Sabtu, 24 Juni 2017 | 03.41 WIB
KiniNEWS>SainsTek>Tips>Tips cara Memperbaiki Temporary Profile Windows 7

Tips cara Memperbaiki Temporary Profile Windows 7

Hal ini sering terjadi dikarenakan malware di Sistem Operasi Windows anda

Reporter : Bayu Faisal | Jumat, 15 Juli 2016 - 16:12 WIB

IMG-12

Cara perbaiki windows 7 yang error profile

Jakarta, kini.co.id – Jika anda pernah atau sedang mengalami permasalahan windows dan mendapatkan pesan “You have logged with a temporary profile”, maka semua file – file anda seperti hilang dan tidak bisa membuka word atau excel. Namun anda tidak perlu panik dalam mengahadapi permasalahan seperti ini.

Untuk mengatasi permasalahan tersebut pada windows, caranya cukup mudah.

1. klik start atau logo windows 7 pada kiri bawah.

2. pada kolom pencarian, ketikan “regedit” (tanpa tanda kutip), Jika muncul pesan pemberitahuan, pilih yes.

3. Masuk ke “HKEY_LOCAL_MACHINE”

4. Pilih “SOFTWARE”

5. Pilih “Microsoft”

6. Pilih “Windows NT”

7. Pilih “CurrentVersion”

8. Pilih “ProfileList” (klik 2x pada ProfileList)

Sekarang anda akan berada pada posisi HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\ProfileList. Pada ProfileList anda akan melihat “Unique Key” yang berisikan seperti angka-angka acak, coba perhatikan pada direktori tersebut, akan ada direktori yang berakhiran “.bak”. Yang harus anda lakukan ialah :

1. Ganti nama profile anda sekarang dengan me-rename direcotry tanpa “.bak”

2. Rename diretory “.bak” dengan menghilangkan tanda “.bak” karena direktori ini merupakan profile lama anda.

3. Pilih file pada menu kiri atas, lalu exit.

4. Log off komputer windows anda, dengan cara klik start/logo windows, lalu pilih tandah panah sebelah “Shut down” dan pilih “log off”

Setelah anda login, anda akan melihat kembali tampilan profile windows. Jadi anda tidak perlu melakukan install ulang PC/Laptop anda. Perlu diperhatikan, hal ini sering terjadi karena adanya malware. Anda dapat melihat instalan software anda dengan cara menginstall “Revo Uninstaller”. Jangan lupa untuk menggunakan Anti Virus, anda dapat menggunakan “Microsoft Security Essensial” sebagai antivirus gratis yang ampuh.

Editor: Ade

KOMENTAR ANDA
Berita SainsTek Terkini Lainnya
Tips ESET Menghindarkan Anak dari Konten Dewasa di Internet
Pendidikan - Kamis, 22 Juni 2017 - 10:54 WIB

Tips ESET Menghindarkan Anak dari Konten Dewasa di Internet

Internet adalah alat pendidikan yang bagus bagi anak-anak, yang dapat digunakan untuk mendukung proses belajar mereka. Namun, dunia maya itu ...
Berkat Keahlian IT, M Fachrin Tembus Program Indonesia Next di Silicon Valley
Pendidikan - Selasa, 20 Juni 2017 - 02:01 WIB

Berkat Keahlian IT, M Fachrin Tembus Program Indonesia Next di Silicon Valley

Seiring dengan kemajuan teknologi dan perkembangan dunia yang semakin cepat, dibutuhkan generasi muda yang mampu dan handal dalam menghadapi berbagai ...
Pernah Gagal, Bintang Thunder Tak Menyerah Raih Mimpinya
Pendidikan - Selasa, 20 Juni 2017 - 01:54 WIB

Pernah Gagal, Bintang Thunder Tak Menyerah Raih Mimpinya

Sesuai dengan namanya, Bintang Thunder atau biasa disapa Bintang mengaku tak pernah lelah dalam mengejar impiannya menjadi bintang bagi masa ...
Nokia 3310 si ‘Ponsel Sejuta Umat ‘Resmi Dijual di Indonesia
Seluler - Kamis, 15 Juni 2017 - 19:19 WIB

Nokia 3310 si ‘Ponsel Sejuta Umat ‘Resmi Dijual di Indonesia

Pihak HMD Global, selaku rumah bagi ponsel Nokia 3310 mengumumkan secara resmi bahwa telepon selular dengan julukan sejuta umat itu ...
Kejahatan Siber Perusahaan Biasanya Dilakukan Karyawan dengan Motiv Dendam
Cyber - Kamis, 15 Juni 2017 - 16:46 WIB

Kejahatan Siber Perusahaan Biasanya Dilakukan Karyawan dengan Motiv Dendam

Berdasarkan riset dari Haystax Technology ditemukan fakta bahwa 74% perusahaan merasa rentan dengan ancaman orang dalam, sementara 56% profesional keamanan ...
3 Tipe Karyawan Penyebab Rentan Bahaya Siber
Cyber - Kamis, 15 Juni 2017 - 16:42 WIB

3 Tipe Karyawan Penyebab Rentan Bahaya Siber

Riset dari Haystax Technology ditemukan fakta bahwa bahwa 74% perusahaan merasa rentan dengan ancaman orang dalam, sementara 56 persen profesional ...