Sabtu, 24 Juni 2017 | 03.40 WIB
KiniNEWS>SainsTek>Telekomunikasi>Facebook, Microsoft, Twitter dan Youtube Berkolaborasi Hapus Konten Terorisme di Database

Facebook, Microsoft, Twitter dan Youtube Berkolaborasi Hapus Konten Terorisme di Database

Reporter : Fauzan | Selasa, 6 Desember 2016 - 11:02 WIB

IMG-3247

Teroris. (Ilustrasi)

kini.co.id – Perusahaan jejaring sosial raksasa Facebook, Microsoft, Twitter dan Youtube akan membuat database yang saling terkoneksi satu dengan yang lainnya, mereka sepakat untuk menghapus konten-konten yang dianggap berkaitan dengan teroris di server database mereka.

Dilansir dari Techcrunch, Selasa (6/12/2016) Facebook menjelaskan setiap konten akan di tandai menggunakan kode unik digital finggerprint untuk mengidentifikasi dan menghapusnya.

Cara ini dianggap paling effisien agar semua server database dapat menghubungkan algoritmanya masing-masing.

Tidak hanya konten teroris, konten pornografi juga menjadi target dari kolaborasi ini. Mengingat pengguna mereka juga banyak dari kalangan anak-anak. Penghapusan konten ini juga agar anak-anak tidak dapat mengakses konten-konten yang mengandung kekerasan dan pornografi.

Konten tersebut tidak dihapus secara otomatis pada saat ditandai oleh database, melainkan server akan memberika notifikasi kepada beberapa perusahaan yang tergabung dalam proyek ini dan perusahaan tersebut yang akan menindak lanjuti sesuai dengan regulasinya.

“Kami mengharapkan kolaborasi ini akan berdampak besar, kami akan membantu untuk meminimalisir dan menekan konten – konten teroris secara online,” demikian pernyataan dari Facebook.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita SainsTek Terkini Lainnya
Tips ESET Menghindarkan Anak dari Konten Dewasa di Internet
Pendidikan - Kamis, 22 Juni 2017 - 10:54 WIB

Tips ESET Menghindarkan Anak dari Konten Dewasa di Internet

Internet adalah alat pendidikan yang bagus bagi anak-anak, yang dapat digunakan untuk mendukung proses belajar mereka. Namun, dunia maya itu ...
Berkat Keahlian IT, M Fachrin Tembus Program Indonesia Next di Silicon Valley
Pendidikan - Selasa, 20 Juni 2017 - 02:01 WIB

Berkat Keahlian IT, M Fachrin Tembus Program Indonesia Next di Silicon Valley

Seiring dengan kemajuan teknologi dan perkembangan dunia yang semakin cepat, dibutuhkan generasi muda yang mampu dan handal dalam menghadapi berbagai ...
Pernah Gagal, Bintang Thunder Tak Menyerah Raih Mimpinya
Pendidikan - Selasa, 20 Juni 2017 - 01:54 WIB

Pernah Gagal, Bintang Thunder Tak Menyerah Raih Mimpinya

Sesuai dengan namanya, Bintang Thunder atau biasa disapa Bintang mengaku tak pernah lelah dalam mengejar impiannya menjadi bintang bagi masa ...
Nokia 3310 si ‘Ponsel Sejuta Umat ‘Resmi Dijual di Indonesia
Seluler - Kamis, 15 Juni 2017 - 19:19 WIB

Nokia 3310 si ‘Ponsel Sejuta Umat ‘Resmi Dijual di Indonesia

Pihak HMD Global, selaku rumah bagi ponsel Nokia 3310 mengumumkan secara resmi bahwa telepon selular dengan julukan sejuta umat itu ...
Kejahatan Siber Perusahaan Biasanya Dilakukan Karyawan dengan Motiv Dendam
Cyber - Kamis, 15 Juni 2017 - 16:46 WIB

Kejahatan Siber Perusahaan Biasanya Dilakukan Karyawan dengan Motiv Dendam

Berdasarkan riset dari Haystax Technology ditemukan fakta bahwa 74% perusahaan merasa rentan dengan ancaman orang dalam, sementara 56% profesional keamanan ...
3 Tipe Karyawan Penyebab Rentan Bahaya Siber
Cyber - Kamis, 15 Juni 2017 - 16:42 WIB

3 Tipe Karyawan Penyebab Rentan Bahaya Siber

Riset dari Haystax Technology ditemukan fakta bahwa bahwa 74% perusahaan merasa rentan dengan ancaman orang dalam, sementara 56 persen profesional ...