Selasa, 11 Desember 2018 | 00.43 WIB
KiniNEWS>SainsTek>Teknologi>Detektor Keringat Ini Bisa Cek Kesehatan Lho!

Detektor Keringat Ini Bisa Cek Kesehatan Lho!

Reporter : Bambang Medy | Kamis, 8 Desember 2016 - 08:28 WIB

IMG-3250

Sensor ini lembut di kulit dirancang untuk menangkap, mengumpulkan dan menganalisis keringat. (Ist)

Evanston, kini.co.id – Bayangkan jika anda akan melakukan cek kesehatan semudah anda menempelkan stiker pada kulit anda. Sebuah studi baru baru ini telah menemukan sensor kecil yang dapat membaca masalah yang terjadi di dalam tubuh anda.

Sensor ini mengambil kadar keringat yang dapat menyampaikan informasi tentang kesehatan anda secara nirkabel ke smartphone. Seperti yang dikutip dari livescience.com .

Jenis sensor wearable ini bisa bekerja sebagai alternatif untuk tes darah yang mendeteksi kesehatan anda dalam satu hari.

Menurut penelitian, keringat merupakan bahan kimia yang kaya molekul dari ion yang sederhana bermuatan listrik yang bersumber dari protein yang secara lebih kompleks dapat menjelaskan kejadian dalam tubuh manusia.

“Dokter dapat menggunakan keringat untuk mendiagnosa penyakit tertentu, mengungkap penggunaan narkoba dan mengungkapkan wawasan kinerja atletik. Keringat juga dapat dikumpulkan jauh lebih invasif dari darah,” kata penulis senior studi John Rogers, seorang ilmuwan material dan direktur Northwestern University Center for Bio-Integrated Electronics di Evanston, Illinois.

Dalam studi baru baru ini, para ilmuwan menanamkan sensor kimia dan perangkat lain ke dalam disc karet silikon yang lembut dan fleksibel, ukuran dan ketebalannya seperempat dari bidang lengan yang dapat dengan mudah menempel pada kulit.Perangkat ini dirancang untuk penanda kesehatan.

“Kami telah mengembangkan berbagai perangkat kulit tipis, lembut dan fleksibel sebagai platform generasi berikutnya untukteknologi dapat dipakai selama beberapa tahun sekarang,”

“Sekarang, kami telah mengembangkan alat tersebut untuk menangkap dan menganalisa keringat.”

Perangkat “mikrofluida” dirancang untuk cairan, secara khusus, sensor mengarahkan keringat bawah sejumlah saluran mikroskopis dengan ukuran 0,02 inci (0,5 milimeter) lebar ke kompartemen sekitar 0,16 inci (4 mm).

Masing-masing ruang ini mengukur biomarker tertentu, seperti pH, laktat, klorida dan kadar glukosa . Harga sensor dipasarkan senilai $ 1,50 per perangkat.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita SainsTek Terkini Lainnya
Teknologi - Sabtu, 8 Desember 2018 - 20:33 WIB

Pada 2019 RI ambil-alih ruang udara Batam dan Natuna dari Singapura

MENTERI Perhubungan Budi Karya Sumadi memastikan Flight Information Region (FIR) sektor A yang mencakup Batam dan Natuna akan diambil alih ...
Seluler - Kamis, 6 Desember 2018 - 17:21 WIB

Jaringan Internet Hilang, Ini Kata Telkomsel

Jaringan internet atau layanan data provider Telkomsel terputus di beberapa wilayah Sumatera dan Aceh. Hal itu membuat warga kesal karena ...
Seluler - Kamis, 6 Desember 2018 - 17:07 WIB

Sinyal Internet Telkomsel Hilang, Warga Medan Kesal

Warga Medan sedang dikesalkan dengan hilangnya jaringan internet provider Telkomsel di ponsel mereka.Jaringan internet diketahui mendadak hilang pada Kamis (6/12/2018) ...
Ilmiah - Rabu, 5 Desember 2018 - 00:34 WIB

Hindari! 5 kesalahan sebelum tidur yang sering dilakukan

ISTIRAHAT merupakan hal terpenting untuk menjaga kesehatan. Salah satu caranya yaitu dengan tidur cukup saat malam hari, sekitar tujuh hingga ...
Teknologi - Rabu, 5 Desember 2018 - 00:23 WIB

Jerman pecahkan rekor dunia pembuatan pohon Natal dari krat

SEBUAH kota di Jerman, yakni kota Gera, yakni di Jerman bagian timur, kini tercatat sebagai pemegang rekor dunia untuk pohon ...
Seluler - Jumat, 30 November 2018 - 13:12 WIB

Ram 6 GB dan Usung Android 9 Pie, Begini Spesifikasi Nokia 8.1

Satu lagi ponsel Android yang akan meramaikan bursa smartphone akan hadir pekan depan. Ia adalah Nokia 8.1 "Pheonix" yang akan ...