Senin, 18 Desember 2017 | 13.58 WIB
KiniNEWS>SainsTek>Telekomunikasi>Facebook, Microsoft, Twitter dan Youtube Berkolaborasi Hapus Konten Terorisme di Database

Facebook, Microsoft, Twitter dan Youtube Berkolaborasi Hapus Konten Terorisme di Database

Reporter : Fauzan | Selasa, 6 Desember 2016 - 11:02 WIB

IMG-3247

Teroris. (Ilustrasi)

kini.co.id – Perusahaan jejaring sosial raksasa Facebook, Microsoft, Twitter dan Youtube akan membuat database yang saling terkoneksi satu dengan yang lainnya, mereka sepakat untuk menghapus konten-konten yang dianggap berkaitan dengan teroris di server database mereka.

Dilansir dari Techcrunch, Selasa (6/12/2016) Facebook menjelaskan setiap konten akan di tandai menggunakan kode unik digital finggerprint untuk mengidentifikasi dan menghapusnya.

Cara ini dianggap paling effisien agar semua server database dapat menghubungkan algoritmanya masing-masing.

Tidak hanya konten teroris, konten pornografi juga menjadi target dari kolaborasi ini. Mengingat pengguna mereka juga banyak dari kalangan anak-anak. Penghapusan konten ini juga agar anak-anak tidak dapat mengakses konten-konten yang mengandung kekerasan dan pornografi.

Konten tersebut tidak dihapus secara otomatis pada saat ditandai oleh database, melainkan server akan memberika notifikasi kepada beberapa perusahaan yang tergabung dalam proyek ini dan perusahaan tersebut yang akan menindak lanjuti sesuai dengan regulasinya.

“Kami mengharapkan kolaborasi ini akan berdampak besar, kami akan membantu untuk meminimalisir dan menekan konten – konten teroris secara online,” demikian pernyataan dari Facebook.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita SainsTek Terkini Lainnya
Uber tunjuk Monika Rudijono, Presiden direktur
Teknologi - Rabu, 13 Desember 2017 - 18:02 WIB

Uber tunjuk Monika Rudijono, Presiden direktur

Uber Technologies Inc, resmi menunjuk Monika Rudijono sebagai Presiden Uber Indonesia, menggantikan Alan Jiang.Chief Business Officer, Uber Asia Pacific Brooks ...
Google Maps ikuti jejak Wikipedia akui Yerusalem Ibu Kota Israel
Teknologi - Senin, 11 Desember 2017 - 19:22 WIB

Google Maps ikuti jejak Wikipedia akui Yerusalem Ibu Kota Israel

Setelah Wikipediamencantumkan Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel, kini giliran Google Maps melakukan hal yang sama. Alhasil aplikasi penunjuk arah milik Google tersebut dibanjiri ...
Sandisk iXpand Base, hadirkan penyimpanan sekaligus isi ulang baterai
Teknologi - Rabu, 6 Desember 2017 - 11:49 WIB

Sandisk iXpand Base, hadirkan penyimpanan sekaligus isi ulang baterai

Western Digital (WD) kembali memperluas solusi perangkat penyimpanan mobile mereka dengan meluncurkan SanDisk iXpandTM Base.Produk baru ini disebut sangat cocok ...
Facebook paling banyak digunakan sebar SARA
Teknologi - Senin, 27 November 2017 - 21:56 WIB

Facebook paling banyak digunakan sebar SARA

Polri menyebutkan dari sejumlah media sosial yang kerap digunakan netizen tanah air, Facebook dinilai menjadi aplikasi media sosial yang paling ...
Ngeri! Ilmuwan Prediksi Ada 20 Gempa Besar di 2018, Minimal 7 SR
Ilmiah - Kamis, 23 November 2017 - 13:24 WIB

Ngeri! Ilmuwan Prediksi Ada 20 Gempa Besar di 2018, Minimal 7 SR

Para ilmuwan memprediksi akan terjadi gempa global pada tahun 2018 mendatang. Gempa yang terjadi tersebut diprediksi berskala besar, minimal berkekuatan ...
Mining Scrip Servernya Sempat  di Retas, Ini Penjelasan Beritasatu
Teknologi - Rabu, 22 November 2017 - 15:11 WIB

Mining Scrip Servernya Sempat di Retas, Ini Penjelasan Beritasatu

Situs Beritasatu Selasa (21/11) pagi sempat diretas dan mengalami injection script pada salah satu server ads-nya. Peretas menginjeksikan secara ilegal script untuk mengaktifkan malware script web-base crypto-mining, ...