Sabtu, 24 Juni 2017 | 03.34 WIB
KiniNEWS>SainsTek>Tips>Browser Tidak Bisa Browsing Padahal Internet Stabil?

Browser Tidak Bisa Browsing Padahal Internet Stabil?

Hal ini sering terjadi karena socket windows tidak jalan

Reporter : Bayu Faisal | Rabu, 22 Oktober 2014 - 23:56 WIB

IMG-3184

Browser Chrome mengalami kegagalan koneksi

kini.co.id – Apakah anda pernah mengalami ketika komputer/laptop anda yang bersistem operasi Windows tidak bisa browsing setelah terkoneksi ke Hotspot/Wifi?

Mungkin anda dapat mencoba salah satu solusi yang akan dijelaskan dibawah ini. Permasalahan ini sering terjadi karena anda baru saja membersih registry windows, atau tidak sengaja mematikan salah satu service dalam sistem operasi windows atau bisa saja sistem operasi anda terserang oleh virus komputer.

Error seperti ini terjadi mungkin karena windows socket anda tidak berjalan dengan normal. Namun sebelumnya anda harus memastikan bahwa anda sudah terhubung ke internet, anda dapat memastikan hal tersebut dengan melakukan ping melalui command prompt windows. Silahkan ping url atau domain mana saja, dalam contoh kasus ini kita mengambil google sebagai tujuannya.

Langkah pertama bukan Command Prompt melalui accessoris dalam start menu windows, atau dari Run (Ctrl+R) lalu ketikan “cmd” tanpa tanda kutip, maka window command prompt akan keluar.

Langkah Kedua ketik ping google.com, jika pada layar mendapat reply, berarti anda telah terhubung ke internet dengan stabil, namun jika reply timeout atau Destination host unreachable berarti koneksi internet anda sedang bermasalah, anda dapat melakukan pengecekan terhadap koneksi internet anda terlebih dahulu. Jika Internet anda stabil tapi tetap tidak bisa brwosing, anda harus melakukan ke langkah selanjutnya.

1. Buka kembali Command Prompt namun anda harus membukanya sebagai Administrator (Run as Administrator). 2. Ketikan command berikut : netsh int ip reset resetlog.txt kemudian tekan enter 3. lalu ketik command berikut : netsh winsock reset 4. restart komputer atau laptop anda.

Jika anda masih tidak bisa browsing, anda dapat melakukan pengecekan Firewall, dengan cara meng-off kan semua firewall anda dan pastikan antivirus anda tidak melakukan blocking terhadap koneksi anda.

Editor: Ade

KOMENTAR ANDA
Berita SainsTek Terkini Lainnya
Tips ESET Menghindarkan Anak dari Konten Dewasa di Internet
Pendidikan - Kamis, 22 Juni 2017 - 10:54 WIB

Tips ESET Menghindarkan Anak dari Konten Dewasa di Internet

Internet adalah alat pendidikan yang bagus bagi anak-anak, yang dapat digunakan untuk mendukung proses belajar mereka. Namun, dunia maya itu ...
Berkat Keahlian IT, M Fachrin Tembus Program Indonesia Next di Silicon Valley
Pendidikan - Selasa, 20 Juni 2017 - 02:01 WIB

Berkat Keahlian IT, M Fachrin Tembus Program Indonesia Next di Silicon Valley

Seiring dengan kemajuan teknologi dan perkembangan dunia yang semakin cepat, dibutuhkan generasi muda yang mampu dan handal dalam menghadapi berbagai ...
Pernah Gagal, Bintang Thunder Tak Menyerah Raih Mimpinya
Pendidikan - Selasa, 20 Juni 2017 - 01:54 WIB

Pernah Gagal, Bintang Thunder Tak Menyerah Raih Mimpinya

Sesuai dengan namanya, Bintang Thunder atau biasa disapa Bintang mengaku tak pernah lelah dalam mengejar impiannya menjadi bintang bagi masa ...
Nokia 3310 si ‘Ponsel Sejuta Umat ‘Resmi Dijual di Indonesia
Seluler - Kamis, 15 Juni 2017 - 19:19 WIB

Nokia 3310 si ‘Ponsel Sejuta Umat ‘Resmi Dijual di Indonesia

Pihak HMD Global, selaku rumah bagi ponsel Nokia 3310 mengumumkan secara resmi bahwa telepon selular dengan julukan sejuta umat itu ...
Kejahatan Siber Perusahaan Biasanya Dilakukan Karyawan dengan Motiv Dendam
Cyber - Kamis, 15 Juni 2017 - 16:46 WIB

Kejahatan Siber Perusahaan Biasanya Dilakukan Karyawan dengan Motiv Dendam

Berdasarkan riset dari Haystax Technology ditemukan fakta bahwa 74% perusahaan merasa rentan dengan ancaman orang dalam, sementara 56% profesional keamanan ...
3 Tipe Karyawan Penyebab Rentan Bahaya Siber
Cyber - Kamis, 15 Juni 2017 - 16:42 WIB

3 Tipe Karyawan Penyebab Rentan Bahaya Siber

Riset dari Haystax Technology ditemukan fakta bahwa bahwa 74% perusahaan merasa rentan dengan ancaman orang dalam, sementara 56 persen profesional ...