Kamis, 19 Oktober 2017 | 05.15 WIB
KiniNEWS>SainsTek>Lainnya>Tak Ada Nama Palestina di Peta Google, Netizen Kecam Google

Tak Ada Nama Palestina di Peta Google, Netizen Kecam Google

Reporter : Bayu Faisal | Rabu, 10 Agustus 2016 - 22:17 WIB

IMG-18

Terilihat pada peta tak ada label Palestina pada peta tersebut, yang tertera hanya Israel (Google Maps)

Gaza, kini.co.id – Wilayah Palestina di Peta Online Google (Google Maps) telah berganti nama menjadi Israel secara keseluruhan. Hal ini mengakibatkan seluruh warga dan netizen bereaksi dan mengecam google.

Belum diketahui apa sebab Google menganti nama wilayah Palestina sehingga menjadi Israel secara keseluruhan, namun para netizen yang telah geram melihat Google telah menandatangani petisi yang ada di Change.org, dan mendesak Google untuk mengembalikan label Palestina, dan bukan menjadikannya bagian dari Israel.

Sementara itu Forum Jurnalis Palestina menegaskan, keputusan yang dibuat oleh Google telah bertentangan dengan semua norma dan konvensi internasional. Penghapusan nama Palestina itu sendiri terjadi sejak Senin (25/7/2016).

Forum tersebut juga mengungkapkan bahwa diduga keputusan Google tersebut merupakan salah satu bagian dari skema Israel untuk melegitimasi negaranya untuk generasi masa depannya.

“Keputusan Google menghapus Palestina dari peta adalah bagian dari skema Israel untuk menjadi negara terlegitimasi bagi generasi masa depannya dan menghapus Palestina,” seperti dikutip dari Middle East Monitor.

Forum itu juga mendesak Google untuk segera mengembalikan label Palestina seperti sedia kala.

Editor: Ade

KOMENTAR ANDA
Berita SainsTek Terkini Lainnya
Google gandeng ESET basmi software berbahaya di internet
Cyber - Selasa, 17 Oktober 2017 - 18:08 WIB

Google gandeng ESET basmi software berbahaya di internet

Setiap hari jutaan pengguna internet, tanpa mereka sadari, seringkali menjadi korban perangkat lunak yang memodifikasi hasil pencarian mereka untuk mengalihkannya ...
Gerakan bijak bersosial media rambah Kota Gudeg
Telekomunikasi - Sabtu, 7 Oktober 2017 - 11:24 WIB

Gerakan bijak bersosial media rambah Kota Gudeg

Gerakan Bijak Bersosial Media (Bersosmed) yang diluncurkan di Jakarta beberapa waktu lalu, kini mulai merambah sejumlah kota lainnya, yakni Jogja.Gerakan ...
Vivo resmi luncurkan v7+ di Indonesia
Seluler - Jumat, 29 September 2017 - 03:24 WIB

Vivo resmi luncurkan v7+ di Indonesia

Vivo resmi meluncurkan perangkat premiumnya V7+ di Indonesia dalam sebuah acara yang digelar di JiExpo Kemayoran dan disiarkan secara langsung ...
Baru Diluncurkan, iOS 11 Ternyata Lebih Boros Baterai
Seluler - Rabu, 27 September 2017 - 15:55 WIB

Baru Diluncurkan, iOS 11 Ternyata Lebih Boros Baterai

Diluncurkannya iOS 11 oleh Apple ternyata tak begitu menuai respon positif dari pengguna. Sebaliknya, iOS 11 ternyata lebih banyak memakan ...
Pengalaman Mengerikan Orang-orang yang Mengunjungi Deep Web
Cyber - Sabtu, 23 September 2017 - 10:43 WIB

Pengalaman Mengerikan Orang-orang yang Mengunjungi Deep Web

Deep Web adalah bagian dari World Wide Web tetapi tidak termasuk ke dalam internet yang dapat dicari dengan mudah, yaitu ...
Deep Web dan Dark Web, Apa Bedanya?
Cyber - Sabtu, 23 September 2017 - 09:42 WIB

Deep Web dan Dark Web, Apa Bedanya?

Meski banyak persamaan, Deep Web dan Dark Web ternyata berbeda. Deep Web merupakan tempat berisi situs-situs, forum, dan toko online ...