Rabu, 24 Mei 2017 | 10.59 WIB
KiniNEWS>SainsTek>Telekomunikasi>Facebook, Microsoft, Twitter dan Youtube Berkolaborasi Hapus Konten Terorisme di Database

Facebook, Microsoft, Twitter dan Youtube Berkolaborasi Hapus Konten Terorisme di Database

Reporter : Fauzan | Selasa, 6 Desember 2016 - 11:02 WIB

IMG-3247

Teroris. (Ilustrasi)

kini.co.id – Perusahaan jejaring sosial raksasa Facebook, Microsoft, Twitter dan Youtube akan membuat database yang saling terkoneksi satu dengan yang lainnya, mereka sepakat untuk menghapus konten-konten yang dianggap berkaitan dengan teroris di server database mereka.

Dilansir dari Techcrunch, Selasa (6/12/2016) Facebook menjelaskan setiap konten akan di tandai menggunakan kode unik digital finggerprint untuk mengidentifikasi dan menghapusnya.

Cara ini dianggap paling effisien agar semua server database dapat menghubungkan algoritmanya masing-masing.

Tidak hanya konten teroris, konten pornografi juga menjadi target dari kolaborasi ini. Mengingat pengguna mereka juga banyak dari kalangan anak-anak. Penghapusan konten ini juga agar anak-anak tidak dapat mengakses konten-konten yang mengandung kekerasan dan pornografi.

Konten tersebut tidak dihapus secara otomatis pada saat ditandai oleh database, melainkan server akan memberika notifikasi kepada beberapa perusahaan yang tergabung dalam proyek ini dan perusahaan tersebut yang akan menindak lanjuti sesuai dengan regulasinya.

“Kami mengharapkan kolaborasi ini akan berdampak besar, kami akan membantu untuk meminimalisir dan menekan konten – konten teroris secara online,” demikian pernyataan dari Facebook.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita SainsTek Terkini Lainnya
Yuk Intip Bocoran Desain Apple iPhone 8
Seluler - Kamis, 18 Mei 2017 - 16:43 WIB

Yuk Intip Bocoran Desain Apple iPhone 8

Setelah pesaingnya Samsung tengah menyiapkan ponsel berkamera ganda pertama, Apple dengan iPhone 8 tak mau kalah dengan desain eksentriknya yang ...
‘Meluruskan Pemahaman Hadis Kaum Jihadis’
Ilmiah - Rabu, 17 Mei 2017 - 08:41 WIB

‘Meluruskan Pemahaman Hadis Kaum Jihadis’

Deradikalisasi saat ini terus digencarkan dalam meluruskan pemahaman radikal, terutama kaum Khawarij yang kini mendapat tempat di bumi Nusantara.Badan Nasional ...
Masyarakat tak Perlu Panik Ada Serangan Virus WannaCry
Cyber - Minggu, 14 Mei 2017 - 20:05 WIB

Masyarakat tak Perlu Panik Ada Serangan Virus WannaCry

Kementerian Komunikasi dan Informatika mengantisipasi penyebaran virus Ransomeware WannaCry dan menghimbau masyarakat tak perlu panik terhadap serangan virus yang kini ...
Hadapi Ransomware WannaCry, Ini Saran ESET Indonesia
Cyber - Minggu, 14 Mei 2017 - 19:32 WIB

Hadapi Ransomware WannaCry, Ini Saran ESET Indonesia

Virus malware ransomware WannaCry yang menyerang berbagai perusahaan di seluruh dunia termasuk di Indonesia menyebabkan korban berjatuhan dalam jumlah besar.Ransomware ...
Sang Legendaris Nokia 3310 Siap Dipasarkan
Seluler - Minggu, 7 Mei 2017 - 10:35 WIB

Sang Legendaris Nokia 3310 Siap Dipasarkan

Setelah dirilis beberapa bulan lalu, HP legendaris Nokia 3310 akhirnya diumumkan resmi bakal meluncur ke pasaran. Dalam akun resmi Twitter ...
Teknologi Militer yang Menjadi Milik Umum
Telekomunikasi - Selasa, 18 April 2017 - 18:22 WIB

Teknologi Militer yang Menjadi Milik Umum

Enkripsi secara eksplisit dapat diartikan sebagai suatu proses untuk mengubah pesan (informasi) sehingga tidak dapat dilihat ...