Kamis, 19 Oktober 2017 | 05.09 WIB
KiniNEWS>SainsTek>Ilmiah>Getaran Gempa Jepang Sampai Bengkulu, Kok Bisa?

Getaran Gempa Jepang Sampai Bengkulu, Kok Bisa?

Reporter : Bayu Faisal | Selasa, 22 November 2016 - 14:07 WIB

IMG-3223

Gempa. (Ilustrasi)

Bengkulu, kini.co.id – Gempa berkekuatan 6,9 skala richter yang melanda Jepang juga berimbas hingga ke Bengkulu, Indonesia, Selasa (22/11/2016).

Kepala Stasiun Geofisika BMKG Kepahiang Bengkulu, Litman menjelaskan, berdasarkan hasil analisa gempa yang melanda dua kabupaten di Bengkulu itu disebabkan adanya gangguan dari gempa yang terjadi di pantai timur Jepang.

“Analisa pengamatan gempa terjadi karena gangguan gempa di Jepang, sehingga sensor kita merekam getaran gempa,” jelasnya.

Ia menerangkan gempa di Lebong merupakan gempa tektonik. Dan itu merupakan dampak gempa di Jepang dan bukan gempa darat atau adanya pergerakan sesar Sumatera.

“Begitu juga yang terjadi di Kabupaten Kaur,” kata dia.

Sebelumnya, pagi tadi sekira pukul 04.47 gempa mengguncang Muara Aman, Kabupaten Lebong, Bengkulu dengan kekuatan 4,1 SR. Pusat gempa berada di 7 kilometer barat laut Muara Aman dengan kedalaman 107 km.

Bukan cuma sekali, gempa kembali menggoyang Bintuhan, Kabupaten Kaur Bengkulu sekuat 3,9 SR sekira satu setengah jam kemudian pada pukul 06.25 WIB.

Lokasinya berada di 173 Km barat daya Bintuhan dengan kedalaman 14 km. Kedua gempa tersebut tidak berpotensi tsunami dan tidak begitu dirasakan masyarakat.

Belum ada korban ataupun kerugian yang dilaporkan akibat gempa yang terjadi di dua kabupaten itu.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita SainsTek Terkini Lainnya
Google gandeng ESET basmi software berbahaya di internet
Cyber - Selasa, 17 Oktober 2017 - 18:08 WIB

Google gandeng ESET basmi software berbahaya di internet

Setiap hari jutaan pengguna internet, tanpa mereka sadari, seringkali menjadi korban perangkat lunak yang memodifikasi hasil pencarian mereka untuk mengalihkannya ...
Gerakan bijak bersosial media rambah Kota Gudeg
Telekomunikasi - Sabtu, 7 Oktober 2017 - 11:24 WIB

Gerakan bijak bersosial media rambah Kota Gudeg

Gerakan Bijak Bersosial Media (Bersosmed) yang diluncurkan di Jakarta beberapa waktu lalu, kini mulai merambah sejumlah kota lainnya, yakni Jogja.Gerakan ...
Vivo resmi luncurkan v7+ di Indonesia
Seluler - Jumat, 29 September 2017 - 03:24 WIB

Vivo resmi luncurkan v7+ di Indonesia

Vivo resmi meluncurkan perangkat premiumnya V7+ di Indonesia dalam sebuah acara yang digelar di JiExpo Kemayoran dan disiarkan secara langsung ...
Baru Diluncurkan, iOS 11 Ternyata Lebih Boros Baterai
Seluler - Rabu, 27 September 2017 - 15:55 WIB

Baru Diluncurkan, iOS 11 Ternyata Lebih Boros Baterai

Diluncurkannya iOS 11 oleh Apple ternyata tak begitu menuai respon positif dari pengguna. Sebaliknya, iOS 11 ternyata lebih banyak memakan ...
Pengalaman Mengerikan Orang-orang yang Mengunjungi Deep Web
Cyber - Sabtu, 23 September 2017 - 10:43 WIB

Pengalaman Mengerikan Orang-orang yang Mengunjungi Deep Web

Deep Web adalah bagian dari World Wide Web tetapi tidak termasuk ke dalam internet yang dapat dicari dengan mudah, yaitu ...
Deep Web dan Dark Web, Apa Bedanya?
Cyber - Sabtu, 23 September 2017 - 09:42 WIB

Deep Web dan Dark Web, Apa Bedanya?

Meski banyak persamaan, Deep Web dan Dark Web ternyata berbeda. Deep Web merupakan tempat berisi situs-situs, forum, dan toko online ...