Rabu, 24 Mei 2017 | 11.13 WIB
KiniNEWS>SainsTek>Game>Banyak Kecurangan, Pokemon Go Mulai Ditinggalkan Penggemar?

Banyak Kecurangan, Pokemon Go Mulai Ditinggalkan Penggemar?

Reporter : Bayu Faisal | Kamis, 25 Agustus 2016 - 16:20 WIB

IMG-22

Game Pokemon GO. (Ist)

kini.co.id – Demam Pokemon GO tampaknya tak berlangsung lama. Pasalnya, saat ini para pemain mulai meninggalkan permainan tersebut. Pasalnya, sebagian pemain sudah bosan hanya bisa menangkap pokemon.

Sedangkan untuk bertarung di Gym tidak memungkinkan jika level pemain masih rendah. Sayangnya, pemain level tinggi banyak berlaku curang yakni dengan bermain menggunakan aplikasi khusus di komputer.

“Padahal udah main jujur, sering nongkrong di Pokestop berjam-jam, ngopi susah payah sampai level 25 malah di-banned, sedangkan yang main curang masih duduk manis jadi leader di gym levelnya di atas 30,” ujar seorang pengguna di komentar Playstore.

Sementara, seorang analis senior dari firma dagang Axiom Capital Manegement, Victor Anthony, penurunan tren game berbasis augmented reality tersebut dapat dilihat dari berbagai sisi.

Hal senada juga diungkapkan perusahaan survei aplikasi, Apptopia. Apptopia melampirkan sejumlah bukti statistik yang mendukung pernyataanya. Diantaranya yaitu jumlah pengguna harian, unduhan, tingkat pemakaian (engagement) dan waktu yang dihabiskan untuk memainkannya.

Pokemon Go terbukti masih belum bisa mematahkan tren game itu diawal-awal perilisannya. Permainan augmented reality justru mulai mengalami penurunan yang cukup drastis.

Hal ini sesuai dengan prediksi beberapa pengamat saat Pokemon Go baru dirilis. Kesuksesan instan yang diperoleh permainan itu bisa jadi hanya untuk sesaat untuk mengobati rasa penasaran masyarakat. Meski demikian, Pokemon Go sendiri telah beberapa kali diperbarui untuk kualitas yang lebih baik dan fitur baru agar pengguna tak mudah bosan.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita SainsTek Terkini Lainnya
Yuk Intip Bocoran Desain Apple iPhone 8
Seluler - Kamis, 18 Mei 2017 - 16:43 WIB

Yuk Intip Bocoran Desain Apple iPhone 8

Setelah pesaingnya Samsung tengah menyiapkan ponsel berkamera ganda pertama, Apple dengan iPhone 8 tak mau kalah dengan desain eksentriknya yang ...
‘Meluruskan Pemahaman Hadis Kaum Jihadis’
Ilmiah - Rabu, 17 Mei 2017 - 08:41 WIB

‘Meluruskan Pemahaman Hadis Kaum Jihadis’

Deradikalisasi saat ini terus digencarkan dalam meluruskan pemahaman radikal, terutama kaum Khawarij yang kini mendapat tempat di bumi Nusantara.Badan Nasional ...
Masyarakat tak Perlu Panik Ada Serangan Virus WannaCry
Cyber - Minggu, 14 Mei 2017 - 20:05 WIB

Masyarakat tak Perlu Panik Ada Serangan Virus WannaCry

Kementerian Komunikasi dan Informatika mengantisipasi penyebaran virus Ransomeware WannaCry dan menghimbau masyarakat tak perlu panik terhadap serangan virus yang kini ...
Hadapi Ransomware WannaCry, Ini Saran ESET Indonesia
Cyber - Minggu, 14 Mei 2017 - 19:32 WIB

Hadapi Ransomware WannaCry, Ini Saran ESET Indonesia

Virus malware ransomware WannaCry yang menyerang berbagai perusahaan di seluruh dunia termasuk di Indonesia menyebabkan korban berjatuhan dalam jumlah besar.Ransomware ...
Sang Legendaris Nokia 3310 Siap Dipasarkan
Seluler - Minggu, 7 Mei 2017 - 10:35 WIB

Sang Legendaris Nokia 3310 Siap Dipasarkan

Setelah dirilis beberapa bulan lalu, HP legendaris Nokia 3310 akhirnya diumumkan resmi bakal meluncur ke pasaran. Dalam akun resmi Twitter ...
Teknologi Militer yang Menjadi Milik Umum
Telekomunikasi - Selasa, 18 April 2017 - 18:22 WIB

Teknologi Militer yang Menjadi Milik Umum

Enkripsi secara eksplisit dapat diartikan sebagai suatu proses untuk mengubah pesan (informasi) sehingga tidak dapat dilihat ...