Kamis, 19 Oktober 2017 | 05.17 WIB
KiniNEWS>SainsTek>Seluler>Pria Ngaku Penemu iPhone Gugat Apple

Pria Ngaku Penemu iPhone Gugat Apple

Reporter : Bayu Faisal | Senin, 4 Juli 2016 - 11:36 WIB

IMG-5

kini.co.id – iPhone disebutkan sudah pernah ditemukan seorang pria bernama Thomas S. Ross pada 1992. Thomas pun menggugat 10 miliar dolar AS kepada Apple.

Pada Januari 2007, CEO Apple Steve Jobs meluncurkan perangkat tersebut. Antara memberitakan, Senin (04/07/2016) Thomas Ross mengatakan bahwa selain iPhone, Apple juga menggunakan desain produk yang dia patenkan 24 tahun lalu untuk memproduksi iPod dan iPad.

Ross mengklaim bahwa ketiga produk Apple tersebut memiliki desain yang berasal dari sketsa yang dia serahkan kepada United States Patent and Trademark Office (USPTO) pada 1992 untuk mendukung pengajuan paten yang berjudul “Electronic Reading Device.”

Sketsa produk Ross menunjukkan sebuah perangkat yang menyerupai smartphone modern dengan touchscreen untuk membaca berita, melihat gambar dan menonton video. Dia mengajukan gugatan 10 miliar dolar AS dengan royalti 1,5 persen untuk penjualan perangkat iOS di masa depan.

USPTO menggugurkan pengajuan paten pada 1995 ketika Ross gagal membayar biaya yang diperlukan untuk memproses paten. Dengan kata lain, tidak ada hak paten yang pernah diterima Ross untuk perangkatnya.

Dia mengajukan gambar teknisnya dengan U.S. Copyright Office in 2014. Selain model layar tunggal, sketsa Ross termasuk versi dengan layar ganda.

Ross menyebut Apple melakukan “pencurian ide” untuk sketsanya. Gugatan tersebut termasuk kutipan dari Steve Jobs yang berbunyi, “Kami selalu malu untuk mencuri ide-ide besar.”

Dalam gugatan itu, Ross mengklaim bahwa Apple telah menyebabkan “luka besar dan tidak dapat diperbaiki yang tidak dapat sepenuhnya diberikan kompensasi atau diukur dengan uang.”

Editor: Asril

KOMENTAR ANDA
Berita SainsTek Terkini Lainnya
Google gandeng ESET basmi software berbahaya di internet
Cyber - Selasa, 17 Oktober 2017 - 18:08 WIB

Google gandeng ESET basmi software berbahaya di internet

Setiap hari jutaan pengguna internet, tanpa mereka sadari, seringkali menjadi korban perangkat lunak yang memodifikasi hasil pencarian mereka untuk mengalihkannya ...
Gerakan bijak bersosial media rambah Kota Gudeg
Telekomunikasi - Sabtu, 7 Oktober 2017 - 11:24 WIB

Gerakan bijak bersosial media rambah Kota Gudeg

Gerakan Bijak Bersosial Media (Bersosmed) yang diluncurkan di Jakarta beberapa waktu lalu, kini mulai merambah sejumlah kota lainnya, yakni Jogja.Gerakan ...
Vivo resmi luncurkan v7+ di Indonesia
Seluler - Jumat, 29 September 2017 - 03:24 WIB

Vivo resmi luncurkan v7+ di Indonesia

Vivo resmi meluncurkan perangkat premiumnya V7+ di Indonesia dalam sebuah acara yang digelar di JiExpo Kemayoran dan disiarkan secara langsung ...
Baru Diluncurkan, iOS 11 Ternyata Lebih Boros Baterai
Seluler - Rabu, 27 September 2017 - 15:55 WIB

Baru Diluncurkan, iOS 11 Ternyata Lebih Boros Baterai

Diluncurkannya iOS 11 oleh Apple ternyata tak begitu menuai respon positif dari pengguna. Sebaliknya, iOS 11 ternyata lebih banyak memakan ...
Pengalaman Mengerikan Orang-orang yang Mengunjungi Deep Web
Cyber - Sabtu, 23 September 2017 - 10:43 WIB

Pengalaman Mengerikan Orang-orang yang Mengunjungi Deep Web

Deep Web adalah bagian dari World Wide Web tetapi tidak termasuk ke dalam internet yang dapat dicari dengan mudah, yaitu ...
Deep Web dan Dark Web, Apa Bedanya?
Cyber - Sabtu, 23 September 2017 - 09:42 WIB

Deep Web dan Dark Web, Apa Bedanya?

Meski banyak persamaan, Deep Web dan Dark Web ternyata berbeda. Deep Web merupakan tempat berisi situs-situs, forum, dan toko online ...