Sabtu, 16 Desember 2017 | 15.51 WIB
KiniNEWS>SainsTek>Lainnya>Tak Ada Nama Palestina di Peta Google, Netizen Kecam Google

Tak Ada Nama Palestina di Peta Google, Netizen Kecam Google

Reporter : Bayu Faisal | Rabu, 10 Agustus 2016 - 22:17 WIB

IMG-18

Terilihat pada peta tak ada label Palestina pada peta tersebut, yang tertera hanya Israel (Google Maps)

Gaza, kini.co.id – Wilayah Palestina di Peta Online Google (Google Maps) telah berganti nama menjadi Israel secara keseluruhan. Hal ini mengakibatkan seluruh warga dan netizen bereaksi dan mengecam google.

Belum diketahui apa sebab Google menganti nama wilayah Palestina sehingga menjadi Israel secara keseluruhan, namun para netizen yang telah geram melihat Google telah menandatangani petisi yang ada di Change.org, dan mendesak Google untuk mengembalikan label Palestina, dan bukan menjadikannya bagian dari Israel.

Sementara itu Forum Jurnalis Palestina menegaskan, keputusan yang dibuat oleh Google telah bertentangan dengan semua norma dan konvensi internasional. Penghapusan nama Palestina itu sendiri terjadi sejak Senin (25/7/2016).

Forum tersebut juga mengungkapkan bahwa diduga keputusan Google tersebut merupakan salah satu bagian dari skema Israel untuk melegitimasi negaranya untuk generasi masa depannya.

“Keputusan Google menghapus Palestina dari peta adalah bagian dari skema Israel untuk menjadi negara terlegitimasi bagi generasi masa depannya dan menghapus Palestina,” seperti dikutip dari Middle East Monitor.

Forum itu juga mendesak Google untuk segera mengembalikan label Palestina seperti sedia kala.

Editor: Ade

KOMENTAR ANDA
Berita SainsTek Terkini Lainnya
Uber tunjuk Monika Rudijono, Presiden direktur
Teknologi - Rabu, 13 Desember 2017 - 18:02 WIB

Uber tunjuk Monika Rudijono, Presiden direktur

Uber Technologies Inc, resmi menunjuk Monika Rudijono sebagai Presiden Uber Indonesia, menggantikan Alan Jiang.Chief Business Officer, Uber Asia Pacific Brooks ...
Google Maps ikuti jejak Wikipedia akui Yerusalem Ibu Kota Israel
Teknologi - Senin, 11 Desember 2017 - 19:22 WIB

Google Maps ikuti jejak Wikipedia akui Yerusalem Ibu Kota Israel

Setelah Wikipediamencantumkan Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel, kini giliran Google Maps melakukan hal yang sama. Alhasil aplikasi penunjuk arah milik Google tersebut dibanjiri ...
Sandisk iXpand Base, hadirkan penyimpanan sekaligus isi ulang baterai
Teknologi - Rabu, 6 Desember 2017 - 11:49 WIB

Sandisk iXpand Base, hadirkan penyimpanan sekaligus isi ulang baterai

Western Digital (WD) kembali memperluas solusi perangkat penyimpanan mobile mereka dengan meluncurkan SanDisk iXpandTM Base.Produk baru ini disebut sangat cocok ...
Facebook paling banyak digunakan sebar SARA
Teknologi - Senin, 27 November 2017 - 21:56 WIB

Facebook paling banyak digunakan sebar SARA

Polri menyebutkan dari sejumlah media sosial yang kerap digunakan netizen tanah air, Facebook dinilai menjadi aplikasi media sosial yang paling ...
Ngeri! Ilmuwan Prediksi Ada 20 Gempa Besar di 2018, Minimal 7 SR
Ilmiah - Kamis, 23 November 2017 - 13:24 WIB

Ngeri! Ilmuwan Prediksi Ada 20 Gempa Besar di 2018, Minimal 7 SR

Para ilmuwan memprediksi akan terjadi gempa global pada tahun 2018 mendatang. Gempa yang terjadi tersebut diprediksi berskala besar, minimal berkekuatan ...
Mining Scrip Servernya Sempat  di Retas, Ini Penjelasan Beritasatu
Teknologi - Rabu, 22 November 2017 - 15:11 WIB

Mining Scrip Servernya Sempat di Retas, Ini Penjelasan Beritasatu

Situs Beritasatu Selasa (21/11) pagi sempat diretas dan mengalami injection script pada salah satu server ads-nya. Peretas menginjeksikan secara ilegal script untuk mengaktifkan malware script web-base crypto-mining, ...