Kamis, 17 Agustus 2017 | 22.16 WIB
KiniNEWS>SainsTek>Ilmiah>Supermoon Menghiasi Langit Medan

Supermoon Menghiasi Langit Medan

Reporter : Sindi Violinda | Senin, 14 November 2016 - 20:20 WIB

IMG-3215

Supermoon (14/11), Medan, 20.26 WIB. (KiniNews/Ade)

Medan, kini.co.id – Fenomena Supermoon kembali dapat disaksikan masyarakat Kota Medan dan seluruh Wilayah Indonesia pada hari ini, Senin (14/11/2016).

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah 1 Sumatera Utara mengatakan, ini merupakan fenomena Supermoon yang terjadi kedua kali di Indonesia sejak Merdeka setelah tahun pertamanya yang terjadi pada tahun 1948.

BMKG memprediksi fenomena Supermoon ini akan kembali terjadi pada 25 November tahun 2034.

Meskipun cuaca Kota Medan pada malam ini diperkirakan akan hujan ringan, masyarakat Medan masih bisa menyaksikan fenomena langka tersebut malam ini.

Terbukti dengan trending topik di medsos terkait supermoon di langit Medan malam ini. Beberapa orang juga sudah mengunggah foto bulan di akun media sosialnya.

Kabag Humas BMKG Wilayah I Sumut, Sunardi mengatakan hujan ringan hanyalah prediksi melihat cuaca yang cukup berawan tebal. Akan tetapi, masyarakat khususnya Kota Medan tetap dapat melihat Supermoon pada malam ini.

“Hari ini merupakan kesempatan yang sangat langka, karena bulan berada di posisi terdekat dengan bumi, dan bulan akan terlihat 2 kali lebih besar dari bulan biasanya.” kata BMKG kepada reporter KiniNews Senin (14/11/2016).

BMKG menambahkan fenomena Supermoon ini akan dimulai dengan fase awal yaitu pukul 11: 23 UTC atau ​18:23 Wib dan dengan fase ​purnama yang dimulai pukul 13:52 UTC atau 20:52 Wib.

“Fase purnama pada 20:52 setelah itu bakal lebih besar lagi kira-kira pukul sepuluh malam dan diprediksi akan berakhir pukul 3 pagi,” tambahnya.

Fase pertama dimulai seperti terbitnya bulan, fase kedua cerah, dan akan lebih cerah lagi, kecuali tertutup awan.

BMKG mengimbau kepada masyarakat agar melihat fenomena langka ini. Ia juga mengatakan fenomena Supermoon ini dapat dilihat secara kasatmata, karena akan terbit seperti bulan purnama biasa, akan tetapi lebih besar.

BMKG juga mengatakan,  jarak terdekat pada bulan dan bumi kurang lebih  121 524 Mil dari jarak bumi dengan jarak terdekatnya.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita SainsTek Terkini Lainnya
Solusi Perkuat Keamaan Password Anda di komputer
Cyber - Kamis, 10 Agustus 2017 - 18:23 WIB

Solusi Perkuat Keamaan Password Anda di komputer

Banyak pengguna komputer masih membuat kesalahan yang sama dengan menggunakan password serupa di banyak akun, seperti menggunakan password perusahaan untuk ...
Heboh ‘Eta Terangkanlah’, Netter: Aneh Dikit Viral
Cyber - Kamis, 10 Agustus 2017 - 08:56 WIB

Heboh ‘Eta Terangkanlah’, Netter: Aneh Dikit Viral

Frasa "Eta Terangkanlah" kini menghiasi jagad media sosial. Hampir di semua media sosial orang menyebut frasa itu. Baik dalam berkomentar ...
Website yang Pakai Iklan Mengganggu Bakal Ditindak Google
Cyber - Kamis, 10 Agustus 2017 - 08:24 WIB

Website yang Pakai Iklan Mengganggu Bakal Ditindak Google

Bermacam iklan yang muncul di website merupakan sumber pendapatan keuangan. Namun tak jarang iklan-iklan tersebut malah mengganggu pengunjung.Pengunjung yang berniat ...
Waduh, Sambil Bawa Anak Ibu Ini Seret Suami yang Lagi Nyawer Biduan
Cyber - Selasa, 8 Agustus 2017 - 16:42 WIB

Waduh, Sambil Bawa Anak Ibu Ini Seret Suami yang Lagi Nyawer Biduan

Lagi asyik berjoged dan menyawer biduan cantik di sebuah acara hajatan, seorang pria didatangi istrinya.Sambil menggendong anak sang istri lantas ...
Berfoto Pegang Anu Tapir, Gadis Ini Dihujat
Cyber - Selasa, 8 Agustus 2017 - 14:50 WIB

Berfoto Pegang Anu Tapir, Gadis Ini Dihujat

Berselfie di semua tempat adalah hobi kaum muda di zaman serba digital ini.Hal itu pulalah yang dilakukan Hazreen Syafiela (25) ...
Warga Indonesia Bisa Lihat Gerhana Bulan Malam Ini
Ilmiah - Senin, 7 Agustus 2017 - 09:45 WIB

Warga Indonesia Bisa Lihat Gerhana Bulan Malam Ini

Bagi yang gemar mengamati benda langit, malam ini akan menjadi malam yang menyenangkan. Pasalnya, malam ini akan terjadi fenomena langka ...