Kamis, 19 Oktober 2017 | 05.15 WIB
KiniNEWS>SainsTek>Ilmiah>Teleskop Raksasa China Lacak Kehidupan Luar Angkasa

Teleskop Raksasa China Lacak Kehidupan Luar Angkasa

Reporter : Bayu Faisal | Senin, 4 Juli 2016 - 14:41 WIB

IMG-7

Teleskop bulat dengan apertur 500 meter (Five-hundred-metre Aperture Spherical Telescop/FAST), milik China merupakan teleskop terbesar di dunia.

Guizhou , kini.co.id – Badan Observasi Astronomi Nasional, akhirnya berhasil memasang bagian terakhir panel teleskop terbesar di dunia.

Pemasangan bagian terakhir dari 4.450 panel ke pusat cawan besar itu, merupakan langkah bersejarah dalam peluncuran teleskop yang direncanakan mulai beroperasi September.

Pemasangan panel segitiga terakhir ke reflektor, yang ukurannya seluas 30 lapangan sepak bola, dimulai pukul 10.47 dan berlangsung sekitar 40 menit, di lembah karst Pingtang County di barat daya Provinsi Guizhou menurut warta kantor berita Xinhua.

Para ilmuwan sekarang mulai menguji teleskop Teleskop bulat dengan apertur 500 meter (Five-hundred-metre Aperture Spherical Telescop/FAST).

“Proyek ini potensial untuk mencari dan menemukan lebih banyak objek asing yang akan membantu peneliti memahami asal mula alam semesta dan mendukung upaya pelacakan kehidupan luar angkasa,” kata Deputi Kepala Badan Observasi Astronomi Nasional, Zhen Xiaonian.

Zheng mengatakan teleskop radio senilai 1,2 miliar yuan (180 juta dolar AS) itu akan menjadi yang paling unggul di tataran global dalam 10 sampai 20 tahun ke depan.

Teleskop itu dibuat dalam waktu lima tahun. Proyeknya dimulai 2011. Aktivitas pertamanya akan dimulai pada September.

Seperti diwartakan kantor berita Reuters, salah satu prioritas Beijing adalah memajukan program luar angkasanya, dengan Presiden Xi Jinping menyeru pembangunan kekuatan luar angkasa negara itu.

Ambisi China meliputi pengiriman manusia ke bulan pada 2036 dan pembangunan stasiun luar angkasa, yang sudah dimulai.

Editor: Andi

KOMENTAR ANDA
Berita SainsTek Terkini Lainnya
Google gandeng ESET basmi software berbahaya di internet
Cyber - Selasa, 17 Oktober 2017 - 18:08 WIB

Google gandeng ESET basmi software berbahaya di internet

Setiap hari jutaan pengguna internet, tanpa mereka sadari, seringkali menjadi korban perangkat lunak yang memodifikasi hasil pencarian mereka untuk mengalihkannya ...
Gerakan bijak bersosial media rambah Kota Gudeg
Telekomunikasi - Sabtu, 7 Oktober 2017 - 11:24 WIB

Gerakan bijak bersosial media rambah Kota Gudeg

Gerakan Bijak Bersosial Media (Bersosmed) yang diluncurkan di Jakarta beberapa waktu lalu, kini mulai merambah sejumlah kota lainnya, yakni Jogja.Gerakan ...
Vivo resmi luncurkan v7+ di Indonesia
Seluler - Jumat, 29 September 2017 - 03:24 WIB

Vivo resmi luncurkan v7+ di Indonesia

Vivo resmi meluncurkan perangkat premiumnya V7+ di Indonesia dalam sebuah acara yang digelar di JiExpo Kemayoran dan disiarkan secara langsung ...
Baru Diluncurkan, iOS 11 Ternyata Lebih Boros Baterai
Seluler - Rabu, 27 September 2017 - 15:55 WIB

Baru Diluncurkan, iOS 11 Ternyata Lebih Boros Baterai

Diluncurkannya iOS 11 oleh Apple ternyata tak begitu menuai respon positif dari pengguna. Sebaliknya, iOS 11 ternyata lebih banyak memakan ...
Pengalaman Mengerikan Orang-orang yang Mengunjungi Deep Web
Cyber - Sabtu, 23 September 2017 - 10:43 WIB

Pengalaman Mengerikan Orang-orang yang Mengunjungi Deep Web

Deep Web adalah bagian dari World Wide Web tetapi tidak termasuk ke dalam internet yang dapat dicari dengan mudah, yaitu ...
Deep Web dan Dark Web, Apa Bedanya?
Cyber - Sabtu, 23 September 2017 - 09:42 WIB

Deep Web dan Dark Web, Apa Bedanya?

Meski banyak persamaan, Deep Web dan Dark Web ternyata berbeda. Deep Web merupakan tempat berisi situs-situs, forum, dan toko online ...