supermoon

FENOMENA supermoon atau gerhana bulan total bisa diamati dari seluruh kawasan di Indonesia pekan depan. Kepala Lembaga Astronomi dan Penerbangan ...
Teknologi - Jumat, 11 Januari 2019 - 12:06 WIB

Pembangunan pabrik baterai mobil listrik di Morowali diresmikan

MENTERI Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan dan Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto melakukan peletakan batu pertama, yang menandai mulai dibangunnya ...