Sabtu, 16 Desember 2017 | 15.54 WIB
KiniNEWS>SainsTek>Pendidikan>Survey: 80 Persen Pelajar Tak Sadar Dibohongi Berita Hoax di Medsos

Survey: 80 Persen Pelajar Tak Sadar Dibohongi Berita Hoax di Medsos

Reporter : Bayu Faisal | Sabtu, 3 Desember 2016 - 16:40 WIB

IMG-3233

Hoax. (Ilustrasi)

kini.co.id – Keberadaan media sosial tak hanya menjadi tempat bersenang-senang. Kini media sosial juga menjadi sarana bagi oknum yang tidak bertanggungjawab untuk menyebarkan berita fitnah dan hoax.

Sayangnya, tak seluruhnya pengguna media sosial sadar kalau mereka sedang dibohongi berita palsu. Terlebih, di media sosial kebanyakan adalah anak-anak di bawah umur dan orang dewasa yang tingkat pendidikan yang rendah.

Bahkan sebuah survey yang dilakukan para peneliti dari Stanford’s Education History Group menunjukkan kebanyakan siswa tidak bisa membedakan berita yang benar dan berita bohong.

80 persen dari 7.800 siswa yang duduk di bangku SMP hingga kuliah, tidak dapat membedakan berita hoax dan berita asli.

Mereka diberi beberapa berita dan diminta menilai apakah berita tersebut dapat dipercaya atau tidak. Hasilnya sangat memprihatinkan, tidak sedikit dari siswa yang lupa untuk memeriksa penulis maupun sponsor di balik artikel tersebut.

Mereka juga kesulitan memahami sebuah iklan terselubung dapat berada dalam sebuah berita. Mirisnya, para pelajar malah menganggap berita layak dipercaya jika menampilkan gambar yang besar.

Sam Wineburg, penulis utama penelitian tersebut dan pendiri Stanford History Education Group mengatakan orangtua justru berasumsi anak yang pandai menggunakan media sosial juga gampang terpapar konten yang mereka temukan disana, Sabtu (3/12/2016)

Untuk itu, kata dia, mungkin sudah saatnya orangtua dan guru bekerjasama untuk mengajari anak cara-cara memilih informasi yang tepat agar tidak termakan berita hoax.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita SainsTek Terkini Lainnya
Uber tunjuk Monika Rudijono, Presiden direktur
Teknologi - Rabu, 13 Desember 2017 - 18:02 WIB

Uber tunjuk Monika Rudijono, Presiden direktur

Uber Technologies Inc, resmi menunjuk Monika Rudijono sebagai Presiden Uber Indonesia, menggantikan Alan Jiang.Chief Business Officer, Uber Asia Pacific Brooks ...
Google Maps ikuti jejak Wikipedia akui Yerusalem Ibu Kota Israel
Teknologi - Senin, 11 Desember 2017 - 19:22 WIB

Google Maps ikuti jejak Wikipedia akui Yerusalem Ibu Kota Israel

Setelah Wikipediamencantumkan Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel, kini giliran Google Maps melakukan hal yang sama. Alhasil aplikasi penunjuk arah milik Google tersebut dibanjiri ...
Sandisk iXpand Base, hadirkan penyimpanan sekaligus isi ulang baterai
Teknologi - Rabu, 6 Desember 2017 - 11:49 WIB

Sandisk iXpand Base, hadirkan penyimpanan sekaligus isi ulang baterai

Western Digital (WD) kembali memperluas solusi perangkat penyimpanan mobile mereka dengan meluncurkan SanDisk iXpandTM Base.Produk baru ini disebut sangat cocok ...
Facebook paling banyak digunakan sebar SARA
Teknologi - Senin, 27 November 2017 - 21:56 WIB

Facebook paling banyak digunakan sebar SARA

Polri menyebutkan dari sejumlah media sosial yang kerap digunakan netizen tanah air, Facebook dinilai menjadi aplikasi media sosial yang paling ...
Ngeri! Ilmuwan Prediksi Ada 20 Gempa Besar di 2018, Minimal 7 SR
Ilmiah - Kamis, 23 November 2017 - 13:24 WIB

Ngeri! Ilmuwan Prediksi Ada 20 Gempa Besar di 2018, Minimal 7 SR

Para ilmuwan memprediksi akan terjadi gempa global pada tahun 2018 mendatang. Gempa yang terjadi tersebut diprediksi berskala besar, minimal berkekuatan ...
Mining Scrip Servernya Sempat  di Retas, Ini Penjelasan Beritasatu
Teknologi - Rabu, 22 November 2017 - 15:11 WIB

Mining Scrip Servernya Sempat di Retas, Ini Penjelasan Beritasatu

Situs Beritasatu Selasa (21/11) pagi sempat diretas dan mengalami injection script pada salah satu server ads-nya. Peretas menginjeksikan secara ilegal script untuk mengaktifkan malware script web-base crypto-mining, ...